Menikmati Nikmatnya Makan Sahur di Nasi Kapau Senen, Lamak Bana!

Oleh Liputan6.com pada 24 Mei 2019, 00:40 WIB
Diperbarui 24 Mei 2019, 00:40 WIB
Menyantap Tambusu dengan Nasi Kapau Uni Cah Khas Bukittinggi
Perbesar
Seperti apa kelezatan nasi kapau khas Bukittinggi? (Foto: Good Indonesian Food)

Liputan6.com, Jakarta Di bawah fly over Jalan Kramat Raya, berjejer deretan warung nasi kapau. Sentra kuliner di Jakarta Timur ini terkenal dengan aneka macam masakan yang lezat dan berlimpah kuah santan. Mulai dari itik lado mudo, rendang ayam, dendeng batokok, gulai tunjang, hingga tambussu siap memanjakan perut Anda.

Pada saat berbuka puasa, deretan warung-warung ini dipenuhi dengan banyaknya pengunjung yang hendak berbuka puasa. Jika Anda ingin menghindari keriuhan, datanglah di saat sahur. Warung nasi kapau ini memang buka jelang berbuka hingga sahur.

Warung nasi kapau Sabana Asli dan Uni Upik bisa jadi pilihan untuk sahur. Jangan kebingungan karena pilihan yang tersedia sangat beragam. Harganya mulai Rp25 ribu hingga Rp45 ribu per porsi.

Warung nasi kapau Uni Upik termasuk penjual veteran di kawasan tersebut. Keramaian pengunjung seolah tak berhenti, bahkan hingga sahur. Salah satu daya pikatnya adalah banyaknya pilihan lauk yang bisa dinikmati, sekitar 40 jenis. Rasanya, menurut beberapa pengunjung, semuanya enak.

Daging rendangnya, misalnya, disebut empuk dan lezat. Akan tetapi, menu lain seperti gulai kepala ikan, telur dadar, gulai usus, tunjang, jengkol, udang balado dan ayam bakar tak kalah menggoyang lidah.

Ada juga menu yang biasanya hanya ada di warung nasi kapau, seperti bebek cabai hijau, sup iga sapi, bebek rendang dan dendeng batokok. Menu daging bebek memang sangat jarang ditemui di warung maupun restoran nasi Padang.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video menarik di bawah ini:


Kekhasan Nasi Kapau

Nasi Kapau Uni Upik
Perbesar
Nasi Kapau Uni Upik di kawasan Senen, Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Henry)

Di warung nasi kapau, daging bebek ada yang disajikan dengan cabai hijau dan ada juga yang dimasak dengan bumbu rendang. Sementara, dendeng batokok dibuat dari irisan tipis dan lebar daging sapi yang diiris tipis melebar.

Sesuai namanya, daging dendeng dibuat dengan cara diipukul-pukul menggunakan batu cobek supaya dagingnya lembut. Setelah matang, dendeng diberi cabai hijau atau cabai merah yang diiris kasar.

Sup iga sapi juga lebih banyak dijumpai di warung nasi kapau. Satu lagi yang jadi ciri khas nasi kapau, satu porsi nasi biasanya berisi sayuran gulai kol dan rebung, kacang panjang, bumbu rendang dan sambal hijau/merah.

"Gulai rebung ini memang jadi ciri khas nasi kapau yang tidak ada atau jarang dijumpai di tempat masakan Padang lainnya. Kita di sini juga tak pakai bahan pengawet dan MSG," tutur Delon, putra dari Uni Upik saat dijumpai Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Lantas, apa bedanya warung nasi kapau dengan warung nasi padang biasa? Salah satunya. nasi kapau dijual oleh orang asli Nagari Kapau, nama daerah yang terletak di Kabupaten Agam.

Jadi, jangan sampai tak mencicipi kelezatan kuliner legendaris ini ya!

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya