4 Penyebab Harga Minyak Dunia Turun, Naiknya Suku Bunga Hingga Menurunnya Permintaan

Oleh Woro Anjar Verianty pada 30 Sep 2022, 13:05 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 13:05 WIB
Ilustrasi minyak bumi
Perbesar
Ilustrasi minyak bumi. Photo Copyright by Freepik

Liputan6.com, Jakarta Penyebab harga minyak dunia turun yang terjadi didasari oleh beberapa faktor ekonomi. Sebelum memahami penyebab harga minyak dunia turun, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa minyak adalah komoditas yang cenderung memiliki fluktuasi harga lebih besar daripada investasi yang lebih stabil, seperti saham dan obligasi.

Menjadi salah satu komoditas yang banyak dicari, banyaknya permintaan akan minyak kadang tidak disertai dengan ketersediaan pasokan minyak bumi dan kebijakan global yang ada. Oleh karena itu terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab harga minyak dunia turun.

Namun secara umum terdapat beberapa faktor penyebab harga minyak dunia turun yang dapat diamati. Utamanya harga minyak bumi di setiap negara sangat dipengaruhi oleh harga pasaran dunia, selain itu terdapat beberapa penyebab harga minyak dunia turun yang mungkin terjadi.

Lebih lengkapnya, berikut ini Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber tentang faktor penyebab harga minyak dunia turun, Jumat (30/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penyebab Harga Minyak Dunia Turun

Harga BBM Subsidi Resmi Naik, Jokowi Sebut Kondisi APBN Saat Ini Tak Sanggup Mendanai Subsidi
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melakukan penyesuaian terhadap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.. (Copyright foto: Pexels.com/Skitter Photo)

Penurunan harga minyak dunia utamanya disebabkan oleh kelebihan pasokan akibat revolusi energi yang dilakukan oleh Amerika Utara. Karena revolusi ini, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) tetap mempertahankan tingkat volume produksi dan tidak melakukan pembatasan produksi sama sekali guna mempertahankan pangsa pasar,

Dampak pertama yang didapat adalah pasokan minyak di pasar global yang melimpah, yang otomatis membuat harga minyak turun. Faktor lain yang menjadi penyebab turunnya harga minyak dunia adalah melemahnya permintaan minyak.

Hal ini terutama karena perlambatannya laju pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Sebelum ini, permintaan minyak dari Tiongkok meningkat pesat, namun sekarang pertumbuhannya hanya satu digit. Secara global, permintaan minyak juga turun karena fakta bahwa Amerika Serikat dan negara-negara lain yang matang perekonomiannya telah menjadi sangat efisien dalam hal bahan bakar.

Namun, jika dilihat secara umum, sebenarnya ada beberapa faktor utama penyebab harga minyak dunia turun atau naik, di antaranya:


Faktor Penyebab Harga Minyak Dunia Turun

SKK Migas-KKKS Gelorakan Industri Hulu Migas Saat Pandemi Covid-19
Perbesar
Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yaitu Satuan Kerja Khuhsus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Migas dan Gas Bumi (SKK Migas) (Dok. SKK Migas Sumbagsel / Nefri Inge)

1. OPEC Mempengaruhi Harga

OPEC, atau Organisasi Negara Pengekspor Minyak, adalah pengaruh utama fluktuasi harga minyak. OPEC adalah konsorsium yang, pada tahun 2021, terdiri dari 13 negara: Aljazair, Angola, Kongo, Guinea Khatulistiwa, Gabon, Iran, Irak, Kuwait, Libya, Nigeria, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Venezuela. Menurut statistik 2018, OPEC mengendalikan hampir 80% pasokan cadangan minyak dunia. Konsorsium menetapkan tingkat produksi untuk memenuhi permintaan global dan dapat mempengaruhi harga minyak dan gas dengan meningkatkan atau menurunkan produksi. 

Sebelum tahun 2014, OPEC berjanji untuk menjaga harga minyak di atas $100 per barel untuk masa mendatang, tetapi di pertengahan tahun itu, harga minyak mulai jatuh. OPEC adalah penyebab utama harga minyak murah pada saat itu, karena OPEC menolak untuk memotong produksi minyak, yang menyebabkan jatuhnya harga.

 

2. Dampak Penawaran dan Permintaan

Penyebab harga minyak dunia turun adalah karena dampak dari penawaran dan permintaan yang melemah. Sama seperti halnya komoditas lainnya seperti saham, atau obligasi, hukum penawaran dan permintaan menyebabkan harga minyak berubah. Ketika penawaran melebihi permintaan, harga turun, kebalikannya juga benar ketika permintaan melebihi penawaran.


Faktor Penyebab Harga Minyak Dunia Turun

Hadapi Cuaca Ekstrim, Ditjen Migas Minta Badan Usaha Susun Upaya Mitigasi
Perbesar
Minyak dan Gas Bumi

3. Kelebihan Pasokan Minyak

Sementara penawaran dan permintaan mempengaruhi harga minyak dunia, sebenarnya minyak berjangka lah yang menentukan harga minyak. Kontrak berjangka untuk minyak adalah perjanjian mengikat yang memberi pembeli hak untuk membeli satu barel minyak pada harga yang ditentukan di masa depan. Sebagaimana tercantum dalam kontrak, pembeli dan penjual minyak diharuskan menyelesaikan transaksi pada tanggal tertentu.

 

4. Dampak Suku Bunga

Harga minyak dan suku bunga memiliki beberapa korelasi antara pergerakannya. Namun, mereka tidak berkorelasi erat. Sebenarnya, banyak faktor yang mempengaruhi arah suku bunga dan harga minyak. Salah satu teori dasar menetapkan bahwa kenaikan suku bunga meningkatkan biaya konsumen dan produsen, yang mengurangi jumlah waktu dan uang yang dihabiskan orang untuk mengemudi.

Lebih sedikit orang di jalan berarti lebih sedikit permintaan minyak, yang dapat menyebabkan harga minyak turun. Dengan teori yang sama, ketika suku bunga turun, konsumen dan perusahaan dapat meminjam dan membelanjakan uang dengan lebih bebas, yang mendorong permintaan minyak. Semakin besar penggunaan minyak, semakin banyak konsumen menawar harga.

Teori ekonomi lain mengusulkan bahwa kenaikan atau suku bunga tinggi membantu memperkuat dolar terhadap mata uang negara lain. Ketika dolar menguat, perusahaan minyak Amerika dapat membeli lebih banyak minyak dengan setiap dolar AS yang dibelanjakan, pada akhirnya memberikan penghematan kepada konsumen.


Cara Menghemat Minyak Bumi

Kiat hemat (1)
Perbesar
Ilustrasi penghitungan anggaran. (Sumber Pixabay)

Cara Menghemat Minyak Bumi

Meski harga minyak bumi dunia mengalami penurunan, kenyataannya minyak bumi merupakan komoditas yang sulit untuk diperbarui dan akan habis seiring berjalannya waktu. Untuk itu penting untuk menggunakannya seefisien mungkin. Berikut ini beberapa cara menghemat minyak bumi:

1. Edukasi tentang industri minyak dan gas.

Kenali implikasi kesehatan, lingkungan, dan politik dari penggunaan bahan bakar fosil dalam jangka panjang. Percayalah, ada banyak hal yang perlu diketahui. Ambil buku tentang isu-isu lingkungan, atau nonton film dokumenter .

2. Hindari membeli plastik.

Tahukah Anda bahwa semua plastik dan karet sintetis terbuat dari minyak bumi. Pilih produk yang terbuat dari bahan yang dapat terurai secara hayati dan berkelanjutan untuk mengurangi penggunaan plastic.

3. Batasi mengemudi dengan kendaraan pribadi

Sebagian besar dari kita terlalu bergantung pada kendaraan. Jika anda tinggal di lingkungan yang dapat dilalui dengan berjalan kaki, buatlah pilihan untuk berjalan kaki ke lokasi dalam jarak yang wajar atau naik transportasi umum ke tempat kerja.

4. Membeli barang lokal.

Sebagian besar minyak bumi digunakan untuk tujuan transportasi. Membeli barang lokal berarti barang yang anda beli tidak perlu dibawa lintas negara atau diterbangkan ke seluruh dunia sebelum barang tersebut sampai ke anda.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya