Thibbun Nabawi, Terapi Spiritual untuk Pasien di Kantor Kesehatan Haji Makkah

Oleh Mevi Linawati pada 03 Jul 2022, 08:30 WIB
Diperbarui 03 Jul 2022, 08:30 WIB
Satu Juta Jemaah Dapat Beribadah Haji Tahun Ini
Perbesar
Umat Muslim berdoa selama bulan puasa Ramadhan di sekitar Ka'bah, tempat suci umat Islam, di kompleks Masjidil Haram di kota Saudi Mekah (9/4/2022). Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. (AFP/Abdel Ghani Bashir)

Liputan6.com, Jakarta Pasien yang dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) diberikan terapi tambahan yaitu Thibbun Nabawi, pengobatan ala Rasulullah terutama untuk pencegahan dan healing secara spiritual. Diharapkan, penyembuhan pasien lebih cepat.

"Misalnya dalam penanganan luka ada rasa takut cemas bahwa itu membuat dia terhalang ibadahnya. Tahap pertama saya anjurkan saya akan baca Al-Fatihah dan rukiyah, pasien juga membaca kalau ada yang dampingi juga baca," ujar tim dokter KKHI Makkah sekaligus tim peneliti, dr Suzy Indharty, di Kantor Kesehatan Haji Indonesia Makkah, Sabtu (2/7/2022).

Suzy menjelaskan, dengan Thibbun Nabawi untuk perawatan luka, ada penurunan kepanikan dan rasa sakit.

"Kemudian secara rutin tiap hari kita bagi air zamzam satu untuk perbaikan lukanya, satu untuk diminum jadi air di rukiyah dibacakan sendiri baru nanti diminum obat dengan air zamzam," kata dia.

Sedangkan untuk pasien dengan masalah psikiatri, maka dokter yang akan merukiyahkan dengan air zamzam.

"Insyaallah psychic healing, spiritual healing, karena ada link antara mind dengan soul jadi body and soul itu konekting jadi healing lebih cepat," jelas Suzy.

Thibbun Nabawi terdiri dari bekam, rukiyah, dan bahan makanan yang disunahkan Rasulullah seperti buah tin, kurma, hingga zaitun.

 


Bukan Dongeng Semata

Thibbun, kata Suzy, artinya pencegahan, tapi itu juga bisa supporting penyembuhan pasien karena secara neuro science, tergambarkan begitu pikiran fokus pada Allah maka ada ghirah atau semangat cepat sembuh. Sehingga secara psikologis mereka cepat sembuh.

"Kita tergabung dalam forum internasional Islamic medicine forum. Dari situ kita mempelajari ilmiahnya dari Thibbun Nabawi itu apa-apa yang disunahkan rasul itu benar bukan dongeng semata," kata Suzy.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr Budi Sylvana menambahkan, dengan adanya Thibbun Nabawi, pasien akan lebih tenang dan lebih cepat sembuh.

"Saya pasien pertama bekam," kata dia.

Ke depan, kata dia, pihaknya akan mencoba membuat poli Thibbun Nabawi.

"Secara medis bekam itu sudah terbukti tinggal umat Islam mau pakai atau tidak," kata Budi.

Infografis Syarat Jemaah Berangkat Haji 2022
Perbesar
Infografis Syarat Jemaah Berangkat Haji 2022 (Liputan6.com/Trie Yas)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya