7 Wisata Banyuwangi Dengan Cerita Horor Yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri

Oleh Liputan6.com pada 30 Jul 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 30 Jul 2022, 21:00 WIB
7 Wisata Banyuwangi Dengan Cerita Horor Yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri
Perbesar
Salah satu situs di kawasan Rowo Bayu yang dikeramatkan di Banywuangi (Hermawan Arifianto/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur dikenal dengan surganya wisata. Sejumlah objek wisata kerap ramai pengunjung yang datang ke bumi Blambangan ini.

Banyak banyak pelancong yang singgah ke kabupaten yang memiliki julukan Sunrise of Java ini. Kabupaten Banyuwangi juga dikenal akan kesenian dan budaya aslinya.

Namun siapa sangka dibalik keindahannya, Banyuwangi juga memiliki sejumlah tempat bersejarah dan mistis yang terkenal dengan cerita horornya.

Bahkan dulunya Banyuwangi dijuluki Kota Santet. Lantas apa saja destinasi wisata di Banyuwangi yang terkenal cerita horor dan mistis.

Berikut deretan tempat wisata angker di Banyuwangi:

Pantai Boom

Pantai Boom dulunya dijadikan sebagai pelabuhan utama di Banyuwangi ini, ternyata pernah terjadi tragedi yang mengerikan yaitu tragedi INKAI.

Tragedi ini memakan banyak korban, penyebabnya, adalah air laut tiba-tiba memunculkan gelombang besar. Sehingga menyeret karateka yang sedang latihan di laut.

Setidaknya ada 26 karateka termasuk pelatih menjadi korban insiden pada saat itu melakukan latihan.

Rumor yang beredar dulunya Pantai Boom merupakan dapur dari kerajaan besar bangsa jin dan pusat dari kerajaan jin itu berada di Alas Purwo Banyuwangi.

Sehingga, tidak salah Pantai Boom dulunya menjadi salah satu tempat wisata angker dan mistis di Kabupaten Banyuwangi.

Watu Dodol

Watu Dodol merupakan salah satu wisata di Banyuwangi yang berada di Kecamatan Kalipuro. Cerita tentang misteri Watu Dodol sudah melegenda di Bumi Blambangan.

Watu Dodol berada tepat di jalur utama Banyuwangi-Situbondo. Nama Watu Dodol sendiri diambil dari sebongkah batu yang ada di tengah jalur darat yang menghubungkan dua kabupaten ini.

Batu ini menjulang setinggi kurang lebih 10 meter, dengan permukaan batuan keras. Keberadaan batu ini memiliki banyak versi cerita. Salah satunya adalah legenda Ki Buyut Jaksa yang menjadi cikal bakal tradisi Puter Kayun Banyuwangi.

Watu Dodol juga mempunyai daya mistis tersendiri, karena disana juga terdapat patung gandrung yang menjadi ikon Kabupaten Banyuwangi. Konon patung gandrung tersebut dapat menari dan merubah-rubah mimik wajahnya.

Asrama Inggrisan

Asrama Inggrisan merupakan bekas rumah sakit yang berada di depan gazebo Blambangan. Tempat ini memiliki sejarah yang begitu kelam.

Asrama Inggrisan ini pernah dijadikan sebagai tempat pembantaian pada zaman Belanda. Tempat ini juga terdapat pohon beringin berukuran besar.

Dari informasi warga sekitar, jika malam telah tiba sering terdengar suara jeritan-jeritan minta tolong dan katanya sering terjadi penampakan seorang noni Belanda yang berlalu lalang di sekitar Asrama Inggrisan.

Rumah Sakit Inggris ini dikenal dengan tempat yang angker oleh masyarakat sekitarnya. Konon bangunan ini sudah beberapa kali mengalami pergantian kekuasaan.

Rowo Bayu

Rowo Bayu merupakan salah satu destinasi yang ada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Tempat ini juga dikenal dengan kawasan mistis.

Rowo Bayu atau Rawa Bayu adalah lokasi yang hening dan masih penuh misteri. Disinilah awal mula Kabupaten Banyuwangi lahir pada 18 Desember 1771.

Kawasan ini dulunya menjadi saksi sejarah dimana terjadi pertempuran antara kerajaan Blambangan dan Belanda. Dengan kesaktian para patih-patih raja dan rakyat Blambangan, perang ini kemudian dimenangkan kerajaan Blambangan.

Banyak korban yang berjatuhan, membuat rawo ini dipercaya menjadi hunian makhluk halus. Salah satu sosok yang menjaga Rowo Bayu dinamakan Nyai Resek.

Wujud Bu Nyai Resek sendiri mempunyai wajah yang cantik dan juga bijaksana. Di sekelilingnya dijaga oleh prajurit-prajurit dan sosok perempuan-perempuan yang lain.

Tak heran jika Rowo Bayu pernah memakan tumbal seorang anak yang mandi di sekitar rawa. Akhirnya daerah Rowo Bayu dikenal sebagai salah satu tempat wisata angker di Banyuwangi.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Keraton Macan Putih

Pulau Merah
Perbesar
Kementerian Perhubungan bersama Perum Damri telah menyediakan layanan angkutan wisata gratis rute ke Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Pantai Pulau Merah, Kawah Ijen, dan TN Baluran.

Keberadaan Keraton Macan Putih menjadi salah satu warna yang menyala terang di kisah warga Banyuwangi dalam mengusir penjajah.

Keraton Macan Putih didirikan oleh Prabu Tawang Alun setelah mendapat petunjuk dalam pertapaannya di Desa Bayu.

Situs Keraton Macan Putih ini terletak di Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Bangunan Keraton Macan Putih mirip sebuah pendopo tempat berkumpulnya para petinggi kerajaan dengan mahkota di tengahnya, lantai keramik modern, bersih dan mengkilat.

Sebagian orang percaya bahwa hingga saat ini Prabu Tawangalun belumlah wafat, melainkan telah mencapai tahap Manunggaling Kawulo Gusti.

Dari kabar yang beredar, konon tempat ini diyakini dijaga makhluk astral berupa macan putih yang berasal dari hutan Gunung Raung. Macan Putih ini bertugas sebagai pengawal gaib Prabu Tawang Alun.

Sehingga, Keraton Macan Putih ini dipercaya sebagai salah satu wisata mistis di Banyuwangi yang paling angker.

Alas Baluran

Hutan yang berada di perbatasan Banyuwangi-Situbondo ini ternyata juga menjadi salah satu kawasan wisata mistis.

Banyak mitos tentang keangkeran Alas Baluran yang sudah tersohor lama di sebagian kalangan masyarakat.

Jalan yang membelah hutan ini panjang kurang lebih 25 kilometer, terdiri dari tanjakan, turunan, belokan ini tak jarang mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan.

Konon tempat ini adalah tempat pembuangan mayat pada zaman penjajahan. Masyarakat percaya jika arwah mereka sering mengganggu pengendara yang tidak fokus dan teledor saat melewati hutan. Sehingga terjadi banyak kecelakaan.

Alas Purwo

Keangkeran Alas Purwo masih menjadi misteri bagi warga Banyuwangi. Alas Purwo memiliki luas 434 hektare, merupakan salah satu kawasan taman nasional terbesar di Indonesia yang menampung ribuan flora dan fauna di Pulau Jawa.

Selain dikenal dengan cagar alam yang indah, Alas Purwo juga dikenal dengan hutan terangker yang menjadi misteri dan tidak terpecahkan hingga saat ini.

Penduduk setempat percaya bahwa di tempat ini adalah tempat berkumpulnya jin seantero Nusantara.

Konon, sejak pada masa penjajahan orang yang sudah masuk ke Alas Purwo tidak bisa keluar dengan selamat. Bahkan manusia yang meninggal di tempat ini tidak bisa ditemukan jasadnya.

Bagi yang bisa keluar dengan selamat dari tempat ini kemungkinan besar tidak selamat juga, karena akan mendapatkan musibah dan kecelakaan.

Sehingga Alas Purwo oleh masyarakat Banyuwangi dijadikan sebagai satu lokasi wisata mistis.

Itulah deretan destinasi wisata mistis dan angker di Banyuwangi. Sebagai catatan artikel ini dibuat bukan untuk menakut-nakuti, namun hanya sebatas informasi.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya