11 Cara Mengatasi Pencemaran Udara dalam Kehidupan Sehari-hari

Oleh Liputan6.com pada 07 Okt 2022, 15:40 WIB
Diperbarui 07 Okt 2022, 15:40 WIB
Ilustrasi polusi udara
Perbesar
Mungkin sebagian warga sepakat bila kualitas udara Ibukota sudah tercemar. Bahkan beberapa orang harus bertarung dengan polusi udara dengan menggunakan masker kemana-mana.

Liputan6.com, Jakarta Dilansir dari National Geographic, pencemaran udara atau polusi udara merupakan campuran partikel dan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya, baik di dalam maupun di luar ruangan. Beberapa jenis polutan udara, seperti jelaga, asap, metana, karbon dioksida dsb. Cara mengatasi pencemaran udara dibutuhkan karena akibat yang sangat merugikan, termasuk membunuh manusia. Menurut WHO sembilan dari sepuluh orang menghirup udara yang tercemar. Polusi udara telah membunuh 7 juta orang setiap tahun dan sekitar 4 juta di antaranya meninggal karena polusi udara di dalam ruangan.

Sekitar 91 persen dari kasus kematian tersebut terjadi di negara-negara dengan penghasilan rendah dan menengah serta jumlah terbanyak ada pada Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat. Lebih lanjut lagi, tiga miliar orang yang memasak dan membakar biomassa, minyak tanah serta batu bara di dalam rumah mereka terancam kesehatannya secara berkelanjutan karena pencemaran udara di dalam ruangan. Beberapa penyakit yang dapat disebabkan karena pencemaran udara, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, pneumonia dsb.

Polusi udara, selain merusak kesehatan juga berkontribusi dalam mendorong perubahan iklim. Salah satu jenis polutan udara, seperti karbon dioksida merupakan gas rumah kaca yang paling umum yang dapat memerangkap panas di atmosfer dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.  UN Environment Programme mengatakan bahwa kecuali kita segera bertindak untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, kita tidak dapat mencegah akibat terburuk dari perubahan iklim.

Tidak hanya negara yang berkewajiban untuk mencari cara mengatasi pencemaran udara ini, tetapi kita sebagai manusia dan warga negara juga harus berkontribusi dalam hal tersebut. Berikut liputan6 rangkum dari ConsumernNotice.org dan berbagai sumber tentang cara mengatasi pencemaran udara, pada Jum’at (7/10/22) 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Ilustrasi Bersepeda
Perbesar
Ilustrasi Bersepeda (dok. Unsplash.com/@xokvictor)

1. Mengganti Kendaraan Anda

Cara mengatasi pencemaran udara yang pertama adalah dengan memerhatikan penggunaan kendaraan Anda. Selain menghasilkan karbon monoksida, kendaraan bermotor yang biasa Anda pakai juga menghasilkan hidrokarbon, nitrogen oksida dan partikulat yang juga turut serta menyebabkan polusi udara. Anda dapat memulai cara mengatasi pencemaran udara dengan mengurangi menggunakan kendaraan bertenaga diesel atau bensin Anda. Kemudian, Anda dapat beralih ke kendaraan listrik.

Kendaraan bertenaga listrik juga mulai dikembangkan dan dipopulerkan penggunaannya di Indonesia dan Anda dapat menjadi salah satu bagiannya. United States Enviromental Protection Agency (EPA) juga menyebutkan bahwa untuk mengurangi polusi udara kita dapat carpool, menggunakan transportasi umum, sepeda atau bahkan dengan berjalan kaki.

2. Memerhatikan Penggunaan Produk Rumah Tangga

Berdasarkan penelitian pada tahun 2018 di jurnal Science, produk rumah tangga, mulai dari , produk perawatan, parfum, pembersih dapur hingga sampo banyak menyumbang polusi udara di daerah perkotaan, layaknya berbagai jenis kendaraan. Hal ini karena banyak dari produk tersebut mengandung senyawa organik yang mudah menguap, seperti VOC yang ketika sampai di atmosfer dapat menyebabkan polusi udara.

Cara mengatasi pencemaran udara karena produk rumah tangga adalah dengan mencari produk dengan VOC rendah, memastikan wadah tertutup rapat untuk mengurangi penguapan atau dengan membeli produk dengan label “Safer Choice” EPA.

3. Hindari Penggunaan Mesin Pemotong Rumput

Alat potong rumput yang Anda gunakan ternyata dapat memompa lebih banyak polusi ke udara, bahkan ketika Anda baru saja menuangkan bensin ke dalam tangki alat pemotong rumput tersebut, Anda telah berkontribusi menyebabkan polusi udara. Menurut New Hampshire Department of Environmental Service, menggunakan mesin pemotong rumput selam satu jam saja dapat menyebabkan polusi udara serta dengan mengendarai mobil 300 mil. Cara mengatasi pencemaran udara yang diakibatkan oleh hal ini, Anda dapat mengganti pemotong rumput Anda dengan alat pemotong bertenaga listrik dan atau menggunakan kaleng gas portabel.

4. Hemat Energi

Anda dapat mengatasi pencemaran udara dengan menghemat penggunaan energi, baik di kantor, di rumah, di sekolah dan di mana saja. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan, seperti mematikan lampu atau listrik lainnya jika tidak digunakan, membeli perabotan rumah yang lebih hemat energi, termasuk mengganti lampu ke jenis LED. Beberapa negara juga sudah memanfaatkan energi yang terbarukan, seperti nuklir dan gas alam sebagai sumber emisi rendah. Anda juga dapat mencoba memasang panel surya di atap rumah.


Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Ilustrasi Kompos
Perbesar
Ilustrasi Kompos (dok. Unsplash.com/Markus Spiske)

5. Mengurangi Limbah TPA  dan Jangan Sia-siakan Makanan

Tempat pembuangan sampah tidak ketinggalan dalam kontribusinya terhadap pencemaran udara. Bahan organik yang terpendam di tempat pembuangan sampah menghasilkan gas ketika terurai. Gas tersebut dapat terdiri dari setengah karbon dioksida dan bagian lainnya berupa metana. Cara mengatasi pencemaran udara karena limbah TPA dapat diatasi dengan mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos serta membeli produk-produk hasil daur ulang, tidak hanya mendaur ulang saja.

Dilansir dari UNEP (UN Environment Programme), pada tahun 2021, orang-orang di seluruh dunia membuang 1 miliar ton makanan setiap tahun yang menyumbang sekitar 8 hingga 10 persen dari emisi gas rumah kaca global. Selain membuat kompos, Anda dapat mencegah adanya sisa makanan dengan mengetahui porsi makan Anda dan membeli sesuai dengan kebutuhan.

6.Mencegah Pembakaran Tanaman

Dilansir dari sustrans.org, pembakaran domestik, termasuk pembakaran bahan padat, seperti di api terbuka, kompor pembakaran kayu memiliki dampak yang signifikan terhadap polusi udara. Anda dapat mengatasi pencemaran udara yang satu ini dengan mengurangi kegiatan pembakaran domestik, termasuk membakar daun dan sampah di kebun. Bagi petani, dapat juga mengurangi sisa tanaman pasca pertanian secara tradisional dengan menggunakan alat yang dapat memanajemen jerami.

7. Menanam Pohon

Berdasarkan UNEP sekitar 12 juta hektar hutan hancur dan deforestasi setiap tahun. Anda dan kita semua dapat membalikkan tren ini dengan bersama-sama menanam pohon lebih banyak, baik secara individu maupun kelompok.


Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Deodorant
Perbesar
Ilustrasi deodoran/copyright shutterstock

8.Cuci Kendaraan Anda di Halaman Anda Sendiri

Sabun dan bahan kimia yang digunakan saat mencuci kendaraan dapat berakhir di saluran pembuangan (storms drain) jika Anda menggunakan jasa mencuci kendaraan. Rumput Anda perlahan-lahan dapat menyaring kontaminan dari limpasan.

9.Memeriksa Udara

Cara mengatasi pencemaran udara yang dapat mudah Anda lakukan adalah dengan memastikan ban Anda sudah dipompa dengan benar sebelum digunakan. Hal ini karena tekanan ban yang tepat dapat menghemat gas dan mengurangi polusi.

10. Hindari Membeli Aerosol

Aerosol dapat menyemprotkan kontaminan langsung ke udara. Anda dapat mengatasi pencemaran udara, salah satunya dengan beralih ke produk yang bisa langsung diaplikasikan. Ini termasuk produk seperti deodoran.

11. Berbelanja Produk Lokal

Untuk mengurangi jejak karbon, Anda dapat melakukannya dengan membeli makanan atau produk lokal. Dengan cara ini, Anda akan membantu usaha kecil dan pertanian di sekitar Anda dan dapat mengurangi emisi bahan bakar fosil yang dihasilkan dari kendaraan yang digunakan dalam pengiriman dan atau bahkan penerbangan. Cara mengatasi pencemaran udara yang satu ini juga tidak sulit, bukan?

 

Reporter magang : Friska Nur Cahyani

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya