Ketahui Manfaat Sistem Informasi Manajemen, Fungsi Serta Tujuannya Dalam Berbagai Aspek

Oleh Silvia Estefina Subitmele pada 09 Agu 2022, 11:50 WIB
Diperbarui 09 Agu 2022, 11:50 WIB
Rekomendasi Buku Belajar Bisnis dan Kemampuan Kepemimpinan
Perbesar
Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/Tima

Liputan6.com, Jakarta Informasi manajemen merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh data atau informasi dalam organisasi. Manfaat sistem informasi manajemen ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan, pengendalian, hingga administrasi.

Dalam pelaksanaannya, manfaat sistem informasi manajemen digunakan dalam mengumpulkan berbagai data, baik itu secara internal maupun eksternal. Selain itu, sistem informasi manajemen ini juga dipakai untuk memproses serta menyebarkan informasi, yang nantinya akan diberikan kepada manajer untuk membantu mereka dalam mengambil kebijakan penting.

Berbeda dengan sistem lainnya, manfaat sistem informasi manajemen juga digunakan untuk menganalisis informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Adapun tujuan serta manfaat sistem informasi manajemen yang paling utama adalah membantu manajer dalam mengambil keputusan penting dan beberapa manfaat lainnya.

Berikut ini manfaat sistem informasi manajemen yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (9/8/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pengertian Sistem Informasi Manajemen

20170202-Laporan Keuangan PT. Intiland
Perbesar
Ketika banyak pihak mengatakan 2016 kondisi bisnis properti masih belum pulih, nyatanya manajemen PT. Intiland Development, Tbk mampu mencatatkan peningkatan dari sisi pendapatan usaha.

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang manfaat sistem informasi manajemen, maka penting untuk mengenal serta memahami pengertian sistem informasi manajemen. Dilansir dari includehelp.com, Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal dalam bisnis atas pemanfaatan manusia, teknologi, hingga dokumen, dan prosedur dalam akuntansi.

Berikut ini pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli adalah sebagai berikut:

a. Bodnar dan Hopwood

Bodnar dan Hopwood mengartikan sistem informasi manajemen sebagai suatu kumpulan perangkat keras juga perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mentransformasikan data, dalam bentuk informasi yang berguna.

b. Ludwig Von Batalanfy

Menurut Ludwig, sistem informasi manajemen merupakan seperangkat unsur yang saling terkait dalam suatu antar relasi di antara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

c. L. James Havery

Sistem informasi manajemen menurut L. James merupakan sebuah prosedur logis dan rasional yang digunakan untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya. Hal ini juga berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.


Manfaat Sistem Informasi Manajemen Serta Fungsinya

Rencana Besar dalam Hidupmu
Perbesar
Ilustrasi Menulis Buku Diary Credit: pexels.com/Kaboompics

1. Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Terdapat banyak manfaat sistem informasi manajemen, salah satunya dengan memperoleh gambaran secara umum dari seluruh operasi mereka. Selain itu, ada juga beberapa manfaat sistem informasi yang bisa diperoleh organisasi atau perusahaan, antara lain:

- Pemilik bisnis atau manajer perusahaan bisa melakukan perbandingan hasil dengan kinerja yang direncanakan.

- Perusahaan juga mampu memaksimalkan manfaat dari investasi mereka dengan melihat apa yang berfungsi dan mana yang tidak.

- Manajer juga memiliki kemampuan dalam mendapatkan informasi tentang kinerja mereka.

2. Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Seiring perkembangan teknologi, maka sistem informasi manajemen tidak hanya digunakan sebagai transformasi data, akan tetapi masih banyak sekali fungsi informasi manajemen yang digunakan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, di antaranya seperti berikut:

- Dapat mempermudah pihak manajemen dalam melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, serta pendelegasian kinerja pada semua departemen yang berkoordinasi.

- Dapat membangun hubungan yang baik antara satu departemen dengan departemen lainnya.

- Mampu meningkatkan efisiensi serta efektivitas data yang lebih akurat juga berimbang.

- Membantu dalam membandingkan kinerja bisnis, dengan arti sederhananya, sistem ini dapat menyimpan semua informasi yang berbasis data.

 


Ciri – Ciri Sistem Informasi Manajemen

Pentingnya Manajemen Informasi Cegah Hoaks Covid-19
Perbesar
Rapat koordinasi Walikota Cirebon terkait upaya penanganan covid-19 dan penyampaian informasi kepada masyarakat agar tidak panik. Foto (Liputan6,com / Panji Prayitno)

1. Berorientasi masa depan

Selain pelaporan berbasis pengecualian, system informasi manajemen juga harus melihat ke depan. Dengan kata lain sistem manajemen seharusnya tidak hanya memberikan informasi tentang masa lalu atau sejarah, melainkan harus memberikan informasi berdasarkan proyeksi tindakan mana yang dapat dimulai.

2. Terintegrasi

Integrasi merupakan karakteristik yang diperlukan dari sistem informasi manajemen. Integrasi sangat penting karena kemampuannya dalam menghasilkan informasi yang lebih bermakna. Misalnya, untuk mengembangkan sistem penjadwalan produksi secara efektif, perlu untuk menyeimbangkan faktor-faktor seperti biaya pengaturan, tenaga kerja, tarif lembur, kapasitas produksi, hingga tingkat persediaan, persyaratan modal, dan layanan pelanggan.

3. Perencanaan Jangka Panjang

Sistem informasi manajeman juga dikembangkan dalam periode yang relatif lama. Sistem seperti itu tidak berkembang dalam semalam, akan tetapi sebuah elemen berat dari perencanaan juga terlibat. Perancang sistem informasi manajemen harus memiliki tujuan dan kebutuhan masa depan perusahaan dalam pikiran.

4. Konsep Sub-Sistem

Proses pengembangan sistem informasi manajemen juga cukup kompleks dan seseorang lebih cenderung untuk kehilangan wawasan. Dengan demikian, sistem, meskipun dipandang sebagai satu kesatuan yang harus dipecah menjadi sub-sistem, sehingga dapat dicerna juga lebih bermakna pada tahap perencanaan.

5. Basis Data Pusat

Basis data pusat merupakan mortir yang menyatukan sistem fungsional. Setiap sistem memerlukan akses ke file induk data yang mencakup inventaris, personel, vendor, juga pelanggan, dll. Tampaknya logis untuk mengumpulkan data satu kali, lalu memvalidasinya dengan benar, serta menempatkannya di media penyimpanan pusat yang dapat diakses oleh subsistem lainnya.

 


Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Perbesar
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun tujuan sistem informasi manajemen yang paling utama, dengan membantu pemimpin dalam sebuah organisasi atau perusahaan dalam mengambil keputusan penting. Dengan sistem informasi manajemen ini, sebuah organisasi dapat melihat dinamika yang terjadi agar memiliki daya saing secara kompetitif. Selain itu, ada beberapa tujuan sistem manajemen sistem informasi lainnya, di antaranya:

- Dapat menyimpan data dan informasi yang diproses untuk penggunaan di masa mendatang.

- Mampu mengontrol fungsi manajemen untuk menyediakan informasi secara cepat dan tepat waktu.

- Menggabungkan struktur serta proses organisasi perusahaan untuk mengontrol perusahaan agar lebih baik, juga dapat memaksimalkan potensi sistem informasi yang ada.

- Memberikan gambaran terkait kinerja berbagai sumber daya yang digunakan dalam organisasi atau perusahaan.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya