Formappi: Manfaat Reses DPR Belum Dirasakan Konstituen

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 20 Mar 2014, 16:25 WIB
Diperbarui 20 Mar 2014, 16:25 WIB
Bangku Kosong, Anggota Dewan Mangkir Rapat
Perbesar
Rabu 5 Maret 2014 anggota DPR RI menggelar Rapat Paripurna ke 21 untuk membahas beberapa hal diantaranya Laporan Kinerja Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR RI (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah).

Liputan6.com, Jakarta - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai reses yang dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga kini belum menguntungkan bagi konstituen. Padahal, dana reses untuk anggota dewan sangat besar yang mencapai miliaran rupiah.

"Manfaat reses belum dirasakan oleh konstituen. Bahkan, banyak yang menilai bahwa pelaksanaan reses terkesan kegiatan seremonial belaka," kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus dalam diskusi di Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Laporan pertanggungjawaban reses anggota DPR, kata Lucius, hingga kini pun belum tersedia. Menurutnya, anggota parlemen hingga kini tidak memiliki inisiatif membuat laporan pertanggungjawaban reses kepada publik.

"Belum banyak anggota DPR yang memiliki inisiatif dan bersedia menyampaikan laporan penggunaan dana reses ini ke publik. Baik itu mengenai pertanggungjawaban hasil-hasil penyerapan aspirasi saat reses kepada konstituen, maupun soal penggunaan anggaran reses," pungkas Lucius. (Raden Trimutia Hatta)

Baca juga:

Keponakan Prabowo Jadi Caleg, Lawan Perdagangan Manusia

Alasan Ongkos Nyaleg Naik 3 Kali Lipat

Hasil Riset: Biaya 1 Kursi Legislator 2014 Naik 3 Kali Lipat