Update Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare, Tim SAR Kesulitan karena Ini

Oleh Muhamad Husni Tamami pada 28 Mei 2022, 16:00 WIB
Diperbarui 28 Mei 2022, 16:44 WIB
Foto Emmeril Kahn
Perbesar
6 Potret Emmeril Kahn Mumtaz Putra Sulung Ridwan Kamil, Berjiwa Sosial (Sumber: Instagram/emmerilkahn)

Liputan6.com, Semarang - Anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) hingga Sabtu (28/5/2022) masih dalam proses pencarian.

Pencarian Eril yang hilang terbawa arus Sungai Aare, Swiss ini sudah dilakukan sejak Kamis (28/5/2022). Namun, hasilnya hingga kini masih nihil.

Duta Besar Indonesia di Swiss, Muliaman Hadad menerangkan bahwa pada Jumat (27/5/2022) tim SAR mengerahkan sebanyak 20 personel untuk mencari Eril. Tim pencarian terdiri dari unsur polisi dan unsur medis.

“Hari ini, Sabtu tim SAR masih akan melanjutkan upaya pencarian Eril. Metode pencarian ini lebih intensif yaitu dengan perahu juga menggunakan drone untuk menyisir tepian sungai Aare dan melakukan penyelaman.

“Tentu saja penyelaman terutama disesuaikan dengan situasi. Sebab airnya keruh karena bekas hujan misalnya atau bekas salju, karena danau dan Sungai Aare ini airnya adalah datang dari salju yang meleleh, sehingga relatif tinggi suhunya,” katanya dalam konferensi pers virtual, Sabtu (28/5/2022).

“Biasanya salju meleleh ada kristal-kristal putih yang kadang membuat warna air keruh sehingga menyulitkan penyelaman,” sambungnya.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:


Kendala dalam Pencarian

Konferensi pers oleh KBRI Bern, Swiss dalam upaya pencarian Eril, putra sulung Ridwan Kamil oleh Duta Besar RI di Swiss, Muliaman Hadad (tengah).
Perbesar
Konferensi pers oleh KBRI Bern, Swiss dalam upaya pencarian Eril, putra sulung Ridwan Kamil oleh Duta Besar RI di Swiss, Muliaman Hadad (tengah) pada Sabtu (28/5/2022).

Muliaman mengungkapkan kendala yang dialami dalam proses pencarian putra sulung Ridwan Kamil. Mulai dari derasnya arus air hingga kekeruhan air Sungai Aare.

“Oleh karena itu, kendala-kendala alam ini tentu saja menjadi ciri khas kendala bagi para petugas SAR,” ungkap dia.

Muliaman menyebut tidak ada kendala spesifik di luar itu. Kendalanya sangat alami. Meski demikian, ia berharap dalam satu atau dua hari ke depan situasinya cerah sehingga mempermudah upaya pencarian.

“Kemarin kami juga diinformasikan oleh pihak SAR bahwa hari Sabtu dan Minggu ini probabilitanya juga lebih tinggi karena biasanya hari libur Sabtu dan Minggu hampir semua orang terjun ke sungai, sehingga kemudian petugas SAR itu dibantu oleh kehadiran orang-orang ke sungai,” tuturnya. 

Dia berharap dengan meningkatnya jumlah pengunjung ke Sungai Aare pada akhir pekan laporan pencarian Eril tidak hanya didapatkan dari pihak kepolisian, tapi juga didapatkan dari masyarakat yang berkunjung sungai.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya