Profil Jenderal Andika Perkasa yang Jadi Bakal Capres NasDem, Pendidikan hingga Karier

Oleh Muhamad Husni Tamami pada 19 Jun 2022, 12:00 WIB
Diperbarui 19 Jun 2022, 12:00 WIB
Bahas Wilayah Negara, Panglima TNI dan Komite I DPD Lakukan Rapat Kerja
Perbesar
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat mengikuti rapat dengan Komite I DPD di Nusantara VI, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (8/2/2022). Rapat kerja ini membahas mengenai Pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Semarang - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Andika Perkasa menjadi salah satu bakal calon presiden (capres) 2024 pilihan Partai NasDem.

Tidak hanya Andika Perkasa, NasDem juga memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sama-sama jadi bakal capres 2024.

Tiga nama tersebut lahir dari aspirasi kader NasDem saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Andika Perkasa direkomendasikan oleh 10 dewan pimpinan wilayah (DPW), Ganjar Pranowo mendapat dukungan dari 29 DPW, sedangkan Anies Baswedan mendapat rekomendasi dari 32 DPW.

“Saya ingatkan, tidak ada yang kurang dari tiga nama ini nilainya sama, kualifikasinya sama. Hanya urutan saja yang berbeda, 1, 2, dan 3,” kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seperti dikutip dari Antara.

Dari tiga bakal capres tersebut nantinya NasDem akan menetapkan satu bakal capres yang diusung untuk 2024.

“Insyaallah, kami tetapkan satu waktu dan tempatnya kami cari hari baik dan bulan baik. Bagi kami tidak ada satu pun hal yang akan membuat mendesak, apa pun keputusan kami,” kata Surya Paloh.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:


Lebih Dekat dengan Jenderal Andika Perkasa

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kantor Pusat PBNU, Jakarta pada hari ini, Senin (23/5/2022).
Perbesar
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kantor Pusat PBNU, Jakarta pada hari ini, Senin (23/5/2022).

Setelah dinyatakan bahwa Andika Perkasa menjadi salah satu bakal capres yang diusung NasDem, publik banyak yang mencari lebih lanjut tentang sosoknya. Bahkan, pada Sabtu (18/6/2022) kata kunci Andika Perkasa berada di urutan pertama Google Trend.

Untuk mengenal lebih dekat dengan Andika Perkasa, berikut telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

Jenderal TNI Andika Perkasa memiliki nama lengkap Fransiskus Xaverius Emanuel Andika Perkasa. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini lahir di Bandung, 21 Desember 1964.

Selain di Akademi Militer pada tahun 1987, Andika Perkasa juga mengenyam pendidikan strata dua dan tiga. Ia pernah menempuh pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University, Northfield, Vermont, Amerika Serikat pada tahun 1999. 

Kemudian pada tahun 2003 pendidikannya dilanjutkan di National War College, National Defense University, Washington D.C, Amerika Serikat. Lalu di Harvard University, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 2004. 

Tidak sampai di situ, Andika juga pernah menempuh pendidikan  di The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University, Washington D.C, Amerika Serikat pada tahun 2005.

Karier Andika Perkasa di militer cukup signifikan. Tidak lama menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad), Andika Perkasa dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 22 November 2018.

Kemudian ia menggantikan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 November 2021.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya