Jokowi: Kok Impar-Impor, Kita Dapat Apa?

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 28 Jun 2014, 14:53 WIB
Diperbarui 28 Jun 2014, 14:53 WIB
Jokowi
Perbesar

Liputan6.com, Nganjuk - Capres nomor urut 2 Joko Widodo terus melakukan kampanye politiknya di Jawa Timur. Setelah menemui para pendukung dan relawan Jokowi-JK di Madiun, pria yang akrab disapa Jokowi itu melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi Pasar Bawang Merah Sukomoro, Nganjuk.

Dalam kunjungan ke pasar tersebut Jokowi mengatakan akan mengurangi impor bahan pangan jika dirinya dipercaya memimpin pemerintahan. Diakuinya, ia tak mau Indonesia menjadi negara konsumen yang hanya memberi keuntungan pada pihak asing.

"Impor beras dan impor bawang merah harus dihentikan. Kok impar-impor (impor terus --Red.), yang dapat negara lain itu. Kita dapat apa coba?" kata Jokowi.

Di hadapan massa yang terdiri dari warga dan pedagang, Jokowi mengatakan Indonesia sebagai negara agraris harus mandiri dalam hal pangan. Bahan makanan yang mampu diproduksi sendiri tidak boleh lagi mengandalkan impor.

"Kita ingin jadi negara produsen. Entah beras, sayur, buah, jangan sampai impor. Tanah kita masih luas," tambah Jokowi.

Kedatangan Jokowi ke Pasar Sukomoro ini merupakan bagian dari kampanyenya di Jawa Timur. Seperti biasa, kehadirannya menjadi magnet yang menarik warga datang untuk menyaksikan kampanye.

Seperti saat berada di Madiun, Jokowi yang mengenakan kemeja khas kotak-kotaknya itu langsung menuju panggung besar di tengah Lapangan Rejo Mulyo, Kartoharjo.

Saat Jokowi berada di atas panggung, para relawan dan pendukung langsung menyambutnya dengan lagu selamat ulang tahun. Jokowi yang menyaksikan sambutan itu hanya tersenyum.
 
Dia kemudian menyapa para relawan dan pendukungnya dengan mengacungkan salam 2 jari sebagai tanda untuk memilih pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. (Ans)