8 Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah dan Cara Mengobatinya, Perlu Diperhatikan

Oleh Ayu Rifka Sitoresmi pada 26 Mei 2022, 14:15 WIB
Diperbarui 26 Mei 2022, 14:15 WIB
8 Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah dan Cara Mengobatinya, Perlu Diperhatikan
Perbesar
Mata Merah Sebelah.

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sakit mata merah sebelah perlu diketahui supaya dapat diatasi secara tepat. Sakit mata merah terjadi saat pembuluh di mata membengkak atau teriritasi. Namun, kemerahan pada saat sakit mata,  juga dapat mengindikasikan adanya beberapa masalah kesehatan yang berbeda. 

Mata merah merupakan kondisi yang umumnya tidak berbahaya. Meski demikian, kondisi ini dapat mengganggu penglihatan, terutama saat beraktivitas atau berkomunikasi dengan orang lain. Walau terkesan ringan, Anda tetap perlu waspada, terlebih bila mata merah juga disertai dengan rasa nyeri, perih, gatal, berair, bernanah (belekan), atau bengkak.

Penyebab sakit mata merah sebelah juga bisa menandakan keadaan mata yang tidak sehat. Hal tersebut bisa dengan mudah dibandingkan dengan mata satunya yang kondisinya tentu baik-baik saja.

Berikut Liputan6.com ulas mengenai penyebab sakit mata merah sebelah dan pengobatannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (26/5/2022).


Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah

8 Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah dan Cara Mengobatinya, Perlu Diperhatikan
Perbesar
Ilustrasi Mata Merah.

1. Alergi

Penyebab sakit mata merah sebelah yang cukup umum adalah alergi. Masuknya iritan ke mata bisa menyebabkan mata merah. Mata merah yang terkait dengan rasa terbakar dan gatal sering kali disebabkan oleh alergi. Pemicu alergi bisa termasuk serbuk sari, bulu hewan peliharaan, debu, dan jamur.

2. Cedera

Cedera pada mata bisa menjadi penyebab sakit mata merah sebelah. Cedera mata bisa terjadi secara tidak sengaja seperti menyeka mata dengan kuku yang tajam atau benturan pada mata.

3. Konjungtivitis

Penyebab sakit mata merah sebelah yang lainnya bisa jadi karena kongjungtivitis. Konjungtivitis, umumnya dikenal sebagai pinkeye, adalah infeksi yang meliputi pembengkakan dan iritasi pada konjungtiva. Konjungtiva adalah selaput transparan tipis yang melapisi kelopak mata dan melingkar ke belakang untuk menutupi bagian putih mata.

Virus menyebabkan hingga 80 persen dari semua kasus konjungtivitis. Mata merah muda lazim di kalangan anak sekolah dan sangat menular. Infeksi ini biasanya menyebar melalui kontak langsung dengan jari atau barang pribadi yang terkontaminasi. Ini sering dikaitkan dengan infeksi saluran pernapasan atas dan menyebar melalui batuk.

Tanda dan gejala konjungtivitis meliputi:

a. Mata gatal

b. Produksi air mata berlebih

c. Kemerahan

d. Sensitivitas cahaya

e. Penglihatan yang buruk

f. Perasaan berpasir di satu atau kedua mata

Pilihan pengobatan untuk konjungtivitis tergantung pada jenisnya, jadi penting untuk menemui dokter jika mengalami salah satu tanda dan gejala. Untuk menghindari penyebaran konjungtivitis, orang harus sering mencuci tangan dan menghindari menggosok mata. Mereka juga harus menghindari berbagi obat tetes mata, kosmetik, handuk, atau sarung bantal. Setelah konjungtivitis bakteri atau virus hilang, orang harus membuang lensa kontak, larutan, atau riasan mata yang mereka gunakan saat terinfeksi untuk membantu menghindari infeksi ulang.

4. Ulkus kornea

Penyebab sakit mata merah sebelah selanjutnya yaitu ulkus kornea. Ulkus kornea adalah luka terbuka di kornea yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Hal ini sering muncul setelah cedera mata, trauma, atau jenis kerusakan lainnya. Gejalanya bisa meliputi:

a. Mata merah

b. Kepekaan terhadap cahaya

c. Kotoran mata ringan sampai berat

d. Penglihatan berkurang

e. Bintik putih di kornea

Orang dengan kelainan kelopak mata, luka dingin, dan memakai lensa kontak berisiko mengalami tukak kornea. Mata sangat rentan terhadap iritasi akibat lensa kontak, terutama jika lensa tidak ditangani dengan aman, disimpan dengan benar, atau dibersihkan dengan benar. Lensa kontak bisa bergesekan dengan permukaan mata dan sedikit merusak sel luar. Kerusakan ini memungkinkan bakteri menembus mata. Jika tidak diobati dengan benar, tukak kornea dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah atau bahkan kehilangan mata.


Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah

8 Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah dan Cara Mengobatinya, Perlu Diperhatikan
Perbesar
Ilustrasi mata merah.

5. Pendarahan subkonjungtiva

Penyebab sakit mata merah sebelah berikutnya yaitu karena pendarahan subkonjungtiva. Konjungtiva mengandung banyak pembuluh darah dan kapiler. Pembuluh ini bisa pecah dan menyebabkan darah bocor ke area antara konjungtiva dan bagian putih mata.

Ketika ini terjadi, sejumlah kecil darah menumpuk di bawah konjungtiva. Akumulasi kecil darah ini disebut perdarahan subkonjungtiva. Pendarahan kecil di bawah selaput luar mata menyebabkan bintik-bintik merah cerah muncul di bagian putih mata.

Perdarahan subkonjungtiva biasanya terjadi karena cedera ringan atau trauma pada mata. Bahkan menggosok mata terlalu keras bisa menyebabkan perdarahan. Penyebab paling umum dari perdarahan subkonjungtiva adalah batuk, bersin, dan mengejan. Orang yang menderita diabetes, tekanan darah tinggi, atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu juga bisa mengalami perdarahan subkonjungtiva.

Perdarahan subkonjungtiva terjadi di permukaan mata. Karena tidak mempengaruhi kornea atau bagian dalam mata, penglihatan tidak terpengaruh. Hal ini biasanya tidak nyeri dan tidak menimbulkan sensasi, atau gejala nyata selain bintik merah. Meskipun merah atau darah di mata dapat terlihat serius, sebagian besar perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

6. Glaukoma primer

Penyebab sakit mata merah sebelah bisa juga karena glaukoma primer. Terkadang mata merah bisa menandakan kondisi serius. Glaukoma primer atau glaukoma sudut tertutup akut, yang merupakan keadaan darurat medis serius yang harus segera ditangani. Itu terjadi ketika tekanan cairan di dalam mata naik dengan cepat.

Jenis glaukoma serius ini biasanya menyebabkan mata kemerahan mendadak, sakit mata yang parah, dan penglihatan kabur (biasanya terjadi hanya pada satu mata). Pastikan untuk mengunjungi dokter Anda sesegera mungkin, jika terjadi gejala tersebut.

7. Episkleritis

Kondisi lain yang dapat menjadi penyebab sakit mata merah sebelah adalah episkleritis. Ini adalah peradangan pada lapisan tipis jaringan bening yang terletak di antara konjungtiva dan sklera. Episkleritis menyebabkan sakit mata ringan dan iritasi bersamaan dengan mata merah.  Episkleritis dapat diobati dengan air mata buatan. 

8. Blepharitis

Blepharitis adalah salah satu penyebab sakit mata merah sebelah yang cukup umum Blepharitis menyebabkan peradangan pada kelopak mata dan bulu mata. Blepharitis disebabkan oleh kebersihan kelopak mata yang buruk. Gejala blepharitis meliputi sensasi berpasir atau terbakar di mata, robekan berlebihan, gatal, mata merah dan bengkak, mata kering, atau pengerasan pada kelopak mata.


Cara Mengobati Sakit Mata Merah Sebelah

8 Penyebab Sakit Mata Merah Sebelah dan Cara Mengobatinya, Perlu Diperhatikan
Perbesar
Ilustrasi obat tetes mata.

Pemakaian obat tetes mata adalah salah satu bentuk pengobatan untuk meredakan mata merah. Setelah diobati, biasanya kondisi mata merah akan berangsur-angsur membaik. Selain itu, pengobatan mata merah juga perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, penanganan dilakukan melalui pemberian antibiotik oleh dokter.

Antibiotik tersebut bisa berupa obat tetes mata, salep mata, atau obat yang diminum. Pengobatan mata merah akibat alergi bisa dilakukan dengan cara menghindari faktor pencetus alergi dan menggunakan obat pereda alergi, seperti antihistamin.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya