Tak Merokok, Jokowi Hanya Suka Nge-Jam

Oleh Andi Muttya Keteng pada 25 Jun 2014, 10:06 WIB
Diperbarui 25 Jun 2014, 10:06 WIB
Jokowi monas
Perbesar
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden Joko Widodo mengatakan tak keberatan dengan diberlakukannya peraturan pemerintah yang mewajibkan pencantuman gambar peringatan bahaya merokok pada setiap kemasan rokok. Capres nomor urut 2 itu malah mendukung aturan tersebut.

Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu mengaku, sejak dulu dia tak pernah sekalipun mencoba rokok. "Saya nggak pernah nyoba rokok, sebatang aja nggak pernah. Cuma nge-jam, hehe," katanya di sela-sela kegiatan kampanye di Palembang, Rabu (25/6/2014).

Nge-jam disini maksudnya bukan bermain musik, melainkan meminum jamu (nge-jamu). Jokowi menuturkan, dia meminum jamu setiap pagi sebelum mulai beraktivitas. Istrinya, Iriana, rutin membuatkan jamu temulawak untuknya. Selain menghindari rokok, Jokowi juga mengaku tak pernah meminum kopi. Bahkan minum teh pun jarang.

"Saya itu sukanya minum air putih, jus, teh juga jarang, minum jamu temulawak pun hanya pagi kalau dibuatin istri," beber Jokowi.

Kesenangan Jokowi meminum jamu ia tularkan ke cawapresnya, Jusuf Kalla. Usai menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, 22 Mei lalu, saat keluar dari lobi rumah sakit, Jokowi mengajak JK minum secangkir jamu.

Pantauan Liputan6.com, keduanya meminum jamu tradisional yang dijual seorang tukang jamu gendong yang sengaja didatangkan khusus untuk Jokowi dan JK, demi memulihkan stamina setelah melakukan pemeriksaan kesehatan yang memakan waktu hampir setengah hari.‎ (Sun)