Cak Imin Ledeki Khofifah Jadi Calon Menteri Kabinet Jokowi

Oleh Taufiqurrohman pada 31 Agu 2014, 12:13 WIB
Diperbarui 31 Agu 2014, 12:13 WIB
JK Temui Muhaimin Bahas Strategi Pemenangan Pilpres
Perbesar
Acara pembekalan tim pemenangan Jokowi-JK yang digelar PKB juga menghadirkan Khofifah Indar Parawangsa sebagai narasumber, Selasa (20/5/14). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Surabaya - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meledek Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa terkait kekalahannya saat pemilihan gubernur Jawa Timur 2013 lalu.

Menurut Cak Imin, biarpun gagal menjadi gubernur tapi ada jabatan lain yang masih menanti Juru Bicara Tim Pemenangan Kampanye Nasional Pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) itu.

"Selamat datang Mbak Khofifah, nggak jadi gubernur jadi calon menteri lumayan," seloroh Cak Imin dalam acara Muktamar PKB di Hotel Empire Palace, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (31/8/2014).

Mendengar candaan Cak Imin, sontak ribuan hadirin baik yang di dalam ruangan maupun di luar forum, tertawa.

Khofifah memang disebut-sebut sebbagai calon menteri kabinet Jokowi-JK. Saat masa kampanye pemilu presiden 2014, Jokowi sempat membocorkan beberapa nama yang direkomendasikan grup Band Slank menjadi anggota kabinetnya, salah satunya Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah sendiri bukan sosok baru dalam pemerintahan di Indonesia Dia pernah menjadi menteri pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.   

Dalam pemilihan gubernur Jawa Timur lalu, Khofifah berpasangan dengan Herman S Sumawiredja ikut bertarung melawan pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf. Namun dalam pilgub ini, Khofifah harus menerima kekalahan.

Muktamar PKB sendiri berlangsung dari 30 Agustus hingga 1 September 2014 atau selama 3 hari. Muktamar untuk memilih calon ketua umum yang baru. Namun hingga saat ini, PKB hanya memiliki kandidat tunggal dalam bursa calon ketua umum, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Dipastikan, Cak Imin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan kembali memimpin PKB dengan aklamasi.