Anggota Apkasi Dukung Prabowo Sebagai Capres

Oleh Edward Panggabean pada 06 Mei 2014, 23:52 WIB
Diperbarui 06 Mei 2014, 23:52 WIB
Perbesar
Mendagri Gamawan Fauzi, berpidato saat Pembukaan Rakernas VII dan Munaslub Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2011, di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Meski secara kelembagaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) belum resmi menentukan siapa calon presiden yang akan didukung dalam pemilu presiden 9 Juli mendatang, namun sebagian kepala daerah yang tergabung dalam Apkasi melirik Prabowo Subianto menjadi capres.

"Saya pribadi kalau disuruh memilih dari 3 capres yang ada, tapi yang santer saat ini Pak Prabowo dan Pak Jokowi, saya lebih memilih Pak Prabowo Subianto," kata Pengurus Apkasi Sehan Landjar dalam sebuah diskusi, Jakarta, Selasa malam (6/5/2014).

Sehan yang juga Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, beralasan memilih Prabowo karena tegas dan berpengalaman di militer.

"Selain itu Pak Prabowo mempunyai kapasitas dan kapabilitas, mempunyai pendirian dalam pemikiran dan keputusannya. Meski masih ada ribuan orang hebat ada di Indonesia," ungkap dia dalam diskusi bertema 'Membidik Kepemimpinan Nasional 2014-2019' itu.

Namun pilihan Sehan berbeda dengan bupati lainnya yang hadir di acara itu. Mereka lebih condong untuk memilih  capres yang mau mempersunting ketua umumnya di Apkasi Irsan Noor sebagai cawapres.

"Pribadi-priadi belum melirik siapa capres yang ada. Tapi kalau ada capres yang mau melirik Pak Irsan Noor sebagai cawapres, kami akan pilih capres tersebut," kata Ketua Bidang Pengembangan Potensi Daerah Apkasi Bando Amin C. Kader.

Bando yang juga Bupati Kepahiang, Bengkulu, itu menegaskan saat ini Apkasi telah melakukan komunikasi dengan para capres dan partai politik untuk menawarkan Irsan Noor sebagai cawapres. Salah satu capres yang didekati Apkasi adalah Prabowo Subianto.

"Parpol lainya seperti PKS, PPP dan PDI P juga ada. Sonding-sonding ke Pak Prabowo ada juga," dia menambahkan.