Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia yang Merenggut Banyak Nyawa, Terbaru Tragedi Kanjuruhan

Oleh Husnul Abdi pada 02 Okt 2022, 10:45 WIB
Diperbarui 02 Okt 2022, 10:45 WIB
Potret Tragedi Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang yang Tewaskan 127 Orang
Perbesar
Polisi dan tentara berdiri di tengah asap gas air mata saat kerusuhan pada pertandingan sepak bola antara Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 1 Oktober 2022. Ratusan orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi kerusuhan tersebut. (AP Photo/Yudha Prabowo)

Liputan6.com, Jakarta Sepak bola Indonesia berduka, ratusan nyawa melayang akibat terjadinya kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam (1/10/2022) pada laga Arema Vs Persebaya. Menurut keterangan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022), 127 orang meninggal dunia, sementara itu dua di antaranya merupakan anggota Polri.

Tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan merupakan salah satu tragedi yang merenggut banyak korban jiwa. Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 127 nyawa ini menjadi yang terbanyak kedua dalam sejarah sepak bola dunia.

Sebelum ini tragedi yang merenggut banyak nyawa pernah terjadi di belahan negara lainnya. Puluhan hingga ratusan nyawa meninggal dalam tragedi sepak bola ini, seperti pada tragedi yang terjadi di Estadio Nacional, Lima, Peru yang merenggut 328 korban.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (2/10/2022) tentang daftar tragedi sepak bola dunia yang merenggut banyak nyawa.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia yang Merenggut Banyak Nyawa

Foto: Nasib Malang Sepak Bola Indonesia, 127 Orang Kehilangan Nyawa di Stadion Kanjuruhan
Perbesar
Tetapi pihak keamanan melakukan kebijakan yang kontroversial. Mereka justru menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang terus merengsek ke dalam lapangan. Langkah tersebut justru membuat kondisi di lapangan makin runyam. (AP/Yudha Prabowo)

Estadio Nasional Disaster; Lima, Peru

Tragedi sepak bola dunia yang paling mengerikan terjadi di Estadio Nasional, Lima, Peru. Insiden yang terjadi pada 24 Mei 1964 tersebut merenggut 328 korban. Hal ini terjadi pada laga kualifikasi Olimpiade antara Tim Nasional Peru melawan Timnas Argentina. Hal ini dipicu oleh gol Peru yang dianulir wasit, sehingga puluhan ribu suporter Peru berhamburan ke lapangan. Kepanikan yang terjadi mengakibatkan 328 orang meninggal pada insiden berdarah tersebut. Para suporter panik dan berusaha menyelamatkan diri, tetap pintu stadion tidak dapat terbuka. Hal ini mengakibatkan  ratusan orang meninggal karena terinjak-injak di dalam stadion.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan; Malang, Indonesia

Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri.

Sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat. Hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.

Pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut berjalan dengan lancar. Namun, setelah permainan berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial. Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Penembakan gas air mata tersebut dilakukan karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial. Penembakan gas air mata mengakibatkan suporter pegi ke satu titik di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen.


Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia yang Merenggut Banyak Nyawa

Tragedi Hillsborough
Perbesar
Karangan bunga diletakkan di depan dinding bertuliskan daftar korban Tragedi Hillsborough

Accra Sports Stadium Disaster; Accra, Ghana

Tragedi sepak bola mengerikan berikutnya terjadi di Accra Ghana. Tragedi ini terjadi pada tahun 2001 pada pertandingan antara Heart of Oak vs Kotoko, dua klub papan atas negara tersebut. Tragedi ini menyebabkan 126 orang meninggal dunia karena kericuhan yang terjadi. Suporter panik dan berusaha melarikan diri, namun pintu keluar stadion tidak mau terbuka.

Hillsborough Disaster; Sheffield, England

Tragedi Hillsborough terjadi pada 15 Maret di Sheffield, Inggris. Hal ini terjadi pada laga semifinal piala FA, dan merenggut 96 korban. Setelah terjadinya insiden ini, beragam aturan ketat soal pengendalian massa diterapkan dan tribune berdiri dihilangkan di stadion-stadion di seantero Inggris.

Kathmandu Hailstorm Disaser; Kathmandu, Nepal

Tragedi sepak bola dunia selanjutnya yang merenggut banyak korban yaitu terjadi di Kathmandu, Nepal. Insiden ini terjadi pada laga antara Janakpur Cigarette Factory vs Liberation Army. Tragedi mengerikan ini terjadi karena kencangnya tiupan angin dan hujan es, mengakibatkan para suporter panik menyelamatkan diri. Kepanikan ini mengakibatkan ratusan orang terinjak-injak, hingga menelan 93 korban jiwa.


Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia yang Merenggut Banyak Nyawa

Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia  (priceonomics.com)
Perbesar
Daftar Tragedi Sepak Bola Dunia (priceonomics.com)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya