4 Alasan Kenapa Budget Startup Harus Realistis

Oleh Indy Keningar pada 19 Jun 2015, 21:33 WIB
Diperbarui 19 Jun 2015, 21:33 WIB
4 Alasan Kenapa Budget Startup Harus Realistis
Perbesar
Simak untuk mengetahui keuntungan dari mengatur budget!

Liputan6.com, Jakarta Budget untuk startup merupakan peta untuk membangun bisnis manapun. Namun, dalam pelaksanaannya diperlukan perhitungan lebih,

Mengambil sedikit resiko dalam peluncuran startup merupakan strategi bagus, namun menjaga budget merupakan hal yang sama pentingnya.

Bagaimanapun, mengatur budget yang realistis merupakan penentu dari arah startup. Ini membantu entrepreneur berfokus pada target mereka. Jika budget startup sering bocor dan tidak pernah diikuti, jadinya masalah finansial besar menanti.

Dikutip dari entrepreneur.com, Kamis (18/6/2015), inilah 4 alasan mengapa kita harus realistis dalam menentukan budget startup. (Ikr/Ibo)

1. Budget yang diatur membuat Anda tetap fokus

Menghitung semua pengeluaran mendatang bisa jadi tugas yang sangat melelahkan, terutama jika ada pengeluaran tidak terduga. Bagaimanapun, memetakan biaya tertentu merupakan pendekatan yang terbaik.

2. Boleh mengubah budget, tapi fokus kembali

Hidup tidak selamanya membiarkan orang mencapai target, dan fleksibilitaslah kuncinya. Kadang-kadang pemilik startup perlu mengatur ulang budget mereka lebih dari sekali, dan itu tidak apa-apa.

3. Hindari bisnis setengah jadi

Kehabisan biaya merupakan salah satu akibat terburuk saat seorang enterpreneur tidak mengatur atau mempertahankan budget mereka. Bisnis setengah jadi tidaklah berharga banyak bagi entrepreneur atau dunia bisnis, sehingga memprioritaskan pengeluaran membantu menghindari skenario ini.

4. Jangan menggali lubang hutang Anda sendiri

Memiliki budget startup tidak terbatas terdengar seperti ide hebat, namun ini sama saja dengan menggali lubang hutang sendiri. Bisnis yang mengatur budget realistis bisa menghindar dari jebakan ini.

Tag Terkait

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid