Lima Gunung di Jawa Timur yang Terkenal Angker, Ada Hantu Pakai Kebaya

Oleh Liputan6.com pada 23 Jan 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 23 Jan 2022, 09:00 WIB
Wisata Alam di Magetan yang Populer
Perbesar
Ilustrasi Hutan Pinus / Sumber: Pixabay

Liputan6.com, Jatim - Topografi alam yang beragam membuat Jawa Timur dikelilingi oleh berbagai gunung dengan panorama yang indah.

Namun, di balik keindahan setiap gunung, selalu menyimpan kisah mistis yang berbeda-beda.

Hingga kini setiap cerita itu dirawat oleh masyarakat dengan erat, meskipun ilmu pengetahuan tumbuh dengan pesat.

Konon, beberapa masyarakat pernah menyaksikan keberadaan mahkluk astral itu. Tapi menurut yang lainnya, kisah itu dirawat agar keasrian alam tetap teriaga.

Berikut, rangkuman gunung yang terkenal angker di Jawa Timur.

Saksikan juga video pilihan berikut ini:


Gunung Arjuno

[Bintang] Gunung Arjuna
Perbesar
Gunung Arjuna lokasi syuting film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Foto: via javawisataindonesia.com

Gunung Arjuno menjadi salah satu gunung dengan panorama terbaik di Indonesia. Ribuan pohon pinus yang tersebar di sekitar jalur trek pendakian membuat pesona gunung ini semakin indah.

Namun, pada salah satu jalur pendakiannya, setiap pendaki akan dihadapkan dengan hutan dengan jenis hutan tropis yang rapat.

Hutan itu dinamakan Alas Lali Jiwo. Alas Lali Jiwo menyimpan segudang kisah mistis, dan sering membuat para pensaki tersesat bahkan ada yang tidak bisa kembali lagi ke dunia nyata.


Gunung Semeru

Gunung Semeru Pasca Erupsi
Perbesar
Gunung Semeru mengeluarkan lahar panas yang terlihat dari desa Curah Kobokan di Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). Rabu pagi cuaca sekitar gunung Semeru terlihat cerah. Badan gunung juga tidak terhalang kabut dan bisa terpantau dengan jelas. (ADEK BERRY / AFP)

Gunung vulkanik yang baru saja erupsi ini menyimpan segudang kisah mistis. Mulai dari para pendaki bertemu siluman berwajah manusia hingga kampung adat dengan latar dimana penjajah masuk ke Indonesia.

Uniknya yang mendaki ke gunung ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu pendaki biasa dan peziarah. Kedua jenis pendaki ini sama-sama harus melewati Ranu Kumbolo untuk mendaki gunung.

Pemandangan Ranu Kumbolo begitu menabjubkan, danau yang memiliki air jernih yang dikelilingi oleh sabana ini berhasil membuat siapapun berdecak kagum.

Menurut beberapa orang, keindahan danau ini serupa seorang dewi yang cantik jelita. Sehingga, beberapa orang sering bertemu dengan sang dewi yang memakai kebaya berwarna kuning.


Gunung Kawi

Inilah gunung Kawi yang konon katanya dipotret Kartono dari udara ©HaloMalang
Perbesar
Inilah gunung Kawi yang konon katanya dipotret Kartono dari udara ©HaloMalang

Terkenal sejak lama memiliki banyaknya cerita mistis, beberapa sudut di Gunung Kawi digunakan oleh beberapa orang untuk bersemedi dan menuntut ilmu hitam.

Banyak yang mengatakan, para penuntut ilmu hitam disana bahkan dibarengi dengan tumbal dalam pesugihannya.

Para pendaki seringkali mendengan tangisan yang dipercayai merupakan suara tangisan kesedihan para tumbal-tumbal tersebut.


Gunung Raung

Akibat Erupsi Gunung Raung, Bandara Tambolaka Ditutup
Perbesar
(Istimewa)

Gunung Raung terletak di Banyuwangi, Jawa Timur . Di jalur pendakiannya, gunung ini menyediakan pondok-pondok untuk berehatnya para pendaki.

Setiap pondok diberi nama yang berbeda-beda oleh penduduk lokal. Konon salah satu namanya yaitu Pondok Dhemit.

Sesuai namanya, pondok dhemit memiliki ribuan cerita horor yang berbeda-beda. Namun yang paling sering didengar yaitu suara riuh musik gamelan dan alat musik tradisional lainnya dari sekitaran pondok yang berlokasi tepat di tengah hutan belantara.


Gunung Ijen

Kawah Ijen
Perbesar
Keindahan Gunung Ijen yang menjadi primadona wisatawan.

Gunung yang terkenal dengan kawah yang menyemburkan cahaya biru hingga ungu ini sudah menjadi primadona bagi siapapun yang memiliki hobi bertualang dan mendaki gunung.

Namun, sebelum menemukan keindahan alam yang tiada duanya itu, pendaki harus terlebih dahulu melewati hutan belantara yang dipenuhi dengan pepohonan yang tinggi.

Cahaya yang masuk ke dalam hutan menjadi minim, dan membuat beberapa pendaki sering tersesat dibuatnya.

Beberapa pendaki menyebutkan, mereka sering bertemu dengan seorang tentara yang memiliki sebuah pedang menemuinya ketika mereka tersesat.

 

Sonya Andomo

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya