Satu Keluarga Korban Kecelakaan Mojokerto Dikuburkan dalam Satu Liang Lahat

Oleh Liputan6.com pada 17 Mei 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 17 Mei 2022, 11:00 WIB
Bus Ardiansyah dengan nopol S 7322 UW hancur akibat kecelakaan di tol Sumo. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Bus Ardiansyah dengan nopol S 7322 UW hancur akibat kecelakaan di tol Sumo. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Mojokerto - Sebanyak empat korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal bus "Ardiansyah" di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jawa Timur, dimakamkan dalam satu liang lahat pada Senin malam.

"Kami atas nama keluarga, mohon maaf kepada semuanya. Terima kasih juga kepada warga yang sudah membantu hingga proses pemakaman selesai," ujar paman salah seorang korban jiwa, Joko Muslim, ditemui di Tempat Pemakaman Islam Benowo, Surabaya, Senin (16/5/2022) malam dilansir dari Antara.

Joko Muslim adalah paman dari Sony Suprayitno, warga Jalan Benowo II yang juga salah seorang korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan bus di Tol Sumo itu.

Sony dimakamkan satu liang lahat bersama istrinya, Titis Hermi, dan dua anaknya, yakni Steven Arthur dan Stevani Grasio.

"Satu lagi putri dari Sony, yaitu Pella Patricia. Dia sekarang di rumah sakit dan kami mohon doanya agar segera pulih," ucapnya.

Berdasarkan data dari kepolisian, Pella Patricia saat ini dirawat di Rumah Sakit Petrokimia Gresik bersama dua korban luka-luka lainnya, masing-masing Septian Adi dan Cipto Parogo.

Joko mengaku sangat berat menerima kenyataan ini, namun ia berserah diri dan menerima ujian dari Allah SWT.

"Ini adalah ujian dan kami harus menerimanya. Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama keluarga," kata dia.

 

 


Korban Berasal dari Wilayah yang Sama

Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo menginformasikan seluruh korban meninggal dunia yang berjumlah 14 orang adalah warga yang tinggal di wilayahnya.

Pada Senin sore hingga malam, semua korban jiwa dalam kecelakaan bus di Tol Sumo sudah dimakamkan.

"Ada 13 orang yang dimakamkan di wilayah Pakal, lalu seorang lainnya dimakamkan di tempat tinggal keluarganya di kawasan Kedamean, Gresik," ucapnya.

Tranggono menjelaskan bahwa warganya berangkat melakukan wisata ke Yogyakarta pada Sabtu (14/5) malam dan berencana tiba di rumah masing-masing pada Senin pagi.

Kegiatan wisata tersebut diikuti sebagian warga RW1, RW2, dan RW4 Kelurahan Benowo. Tidak sedikit korban terdiri atas keluarga karena berangkatnya rombongan.

"Penyelenggaranya warga sendiri dan yang mau ikut didata lalu swadaya ke Yogya," kata dia.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan bus nomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jawa Timur, Senin, pukul 06.15 WIB.

Polda Jatim dan tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya