Kondisi Terkini Korban Selamat Ritual Berujung Maut Pantai Payangan

Oleh Liputan6.com pada 15 Feb 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 15 Feb 2022, 07:00 WIB
Bukit Kamboja Tempat Ditemukanya Jenazah Terakhir Korban Tragedi Ritual di Pantai Payangan Jember. (Istimewa)
Perbesar
Bukit Kamboja Tempat Ditmukanya Jenazah Terakhir Korban Tragedi Ritual di Pantai Payangan Jember. (Istimewa)

Liputan6.com, Jember - Dua korban selamat yang mengikuti ritual Padepokan Tunggal Jati Nusantara di Pantai Payangan, Nurhasan yang juga pemimpin kelompok dan Feri Luhur Budianto yang awalnya dirawat di Puskesmas Ambulu, kini dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Memang benar ada dua korban selamat yang menjalani perawatan di RSD dr Soebandi dan keduanya rujukan dari Puskesmas Ambulu," kata Direktur RSD dr Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Senin (14/2/2022). 

Korban sempat mengalami sesak napas dan hipotermia setelah dihantam ombak saat mengikuti kegiatan ritual di Pantai Payangan, sehingga memerlukan perawatan intensif dan sehingga dirujuk ke RSD dr Soebandi pada Minggu (13/2) sore.

"Alhamdulillah kondisi kedua pasien sudah membaik setelah mendapat penanganan dan kemungkinan pasien Feri Luhur Budianto diperbolehkan pulang, karena kondisi kesehatannya baik," katanya.

Terkait dengan 11 korban meninggal yang juga dirujuk ke Instalasi Kamar Mayat RSD dri Soebandi, Hendro mengatakan seluruh jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Semua jenazah korban ombak Pantai Payangan Jember sudah tidak ada di RSD dr Soebandi, karena sudah diambil oleh keluarganya untuk dimakamkan," ujarnya.

Sebelumnya, 24 orang anggota rombongan Padepokan Tunggal Jati Nusantara termasuk sopir berangkat menuju Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu pada Sabtu (12/2) malam.

Setelah tiba di Pantai Payangan pada Minggu (13/2) dini hari, 20 orang menggelar ritual berendam di air laut Pantai Payangan, sedangkan empat orang lainnya terdiri atas sopir, satu balita, Ketua Kelompok Nurhasan, dan satu orang lansia berada di atas.

Saat ritual baru berlangsung satu jam, tiba-tiba ombak besar laut selatan menerjang Kelompok Tunggal Jati Nusantara yang bergandengan tangan sambil melakukan kegiatan ritual di tepi pantai.

Tim SAR menemukan peserta ritual sebanyak 11 orang meninggal dunia dan sembilan orang selamat, sedangkan empat orang yang berada di atas juga selamat, sehingga total korban selamat sebanyak 13 orang.

Simak juga video pilhan berikut ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya