Cerita Warga Jember Jadi Pasien Perdana Operasi Jantung Terbuka

Oleh Liputan6.com pada 21 Mei 2022, 01:00 WIB
Diperbarui 21 Mei 2022, 01:00 WIB
Cerita Warga Jember Jadi Pasien Perdana Operasi Jantung Terbuka
Perbesar
Ilustrasi tindakan operasi jantung terbuka. (Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Silvi Dwi Ayu Mustika (23) warga Desa Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur merasakan kondisinya lebih sehat setelah menjalani operasi bedah jantung terbuka perdana.

Silvi mengaku merasakan banyak perkembangan akan kondisinya setelah operasi jantung terbuka.

"Setelah menjalani operasi, saya merasa lebih sehat. Kalau dulu berjalan ke pintu sana ngos-ngosan (tersengal-sengal) sekarang tidak," katanya sambil menunjuk ke pintu ruang Melati yang didampingi salah seorang anggota keluarga dan jajaran dokter RSUD dr. Soebandi Jember dilansir Antara, Jumat (20/5/2022).

Ia mengaku bahwa detak jantungnya sudah normal dan kembali stabil. Ia mengucapkan terima kasih kepada tim dokter di RSD dr. Soebandi Jember.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu. Saya dapat sembuh kembali tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun alias gratis," ujarnya.

Operasi bedah jantung terbuka di RSD dr. Soebandi Jember merupakan operasi yang pertama dilakukan rumah sakit tipe B di Jawa Timur. Selama ini rumah sakit yang memiliki fasilitas operasi bedah jantung atau bedah kardiovaskular merupakan RS tipe A, seperti RSUD dr. Soetomo Surabaya dan RS Saiful Anwar Kota Malang.

Direktur RSD dr. Soebandi Jember Hendro Soelistijono mengatakan keberhasilan operasi bedah jantung terbuka (open heart surgery) yang dilakukan kali pertama itu merupakan langkah awal untuk melayani secara rutin terkait penanganan penyakit jantung.

"Alhamdulillah, hari ini pasien sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik setelah menjalani perawatan selama enam hari," katanya dalam konferensi pers yang digelar di RSD setempat.

Saksikan video pilihan berikut ini:


Peralatan Canggih

Ia mengatakan pasien yang dioperasi sangat kooperatif, sehingga pelaksanaan bedahnya sangat lancar. Didukung oleh sarana prasarana yang bagus dan bimbingan dari dokter RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Menurutnya, ke depan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan terkait bedah jantung. Pihak rumah sakit diketahui akan mengembangkan jenis-jenis pelayanan jantung, baik untuk anak maupun dewasa.

"Peralatan yang kami miliki sudah sangat layak untuk melakukan tindakan bedah jantung. Kasus jantung yang dibedah itu cukup sulit dan kami berhasil melakukan itu dengan baik sehingga menurut tim dari Surabaya, kami sudah dinyatakan mampu," tuturnya.

Salah satu peralatan yang penting dalam bedah jantung terbuka adalah mesin jantung paru. Sebuah alat yang menggantikan peran jantung dan paru pasien yang dihentikan selama proses pembedahan.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya