Jelang Puncak Mudik Lebaran, Penumpang di Bandara AP II Terus Meningkat

Oleh Tira Santia pada 25 Apr 2022, 14:00 WIB
Diperbarui 25 Apr 2022, 14:00 WIB
Protokol Kenormalan Baru di Bandara Soetta
Perbesar
Suasana Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2020). PT Angkasa Pura II selaku pengelola juga menerapkan prosedur physical distancing. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Pergerakan penumpang di bandara-bandara PT Angkasa Pura II mulai mengalami peningkatan pada periode Angkutan Lebaran 2022.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan inspeksi ke Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) pada hari ini, Minggu 24 April 2022, mengatakan masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk mudik lebih awal.

“Sebelumnya pergerakan pesawat di Bandara Soekarno Hatta sekitar 600 pergerakan pesawat per hari. Tetapi dua hari ini sudah meningkat menjadi 900 pergerakan per harinya. Okupansi kursi pesawat sudah mendekati 100 persen. Ini berarti anjuran mudik lebih awal sudah dilakukan,” jelas Menhub, dalam keterangannya, Senin (25/4/2022).

Di tempat yang sama, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan pergerakan penumpang terjadi sejak 22 April 2022 atau H-10 Lebaran.

“Pada H-10 Lebaran atau 22 April 2022, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 20 bandara AP II secara kumulatif mencapai sekitar 160.000 penumpang, dan dari jumlah tersebut pergerakan sebanyak 110.000 penumpang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Muhammad Awaluddin.

Adapun pergerakan penumpang pada 22 April yang mencapai 160.000 penumpang itu lebih tinggi 14 persen dibandingkan dengan rata-rata harian pergerakan penumpang pada Maret 2022 yang sekitar 140.000 penumpang/hari.

 


Puncak Mudik

Mudik Natal dan Tahun Baru, Bandara Soetta Siapkan 478 Pesawat Ekstra
Perbesar
Puncak arus mudik di bandara-bandara AP II diperkirakan pada 30 April 2022

Muhammad Awaluddin mengatakan puncak arus mudik di bandara-bandara AP II diperkirakan pada 30 April dengan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 180.000 penumpang, di mana pergerakan sebanyak 120.000 penumpang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

AP II saat ini mengelola 20 bandara, yakni ​​Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara), Kertajati (Majalengka), Banyuwangi (Banyuwangi), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga).

Sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan, AP II dan stakeholder memastikan kesiapan seluruh sumber daya untuk menjaga standar tinggi dalam keamanan, keselamatan dan pelayanan serta pemenuhan regulasi termasuk terkait protokol kesehatan.

 


Mudik Lebih Awal

Libur Nataru, Aturan Terbaru Perjalanan Wajib Vaksin 2 Dosis
Perbesar
AP II juga selalu mengimbau agar masyarakat dapat melakukan mudik lebih awal

“AP II juga selalu mengimbau agar masyarakat dapat melakukan mudik lebih awal agar keberangkatan penerbangan dapat terdistribusi dengan baik, atau tidak terkonsentrasi di waktu-waktu tertentu,” jelas Muhammad Awaluddin.

Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B. Pramesti menuturkan pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati normal di mana pada periode Angleb 2022 telah mencapai sekitar 900/hari, sementara kondisi normal sebelum pandemi berkisar 1.100 - 1.200/hari.

Komandan Satgas Udara Penanganan COVID-19 Kolonel TNI AU Agus Listiono mengatakan pemudik dengan pesawat udara harus memperhatikan persyaratan-persyaratan atau protokol kesehatan yang harus dipenuhi sebelum melakukan penerbangan, baik untuk rute domestik maupun rute luar negeri.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya