Jokowi: Koalisi Rakyat akan Menang Lawan Koalisi Elite

Oleh Rinaldo pada 20 Jun 2014, 06:52 WIB
Diperbarui 20 Jun 2014, 06:52 WIB
 Massa Menyemut Sambut Jokowi di Pekalongan
Perbesar
Pantauan Liputan6.com dilapangan, Jokowi beserta rombongan tiba di Pasar Kajen sekitar pukul 16.45 WIB. Massa yang telah berkerumun membuat rombongan terhadang, Pekalongan, Kamis (19/6/2014) (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Pekalongan - Capres nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) optimistis akan memenangkan Pilpres 9 Juli 2014. Menurut mantan Walikota Solo ini, keyakinan itu didasarkan pada sifat koalisinya yang berbasis pada rakyat, bukan elite.

"Koalisi rakyat yang kita bangun ini tidak perlu takut dengan koalisi elite. Karena apa? Karena rakyat ada di sisi kita," tegas Jokowi di hadapan ribuan simpatisan pendukungnya di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis 19 Juni 2014.

Menurut Gubernur non-aktif DKI Jakarta itu, dalam koalisinya yang bergerak adalah rakyat sehingga tidak perlu takut dengan isu-isu dan fitnah yang ada.

"Semua partai pendukung harus bergerak. Sekarang relawan jumlahnya juga sekian banyak. Ini artinya masyarakat yang mendukung banyak sekali," tukas Jokowi.

Jokowi menambahkan, yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi antara kader partai dan semua relawan pendukungnya. Pihaknya juga merasa perlu mengorganisir para relawan tersebut agar satu langkah dalam memenangkan pasangan Jokowi-JK.

"Pemilu tinggal 20 hari lagi, maka harus ada persatuan yang menuju ke satu titik. Begitu semua kader partai dan relawan bergerak hasilnya akan sangat baik," paparnya.

Jokowi menambahkan dengan menceritakan pengalamannya saat Pilkada DKI Jakarta lalu. "Waktu itu seminggu sebelum pemilihan semua relawan sudah padu dan kita sudah tahu bahwa kita akan menang pilkada," tuturnya.

Saat berada di Kota Batik tersebut, Jokowi juga melakukan kebiasaannya mengunjungi pasar-pasar tradisional. Kali ini Jokowi mengunjungi Pasar Induk Kajen. "Pasar Kajen ini jadi contoh pasar tradisional yang baik. Pasarnya bersih," ujarnya.

Berbicara di pasar induk terbesar di Pekalongan itu, Jokowi mengatakan bahwa pasar tradisional bisa bersaing di era sekarang ini jika dikelola dengan baik.

"Kalau semua pasar tradisional seperti Pasar Kajen, kondisinya bersih dan bagus, maka bisa berkembang. Pasar tradisional yang bersih pasti bisa bersaing dengan supermarket," imbuhnya.