Ini Jalur Alternatif dari Jakarta Menuju Bandung, Antisipasi Penerapan Sistem One Way

Oleh Liputan6.com pada 05 Mei 2022, 10:40 WIB
Diperbarui 05 Mei 2022, 10:40 WIB
H-2 Idul Fitri 1443H, Gerbang Tol Cikampek Masih Padat
Perbesar
Foto udara memeperlihatkan kendaraan pemudik terjebak kemacetan ketika hendak memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). Pada H-2 Lebaran ini, sejumlah rekayasa lalu lintas masih diberlakukan di ruas tol trans jawa baik sistem contraflow hingga one way guna mengatasi kepadatan lalulintas. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pihak kepolisian berencana untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas untuk arus balik bagi masyarakat dari Jakarta yang bertujuan ke Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, pada arus mudik lalu pihak kepolisian juga mengeluarkan diskresi untuk memberikan kemudahan kepada pemudik, salah satunya dengan memberikan akses one way dari Jakarta menuju beberapa wilayah di bagian tengah dan timur Pulau Jawa.

Kabarnya, kepolisian akan memberlakukan sistem one way arus balik dari Semarang, Jawa Tengah, menuju Jakarta mulai 6 Mei hingga 8 Mei 2022.

Dengan diberlakukannya skema pengalihan arus lalu lintas tersebut, maka dikhawatirkan bagi masyarakat dari Jakarta tidak bisa mengakses jalan tol menuju Jawa Barat.

Agar tetap memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat yang menggunakan jalan, maka kepolisian merilis beberapa rute alternatif yang nantinya bisa digunakan.

Setidaknya, ada empat jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan selama pemberlakukan sistem one way arus balik 2022:

Alternatif 1

Jagorawi – Puncak – Cisarua – Cipanas – Cianjur – Sukaluyu – Cipatat – Padalarang – Bandung

Alternatif 2

Jagorawi – Cibubur -Cilengsi – Jonggol – Cianjur – Padalarang – Bandung

Alternatif 3

Kalimalang – Kedungwaringin – Karawang – Purwakarta – Wanayasa – Lembang – Bandung

Alternatif 4

Kalimalang – Kedungwaringin – Karawang – Purwakarta – Sukatani – Darangdan – Cikalong – Padalarang – Bandung

Meski demikian, pengalihan arus one way dari Semarang menuju Ibu Kota akan melihat situasi yang terjadi. Kepolisian akan melihat kondisi terkini dan rekayasa tersebut didasarkan dengan kondisi aktual di lapangan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Rekayasa One Way Arus Mudik Mampu Tekan Kepadatan di Tol

Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di arus mudik 2022, yaitu ganjil genap, one way, hingga pembatasan truk di jalan tol dinilai efektif untuk mengurai kepadatan. Dengan begitu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan menerapkan kebijakan yang sama pada arus balik.

Budi menemukan, ada kepadatan alu lintas yang sempat terjadi di hari puncak mudik di Jalur tol Jakarta menuju Cikampek ke arah timur.

"Memang sempat ada masalah saat menerapkan contra flow dan one way pertama kali. Namun selanjutnya bisa diatasi dengan baik," jelas Menhub Budi Karya Sumadi mengutip keterangan resmi, Selasa (3/5/2022).

Kanjut Budi, keberhasilan mengatasi kepadatan lalu lintas ini berkat koordinasi yang dilakukan oleh Kepolisian, Jasa Marga, Kemenhub, dan unsur terkait lainnya.

“Kami mempersiapkannya jauh-jauh hari dengan melakukan simulasi-simulasi,” ujarnya.

Sementara itu, Menhub menjelaskan, dengan rekayasa lalin one way, perjalanan dari arah barat menuju ke timur hingga ke Semarang dapat dilalui dengan cukup lancar.

“Keberhasilan rekayasa lalin pada arus mudik, diharapkan juga dapat terjadi pada arus balik,” tutur Menhub.

Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya