16 Penyebab Penyakit Kuning yang Perlu Diwaspadai

Oleh Silvia Estefina Subitmele pada 13 Jul 2022, 17:30 WIB
Diperbarui 13 Jul 2022, 17:30 WIB
Mengungkap Fakta di Balik Sakit Kuning
Perbesar
Mengungkap Fakta di Balik Sakit Kuning

Liputan6.com, Jakarta "Jaundice" adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan menguningnya kulit dan mata. Dilansir dari Healthline penyakit kuning bukanlah suatu penyakit, akan tetapi merupakan gejala dari beberapa kemungkinan penyakit yang mendasari. Penyebab penyakit kuning bisa terbentuk ketika banyaknya bilirubin dalam sistem tubuh. Bilirubin adalah pigmen kuning yang dibuat oleh pemecahan sel darah merah mati di hati. 

Penyakit kuning dapat mengindikasikan masalah yang cukup serius, karena berkaitan dengan fungsi sel darah merah, hati, kantong empedu, atau pankreas. Kondisi ini yang menjadi penyebab penyakit kuning.

Penyakit kuning pada umumnya memiliki gejala, dimana kulit dan mata berwarna kuning. Penyakit ini biasanya menyerang bayi yang baru lahir, namun orang dewasa juga memiliki resiko terkena penyakit ini. Penyebab penyakit kuning sendiri terjadi karena kemungkinan tubuh mengalami gejala kelelahan yang berlebihan dan muntah. 

Berikut ini penyebab penyakit kuning yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, Rabu (13/7/2022)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Penyebab Penyakit Kuning

Penyakit Kuning pada Bayi
Perbesar
(Sumber: iStockphoto)

1. Hepatitis

Penyebab penyakit kuning terjadi, dikarenakan kondisi peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi, penyakit autoimun, kehilangan banyak darah, obat-obatan, racun, atau alkohol. Penyakit ini bisa saja kronis tergantung pada penyebabnya. Akan mengalami kelelahan, lesu, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, kulit gatal, sakit perut kanan atas, kulit atau mata kuning, dan penumpukan cairan di perut.

2. Penyakit Kuning Baru Lahir

Penyakit kuning pada bayi baru lahir adalah kondisi umum yang terjadi ketika bayi memiliki kadar bilirubin yang tinggi dalam darah segera setelah lahir. Ini sering hilang dengan sendirinya saat hati bayi berkembang dan saat bayi mulai menyusu, yang membantu bilirubin melewati tubuh.

Tingkat bilirubin yang sangat tinggi dapat menempatkan bayi pada risiko ketulian, cerebral palsy, atau bentuk kerusakan otak lainnya, sehingga penyakit kuning harus dipantau dengan cermat jika terjadi setelah lahir. Tanda pertama penyakit kuning adalah menguningnya kulit atau mata yang dimulai dalam dua sampai empat hari setelah lahir dan mungkin mulai di wajah sebelum menyebar ke seluruh tubuh.

3. Penyakit Kuning ASI

Jenis penyakit kuning ini dikaitkan dengan menyusui, dan biasanya terjadi satu minggu setelah lahir. Hal ini tidak menimbulkan masalah dan akhirnya hilang dengan sendirinya. Ini menyebabkan perubahan warna kuning pada kulit dan bagian putih mata, kelelahan, penambahan berat badan yang buruk, dan tangisan bernada tinggi.

4. Thalasemia

Thalassemia adalah kelainan darah bawaan di mana tubuh membuat bentuk hemoglobin yang tidak normal. Hal ini menjadi penyebab penyakit kuning. Gangguan tersebut mengakibatkan penghancuran sel darah merah yang berlebihan, yang menyebabkan anemia. Gejalanya juga meliputi kelainan bentuk tulang (terutama di wajah), urin berwarna gelap, pertumbuhan dan perkembangan tertunda, kulit kuning atau pucat.serta kelelahan yang berlebihan


Penyebab Penyakit Kuning

Kanker Hati
Perbesar
Kanker Hati

5. Kanker Pankreas

Kanker pankreas menjadi salah satu penyebab penyakit kuning. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel pankreas, yang merupakan organ endokrin vital yang terletak di belakang perut, menjadi kanker sehingga tumbuh di luar kendali. Kanker pankreas mungkin akan sulit untuk dideteksi dan sering didiagnosis pada stadium penyakit yang lebih lanjut. Gejala pada umumnya yang terjadi, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan yang tidak disengaja, pembekuan darah, penyakit kuning dan Depresi.

6. Hepatitis B

Infeksi oleh virus hepatitis B menyebabkan jenis peradangan hati.  jenis peradangan ini menyebar melalui kontak langsung dengan darah yang terinfeksi. contohnya, ketika ditusuk dengan jarum yang terkontaminasi atau berbagi jarum transfer dari ibu ke bayi selama kelahiran. Melakukan oral seks dan anal tanpa pengaman.  Gejala umum termasuk kelelahan, urin gelap, nyeri sendi dan otot, kehilangan nafsu makan, demam, ketidaknyamanan perut, kelemahan dan menguningnya bagian putih mata (sklera) dan kulit (jaundice).

 

7. Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD)

Kelainan genetik ini menghasilkan jumlah glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD) yang tidak memadai dalam darah, dapat menyebabkan sel darah merah rusak dan dihancurkan sebelum waktunya. Keadaan ini dapat memicu kelelahan, kulit dan mata menguning, sesak nafas, detak jantung cepat, urin berwarna gelap atau kuning-oranye, kulit pucat, dan pusing adalah gejala yang mungkin terjadi.

8. Sirosis

Salah satu yang menjadi penyebab penyakit kuning adalah sirosis. Sirosis adalah keadaan dimana tubuh mengalami  diare, nafsu makan berkurang dan berat badan turun, perut bengkak, mudah memar dan berdarah. Pembuluh darah kecil berbentuk laba-laba terlihat di bawah kulit serta menguningnya kulit atau mata dan kulit gatal. 


Penyebab Penyakit Kuning

Mengenali CMV, Virus Paling Dominan dalam 16 Kasus Proable Hepatitis Akut di Indonesia
Perbesar
Ilustrasi peneliti penyebab Hepatitis Akut. (Sumber foto: Pexels.com).

9. Hepatitis C

Beberapa orang melaporkan gejala ringan hingga berat termasuk demam, urin berwarna gelap, kehilangan nafsu makan, sakit atau ketidaknyamanan perut, nyeri sendi, penyakit kuning. Infeksi oleh virus hepatitis C menyebabkan jenis peradangan hati ini. Hepatitis C ditularkan melalui kontak darah-ke-darah dengan seseorang yang terinfeksi HCV.

10. Hepatitis E 

Hepatitis E adalah penyakit hati akut yang berpotensi serius yang disebabkan oleh virus hepatitis E. Infeksi menyebar melalui minum atau makan makanan atau air yang terkontaminasi, transfusi darah, atau penularan dari ibu ke anak. Sebagian besar kasus infeksi sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu, akan tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat menyebabkan gagal hati. Menguningnya kulit, urin gelap, nyeri sendi, kehilangan nafsu makan, nyeri di perut, pembesaran hati, mual, muntah, kelelahan, dan demam adalah gejala yang mungkin terjadi.

11. Penyakit hati alkoholik

Kondisi peradangan hati yang berpenyakit ini disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama. Gejalanya bervariasi tergantung pada jumlah kerusakan hati. Mudah berdarah atau memar, kelelahan, perubahan kondisi mental termasuk kebingungan 0, penyakit kuning, nyeri atau bengkak di perut, mual dan muntah, dan penurunan berat badan adalah semua gejala yang mungkin terjadi.

12. Batu empedu

Batu empedu terbentuk ketika ada konsentrasi tinggi dari empedu, bilirubin, atau kolesterol dalam cairan yang disimpan di dalam kantong empedu. Batu empedu biasanya tidak menimbulkan gejala atau rasa sakit sampai mereka menghalangi pembukaan kandung empedu atau saluran empedu. Gejala lain termasuk rasa sakit disertai mual, muntah, urin berwarna gelap, tinja berwarna putih, diare, bersendawa, dan gangguan pencernaan.


Penyebab Penyakit Kuning

Anak dan Ibu
Perbesar
Ilustrasi ibu yang menjaga anaknya saat sedang sakit, termasuk berusaha melindungi anaknya agar tidak terinfeksi hepatitis. Credits: pexels.com by Andrea Piacquadio

13. Obstruksi saluran empedu

Dalam kondisi ini dianggap sebagai darurat medis, dimana perawatan mendesak mungkin diperlukan. Paling sering disebabkan oleh batu empedu, tetapi juga dapat disebabkan oleh cedera pada hati atau kantong empedu, peradangan, tumor, infeksi, kista, atau kerusakan hati. Kulit atau mata menguning, kulit sangat gatal tanpa ruam, tinja berwarna terang, urin berwarna sangat gelap

 

14. Kanker Hati

Kanker hati primer adalah jenis kanker yang terjadi ketika sel-sel hati menjadi kanker dan mulai tumbuh di luar kendali. Berbagai jenis kanker hati primer berasal dari berbagai sel yang membentuk hati. Ketidaknyamanan perut, nyeri, dan nyeri tekan, terutama di perut kanan atas, adalah gejala yang mungkin terjadi. Penyakit ini dapat menyebabkan penyakit kuning, serta gejalanya termasuk menguningnya kulit dan bagian putih mata, tinja putih, mual, muntah dan kelelahan

15. Pankreas Akut

Pankreatitis akut merupakan kondisi yang dianggap sebagai darurat medis. Perawatan mendesak mungkin diperlukan, dikarenakan peradangan pankreas yang menyakitkan ini paling sering disebabkan oleh batu empedu atau penyalahgunaan alkohol. Rasa sakit yang tiba-tiba dan konstan di bagian atas perut dapat menjalar ke seluruh tubuh hingga ke belakang.

 

16. Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit virus serius yang berpotensi mematikan, mirip flu yang disebarkan oleh nyamuk. Hal ini paling umum di beberapa bagian Afrika dan Amerika Selatan. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi, yang mungkin diperlukan jika bepergian ke daerah endemik. Gejala awal infeksi mirip dengan virus influenza, termasuk demam, menggigil, sakit kepala, nyeri tubuh, dan kehilangan nafsu makan.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya