Sulitnya Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta Jalani Tes Psikologi

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 23 Mei 2014, 19:43 WIB
Diperbarui 23 Mei 2014, 19:43 WIB
Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta
Perbesar
Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jakarta - Dua pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden selesai menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat untuk melengkapi persyaratan dalam pendaftaran capres dan cawapres pada Pileg 2014.

Ternyata dalam pemeriksaan tes kesehatan ini, kedua pasang kandidat calon, baik itu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, sama-sama kesulitan dalam melakukan tes psikologi.

Ketua tim pemeriksaan kesehatan capres dan cawapres Dokter Zaenal Abidin mengatakan, tes psikologi yang diberikan kepada kedua pasang capres dan cawapres ini memang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk menyelesaikannya.

"Semua pasangan mengalami kesulitan saat melakukan tes psikologi. Ada banyak pertanyaan yang berulang ini sering membuat jenuh," kata Zainal di Rumah Sakit Pusat Daerah (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (23/5/2014).

Dalam tes psikologi, para kandidat capres dan cawapres harus mengerjakan sebanyak 500 soal dalam kurun waktu 1,5 jam. "Selain itu mereka harus menggambar," ucap Zainal.

Sementara itu, Direktur RSPAD Brigadir Jenderal Dokter Douglas S Umbo menjelaskan, kesibukan para kandidat capres dan cawapres hingga menimbulkan kelelahan menjadi penyebab para capres dan cawapres tersebut kesulitan dalam mengerjakan tes psikologi.

"Untuk ikut tes psikologi seharusnya para capres dan cawapres istirahat dengan cukup. Sepertinya mereka kurang istirahat karena jadwal yang padat. Sehingga hilang konsentrasi saat melakukan tes psikologi," papar Douglas.

Dari analisis dan tahapan tes yang telah dijalani, secara keseluruhan para capres dan cawapres ini dapat mengerjakan semua tepat waktu dan mengisi semua soal. Mengenai apa hasilnya, Douglas enggan menjelaskannya lebih rinci.

"Nanti kita laporkan ke KPU. Kita mau pleno dulu sekarang. Sekitar jam 7 malam nanti kita akan serahkan hasil pleno pemeriksaan kesehatan pada KPU," tandas Douglas. (Riz)