Gebrakan Kie Art Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Desa Kartun Sidareja

Oleh Liputan6.com pada 01 Okt 2022, 22:35 WIB
Diperbarui 01 Okt 2022, 22:38 WIB
Kie Art
Perbesar
Kie Art menginisiasi peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Desa Kartun Sidareja dengan cara yang unik, Sabtu (1/10/2022).

Liputan6.com, Purbalingga - Kie Art menginisiasi peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Desa Kartun Sidareja dengan cara yang unik, Sabtu (1/10/2022). Hampir 150 siswa SD yang juga merupakan murid Kie Art Cartoon School mengikuti upacara penghormatan kepada Pancasila.

Caranya, mereka memberikan penghormatan lewat patung Garuda Pancasila yang bertengger di pintu kayu lawas di tengah areal upacara.

“Peringatan Kesaktian Pancasila sengaja dipilih bersamaan dengan lomba gambar Bhinneka Tunggal Ika dalam rangka peringatan dua tahun sekolah kartun,” ujar pegiat seni Kie Art Gita Thomdean, dalam siaran persnya.

Menurut Gita, dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini terkandung edukasi memperkenalkan nilai-nilai leluhur pada era Majapahit yang terinspirasi dari Kitab Sutasoma. Tidak hanya itu edukasi soal seluk-beluk Pancasila juga mendorong anak mengenal leluhur bangsa dan menjunjung persatuan serta welan asih yang selaras dengan latar belakang Desa Kartun.

Setelah upacara selesai, para siswa pun mengikuti lomba gambar bertajuk Bhinneka Tunggal Ika. Lomba gambar Bhinneka Tunggal Ika ini menggandeng Rubbi, seorang pelukis yang berpengalaman sebagai ilustrator beberapa media anak nasional sebagai juri.

Suasana perlombaan berlangsung cukup meriah. Penampilan unik anak-anak yang mengenakan batik ala lancingan juga mencuri perhatian. Pakaian ini menjadi ciri khas di Kie Art Cartoon School yang mewajibkan para murid mengenakannya ketika berkegiatan seni di art Space Kie Art.

Pada malam harinya, digelar peringatan 2 Tahun Kie Art Cartoon School dengan memecahkan celengan ayam, memilah, dan membacakan mimpi dan harapan yang tertuliskan dan disimpan di dalamnya selama satu tahun.

Kemudian, para murid menuliskan kembali mimpi pada tahun depan dan memasukkannya kedalam celengan ayam. Sementara, mimpi yang tahun lalu belum terwujud pada tahun ini kembali dimasukkan ke dalam celengan.

Celengan ayam menjadi tradisi unik Kie Art yang mirip dengan logo sekolah dan juga asal bangunan sekolah yang juga bekas kandang ayam ini.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video pilihan berikut ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya