Jokowi-JK Beri Kesempatan Rakyat Mengusulkan Nama Menteri

Oleh Luqman Rimadi pada 24 Jul 2014, 18:50 WIB
Pilih Menteri, Jokowi-JK Buka Kuesioner untuk Rakyat Beri Usul

Liputan6.com, Jakarta - Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) segera menjalankan pemerintahan baru periode 2014-2019. Para menteri pun akan dipilih untuk membantu mereka dalam menjalankan roda pemerintahan.

Untuk menentukan siapa saja yang menjadi menteri, Tim Jokowi Center membuka kuesioner yang ditujukan bagi rakyat untuk memberikan usulan mereka, siapa sosok yang menurut rakyat pantas untuk menduduki kursi menteri tertentu.

Kuesioner tersebut bertajuk "Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR)". Sejumlah nama sudah disediakan oleh tim Jokowi-JK. Ada tiga nama yang diajukan pada setiap posisi menteri tertentu. Tapi ada tambahan kolom lain bila responden ingin mengusulkan nama lain.

Sebagai contoh, untuk posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), disediakan tiga nama, yakni Jenderal TNI Budiman, Jenderal TNI Dr. Moeldoko, dan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso, ditambah satu kolom pilihan untuk nama lain.

Begitu juga posisi Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) yang diisi tiga nama tenar, yakni Chairul Tanjung yang saat ini menjabat posisi menteri tersebut, Prof. Dr. (H.C.)  Dahlan Iskan, dan Gita Irawan Wirjawan. Serta satu kolom pilihan untuk nama lain.

Sementara nama Anies Rasyid Baswedan Ph. D. yang selama ini disebut-sebut bakal menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) masuk dalam daftar pilihan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Saat dikonfirmasi, Jokowi membenarkan bahwa kuesioner menteri tersebut memang dibuat oleh pihaknya. "Iya itu kan bagian dari minta masukan. Saya hanya minta masukan," ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Bagi Anda yang ingin mengisi kuesioner tersebut, sila buka di tautan ini. (Yus)