Pengemis Pukul Perempuan Karena Tidak Diberi Uang Meminta Maaf

Oleh Liputan6.com pada 24 Jun 2022, 05:00 WIB
Diperbarui 24 Jun 2022, 05:00 WIB
Pengemis Pukul Perempuan Karena Tidak Diberi Uang Meminta Maaf
Perbesar
Tampak Seorang pengemis memukul perempuan yang sedang makan di salah satu rumah makan di Probolinggo karena tidak dikasi uang (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Jagat maya sempat dihebohkan dengan aksi pengemis yang memukuk kepala seoranf perempuan karena tak diberi uang di Probolinggo Jawa Timur.

Video berdurasi 30 detik itu awalnya memperlihatkan dua orang perempuan berjilbab oranye tengah makan di sebuah warung. Lantas perempuan paruhbaya datang dan menengadakan tangan dengan maksud meminta uang.

Karena sedang makan, perempuan itu, memberikan isyarat sedang makan. Merasa tidak dikasih pengemis tua itu kemudian langsung memukul kepala perempuan itu.

Satpol PP Probolinggo langsung menindaklanjuti video viral tersebut. Pengemis berinisial SH (70) itu langsung diamankan setelah ada laporan.

Kepala Dinas Satpol PP Linmas dan Pemadam Kebakaran Probolinggo Aman Suryaman mengatakan, SH langsung dibawa ke Markas Satpol PP untuk pembinaan.

“Kita amankan di sekitar Gor A. Yani, untuk selanjutnya kita bawa ke Mako Satpol PP untuk kita mintai keterangan,”ujar Aman, Kamis (23/6/2022).

Saksikan video pilihan berikut ini:


Dimaafkan

Saat ditangkap, kata dia, SH sempat emosi dan marah-marah karena ia merasa tidak bersalah. Namun, setelah emosinya reda kemudian SH meminta maaf. 

“Ketika kita amankan SH sempat marah-marah, dia berdalih tidak bersalah. Tapi dia kemudian mengakui kesalahannya dan meminta maaf sendiri,” katanya.

Sementara itu, seorang perempuan yang menjadi korban pemukulan pengemis itu yang diketahui Bernama Bakhtiar Nurmala Sari turur dihadirkan untuk ditemukan dengan SH. 

Dia mengaku telah memaafkan SH dan justru mendoakan agar SH tetap sehat terus.

“Saya sudah memaafkan perbuatan pengemis itu dan mudah-mudahan dia tetap selalu sehat,” kata Nurmala.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya