Menag: Masyarakat Indonesia Jangan Ragu Puasa Arafah

Oleh Liputan6.comDevira Prastiwi pada 20 Agu 2018, 12:46 WIB
Diperbarui 20 Agu 2018, 12:46 WIB
Sidang Isbat awal Zulhijjah dan penetapan Idul Adha 2018 (Liputan6.com/Ika Defianti)
Perbesar
Sidang Isbat awal Zulhijjah dan penetapan Idul Adha 2018 (Liputan6.com/Ika Defianti)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan terdapat perbedaan penetapan jatuhnya Idul Adha antara Arab Saudi dengan Indonesia pada 2018 ini. Menurut Lukman, ini karena ada perbedaan mathla' atau lokasi munculnya hilal.

"Meski Indonesia lebih awal dari sisi waktu karena perhitungan matahari, tapi karena hilal yang terlihat di mathla' berbeda, menyebabkan perbedaan menentukan 1 Zulhijah," ujar Lukman di Makkah, Arab Saudi.

Lukman mengajak umat Islam di Indonesia menyikapi perbedaan Idul Adha secara bijak. "Tak perlu berlebihan," ucapnya.

Bagi umat Islam yang akan berpuasa, Lukman meminta tak perlu ragu dengan penetapan 1 Zulhijah di Tanah Air. Umat Islam, kata dia, cukup mengikuti penetapan yang sudah dilakukan pemerintah lewat sidang isbat.

"Ini puasa sunah. Kita mengikuti di mana kita berdomisili, di tempat tinggal kita, di situlah kita mengikuti hukum yang berlaku sebagaimana ditetapkan ulama dan umara," jelas Lukman.

 

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penetapan Mahkamah Agung Arab Saudi

Saudi Kerahkan Penerjemah Bahasa Bagi Jemaah Haji
Perbesar
Seorang penerjemah membantu jemaah haji menjelaskan informasi poster aplikasi ponsel di Makkah, 18 Agustus 2018. Arab Saudi mengerahkan para penerjemah dari berbagai bahasa yang bekerja 24 jam per hari untuk membantu jemaah. (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada Selasa 21 Agustus 2018. Sedangkan hari Arafah jatuh pada Senin 20 Agustus 2018. Sementara, Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 10 Zulhijah atau Idul Adha jatuh pada Rabu, 22 Agustus 2018.

Mahkamah Ulya Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa Minggu 12 Agustus 2018 adalah 1 Dzulhijjah 1439 H. Dengan penetapan ini, maka di Saudi, Hari Arafah 9 Zulhijah akan bertepatan pada Senin, 20 Agustus 2018 dan Hari Raya Idul Adha pada Selasa, 21 Agustus 2018.

Penetapan tersebut, merupakan hasil pengamatan Tim Rukyatul Hilal di beberapa tempat, seperti di As-Sudair dan As-Syaqra'. Mereka menyatakan berhasil melihat bulan (ru’yatul hilal).

Sementara, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama berdasar hasil sidang isbat, menetapkan 1 Zulhijah 1439 H jatuh pada Senin, 13 Agustus 2018. Sehingga, hari raya Idul Adha dilaksanakan pada Rabu, 22 Agustus 2018.

 

Reporter : Baiquni

Sumber  : Dream.co.id

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya