2 Langkah Pemprov Jateng Atasi Rob Tinggi: Tambal Tanggul Jebol dan Audit Bangunan Pesisir

Oleh Tito Isna Utama pada 25 Mei 2022, 19:59 WIB
Diperbarui 25 Mei 2022, 19:59 WIB
Foto Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Perbesar
Ilustrasi Foto Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Liputan6.com, Semarang – Sudah beberapa hari wilayah pesisir utara Jawa Tengah (Jateng) digenangi air rob tinggi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng pun melakukan beberapa upaya tangani permasalahan tersebut.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyiapkan dua langkah penanganan rob tinggi yang melanda pesisir utara. Selain penyelesaian penambalan tiga titik lokasi tanggul jebol, Ganjar juga akan mengaudit seluruh bangunan di pesisir khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Pernyataan itu disampaikan usai meninjau kawasan Tambak Lorok, Kota Semarang, Rabu (25/5). Petugas BBWS dan Kementerian PUPR di lokasi, langsung melaporkan progres penanganan rob.

“Bocorannya ada tiga, yang sudah ditambal satu Pak. Ini kita percepat terus untuk menambal dua titik yang lain,” ujar salah seorang petugas berompi Kementerian PUPR kepada Ganjar.

Perwakilan Kementerian PUPR bernama Adek itu mengatakan, selain penanganan jangka pendek tersebut juga akan dilaksanakan audit pada bangunan-bangunan di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

“Ya sudah, kerja bagus semua. Semoga bisa segera tertangani. Temen-temen, ini (penanggulan sementara) dipercepat ya. Kalau bisa hari ini selesai. Makasih ya,” kata Ganjar pada para pekerja.

 

 


Temukan 3 Titik Luberan

Ganjar Pranowo mengatakan, selama dua hari usai banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas ternyata ditemukan setidaknya tiga titik luberan. Sejak kemarin, penanganan sementara telah dilakukan.

“Jadi ternyata ditemukan satu tanggul lagi yang bocor. Kemarin kan kita nemu dua, satu sudah diselesaikan kemarin dua jam. Saya terima kasih kawan-kawan bekerja sangat cepat,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, saat ini para petugas juga tengah berupaya menyelesaikan penanganan pada tanggul yang bocor sepanjang 20 meter. Ganjar juga memantau ketinggian air laut yang sampai tadi malam sudah rendah.

“Kemudian hari ini kerja sama dengan masyarakat. Saya dilihatkan tadi pagi koordinasi dengan warga dan kepolisian bagus, semuanya ikut. Sekarang (sedang) dikerjakan,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, setelah tiga titik tanggul bocor selesai ditangani akan sangat membantu untuk mencegah rob masuk kawasan sekitar pelabuhan. Ganjar juga setuju dengan ide dari BBWS untuk mengaudit bangunan yang ada di sekitar pesisir laut.

“Kalau itu nanti auditnya bagus aman ya jalan, kalau nggak ya segera kita perbaiki,” tandasnya.

Seperti diketahui, Senin (23/5) terjadi banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kenaikan ketinggian air laut serta bocornya sejumlah tanggul jadi sebab rob masuk deras dan menggenangi ke kawasan pelabuhan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya