Aktivis 98: Jokowi Presiden yang Pertama Kali Kami Undang

Oleh Dewi Divianta pada 27 Sep 2014, 16:47 WIB
Diperbarui 27 Sep 2014, 16:47 WIB
Jokowi
Perbesar
Jokowi (Liputan6.com/ Muchtadin)

Liputan6.com, Denpasar - Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi membuka acara Pertemuan Nasional Aktivis 98 di Hotel BI Denpasar, Bali sore ini.

Tak banyak yang disampaikan Jokowi saat tiba di lokasi acara sekitar pukul 16.30 Wita, Sabtu (27/9/2014). Ketika ditanya apakah ia akan memaparkan visi Indonesia 5 tahun ke depan selama kepemimpinannya, Jokowi juga mengaku belum tahu. "Belum tahu," ucap dia.

"Ngopi-ngopi saja dulu," kata Gubernur DKI Jakarta yang memakai kemeja putih dan celana hitam itu.

Ratusan aktivis 98 langsung menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan meneriakkan yel-yel saat Jokowi memasuki ruang pertemuan. Sambil menyanyikan lagu perjuangan, ratusan aktivis dari penjuru Nusantara itu mengacungkan tinju kirinya ke atas.

Saat Jokowi menyalami mereka, lagu "Padamu Negeri" bergema. Lagu "Darah Juang" lalu mengalun. Setelahnya, mereka menyanyikan lagu "Revolusi".

2 Lagu yang dinyanyikan belakangan begitu populer sebagai penyemangat kala jutaan aktivis turun ke jalan menggulingkan rezim Orde Baru. Hingga kini, 2 lagu tersebut masih terus dinyanyikan kala mahasiswa menggelar aksi demonstrasi.

Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis (PENA) 98 Adian Napitupulu mengaku baru kali pertama mengundang presiden sejak 16 tahun pasca-reformasi.

"Inilah pertama kalinya kami mengundang presiden. Sejak 98 ada Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY. Khusus untuk Jokowi tidak ada penolakan dari kawan-kawan," kata Adian.

Sementara itu, Jokowi mengucapkan selamat kepada aktivis untuk pertemuan dan reuninya. "Ini semua jagoan-jagoan demo, tapi pada 98, sekarang belum tentu," kelakar Jokowi mengundang gelak tawa. (Sss)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya