5 Kuliner yang Pas Disantap Sambil Nikmati Embun Beku Dieng

Oleh Tifani pada 02 Jul 2022, 16:00 WIB
Diperbarui 02 Jul 2022, 16:00 WIB
Embun es atau bun upas di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Foto: Liputan6.com/Istimewa)
Perbesar
Embun es atau bun upas di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Foto: Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Wonosobo - Fenomena embun beku kembali terjadi di Dieng Jawa Tengah (Jateng). Suhu Dataran Tinggi Dieng yang ekstrem membuat kawasan rerumputan di sekitar Candi Arjuna diselimuti embun yang membeku.

Selain menikmati salju atau fenomena embun es Dieng, wisatawan juga bisa mencoba aneka kuliner khas dataran tinggi Dieng yang dijajakan di sekitar Candi Arjuna.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut kuliner Dieng, Jawa Tengah yang cocok dinikmati sambil melihat embun beku.

1. Tempe Kemul

Tempe kemul menjadi salah satu kuliner khas Dieng yang tidak boleh dilewatkan. Tempe kemul hangat-hangat menjadi lebih nikmat saat dicicipi di tengah suhu Dieng yang dingin.

Tempe ini disebut tempe kemul lantaran tempe digoreng diberi kemul (selimut) tepung yang cukup lebar dan tebal. Tempe kemul setelah digoreng berwarna kekuningan yang menggoda lantaran penggunaan kunyit sebagai bumbu.

Terdapat potongan daun-daun kucai yang makin membuat tempe kemul ini terlihat semakin lezat.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:


Mi Ongklok

2. Mi Ongklok

Kuliner khas dari negeri para dewa yang lain ialah mi ongklok. Mi ini memiliki kuah kental, lantaran kuah diberi campuran tepung kanji.

Mi ongklok semkain terasa otentik khas Dieng dengan kuah sambal kacangnya. Di tengah hawa dingin yang berhembus, mi ongklok yang disajikan hangat sangat cocok untuk dinikmati ketika udara dingin kuat berhembus.

Harga seporsi mi ongklok dijual antara Rp 10.000 sampai Rp 25.000.

3. Kopi Purwaceng

Kopi Purwaceng bisa dijumpai di warung-warung yang berderet di Dieng. Purwaceng merupakan tanaman langka khas Dataran Tinggi Dieng.

Konon kopi ini terkenal sebagai minuman penambah vitalitas pria. Namun, khasiat purwaceng tidak melulu urusan ranjang.

Purwaceng berkhasiat menjaga stamina dan menghangatkan badan.

 


Sego Megono

4. Seko Megono

Makanan khas Dieng yang lainnya adalah sego megono. Sego atau sega merupakan bahasa jawa yang berarti nasi.

Di Dieng, makanan khas yang satu ini merupakan makanan dari olahan nasi yang cukup terkenal di dataran Dieng. Sego megono sendiri adalah olahan nasi putih yang dicampur dengan teri dan irisan sayur lainnya.

Olahan ikan teri yang sangat nikmat ini dapat membuat para wisatawan ketagihan, dan pastinya mengenyangkan. Belum lengkap rasanya jika sego megono ini disantap sendirian.

Sego megono hangat biasanya dinikmati dengan tempe kemul. Harga rata-rata sego megono ini berkisaran antara Rp.3000 hingga Rp.10. 000 per porsinya.

5. Manisan Buah Carica

Carica merupakan manisan khas Dieng yang kerap dijadikan oleh-oleh. Makanan ini berasal dari buah carica yang termasuk dalam rumpun papaya.

Bentuk buahnya mirip pepaya, namun ukurannya lebih mini dengan rasa buah yang agak masam dan sedikit kenyal. Secara taksonomi, tanaman ini memang masih satu keluarga dengan pepaya.

Di Indonesia konon carica hanya bisa dijumpai di Gunung Dieng. Di lereng gunung itu pun tidak semua tempat cocok ditumbuhi pohon ini, semakin ke bawah, semakin sulit tumbuh.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya