Legenda Dewi Anjarwati dan Air Terjun Coban Rondo Malang

Oleh Liputan6.com pada 23 Jul 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 23 Jul 2022, 13:00 WIB
Legenda Dewi Anjarwati dan Air Terjun Coban Rondo Malang
Perbesar
Wisata air terjun ini terletak di kawasan Desa Pujon serta memiliki suhu dingin dan alam yang masih terjaga.

Liputan6.com, Jakarta Wisata alam menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat berakhir pekan. Salah satunya air terjun Coban Rondo di Kabupaten Malang Jawa Timur.

Objek wisata yang terletak di Kecamatan Pujon tersebut sudah banyak dikenal dan menjadi pilihan wisatawan. Bahkan, air terjun Coban Rondo Malang memiliki cerita yang melegenda.

Legenda yang terkenal di Air Terjun Coban Rondo adalah ada sepasang pengantin baru yang Bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, dan suaminya Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmara.

Setelah usia pernikahannya 36 hari, Dewi Anjarwari mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmara. Sempat dilarang oleh ibu mertua, namun keduanya tetap melakukan perjalanan.

Hingga saat ditengah jalan mereka berdua bertemu dengan Joko Lelono. Tidak memiliki latar belakang yang jelas, tiba tiba Joko Lelono tertarik oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya dari tangan Raden Baron Kusuma.

Raden Baron Kusuma menyuruh istrinya untuk kabur dan mencari tempat persembunyian didekat air terjun. Kemudian, Raden Baron Kusuma dan Joko Lelono berkelahi selama tiga hari hingga akhirnya Raden Baron Kusuma ditemukan sudah meninggal.

Dewi Anjarwati akhirnya menjadi janda, dan sejak itulah air terjun tersebut diberi nama Air Terjun Coban Rondo yang artinya janda. Lokasi wisata Air Terjun Coban Rondo selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Harga Tiket

Dalam sehari mencapai 1.500 pengunjung dan bisa naik tiga kali lipat saat hari libur. Wisata ini telah dibuka sejak Tahun 1980.

Selain itu disana juga disediakan tempat untuk Apv, Camping, terdapat Labirin yang bisa kamu masuki, wisata berkuda dan flying fox. Perjalanan menuju air terjun juga tidak sulit, dari kota sudah diberikan akses yang baik sehingga mudah ditempuh.

Ketinggian dari Ari Terjun Coban Rondo mencapai 1.135 meter yang berada di lereng Gunung Kawi. Tiket masuk ke Air Terjun Coban Rondo sangat terjangkau hanya 30.000 untuk hari biasa dan 35.000 untuk akhir pekan dan hari libur.

Untuk tiket masuk ke Taman Labirin sebesar 20.000, kuda tunggang 12.000, kereta mini 5000 dan flying fox 30.000. Selain pemandangan alam dan udara yang sejuk serta Bersih, disarankan wisatawan mengunjungi tidak pada saat musim hujan karna jalannya licin.

Uniknya disana banyak sekali penjual kaki lima yang menyediakan snack snack sambil mengelilingi Air Terjun. Banyak sekali monyet yang berkeliaran disana, namun jangan khawatir monyet disana sangat ramah dan mungkin kamu bisa merelakan sedikit makanannmu untuk monyet disana.

Penulis: Aisyah Salma Izzatunnisa

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya