Ganjar Takjub Ada Petani Begitu Menjiwai saat Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Oleh Liputan6.com pada 02 Jul 2022, 06:00 WIB
Diperbarui 02 Jul 2022, 06:00 WIB
Lansekap Bung Karno di sepetak sawah di Kampung Wisata Gemar Dewi Sri, Bergas, Semarang. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemprov Jateng)
Perbesar
Lansekap Bung Karno di sepetak sawah di Kampung Wisata Gemar Dewi Sri, Bergas, Semarang. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemprov Jateng)

Liputan6.com, Semarang - Cara kreatif dilakukan oleh pengelola Kampung Wisata Gemar Dewi Sri, Bergas, Semarang, dalam memperingati bulan Bung Karno.

Mereka menggambarkan sosok Bung Karno di sebidang sawah di kampung mereka. Selain dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, karya tersebut juga ditujukan sebagai daya tarik wisata.

 

Penggagas sekaligus pembuat konsep acara ini, Sidik Gunawan menjelaskan, pembuatan gambar Bung Karno tersebut, sudah dimulai sejak sebulan lalu, tepatnya 22 Mei. Saat itu ia dibantu oleh berbagai kelompok dan warga kampung, juga mahasiswa.

“Sebenarnya (gambar) belum begitu sempurna. Dua minggu lagi, baru mulai rapat dan terlihat jelas,” ujar Sidiq, 28 Mei 2022 lalu.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bahkan, ada momen unik terjadi saat pembukaan acara. Pada saat semua yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ganjar melihat di kejauhan seorang petani begitu hikmat dan berdiri tegap dalam sikap sempurna, ikut menyanyikan lagu kebangsaan tersebut.

Merasa itu kejadian langka, Ganjar memanggil petani tersebut.

"Tadi saya lihat berdiri tegap sempurna saat menyanyi Indonesia Raya, kenapa?," tanya Ganjar pada petani bernama Jumani tersebut, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Jumat (1/7/2022).

"Karena saya suka lagu Indonesia Raya. Dan lagu ini, lagu kebangsaan. Apalagi saya lihat ada yang mengibarkan bendera merah putih," jawab Jumani mantap.

 

 

Saksikan Video Pilihan Ini:


Apresiasi Ganjar ke Petani

Ganjar yang terkesan dengan sikap dan jawaban itu. Sebagai apresiasi, ia menawarkan hadiah kepada Jumani. Namun betapa takjud Ganjar, saat Jumani minta hadiah dibuatkan embung.

"Petani hebat seperti ini. Dikasih hadiah, mintanya embung untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi. Ini hebat," kata Ganjar penuh kagum.

Ganjar mengapresiasi petani yang mempersembahkan karya unik di bulan Bung Karno ini.

“Di bulan Bung Karno ini kita persembahkan sebuah karya dari masyarakat, dari aktivis, dari petani, yang bisa membuat lansekap dari Padi. Tanaman pangan yang kita butuhkan sehari-hari menjadi satu bentuk artistik dengan wajah Bung Karno,” ujar Gubernur usai membuka acara yang diselenggarakan di Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang ini.

Acara digelar menarik karena dibuat sebagai ritual wiwitan, sebuah prosesi adat Jawa menjelang panen padi. Agar lebih meriah, ditampilkan sejumlah pementasan seni, diantaranya, musik, geguritan, monolog dan Tari Gedruk.

Ganjar Pranowo terlihat senang sekaligus bangga melihat jalannya acara. Pagelaran ini melengkapi rangkaian kegiatan peringatan Bulan Pancasila sekaligus Bulan Bung Karno yang digelar sejak awal bulan.

Tim Rembulan

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya