Tata Cara Sholat Hajat, Lengkap dengan Niat dan Doa

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 23 Mei 2022, 08:20 WIB
Diperbarui 23 Mei 2022, 08:20 WIB
Ilustrasi sholat hajat
Perbesar
Ilustrasi Sholat Hajat (Sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta Tata cara sholat hajat bisa dilakukan ketika memiliki kebutuhan atau kehendak tertentu. Sholat hajat bisa memberi ketenangan dan mengusir gelisah ketika memiliki sebuah hajat. Ini sebabnya, penting mengetahui tata cara sholat hajat.

Sebagai ibadah sunah, tata cara sholat hajat dianjurkan untuk dikerjakan. Secara umum, tata cara sholat hajat sama seperti sholat pada umumnya. Yang membedakan tata cara sholat hajat dengan sholat lainnya ada pada niatnya.

Tata cara sholat hajat meliputi niat, waktu, jumlah rakaat, dan doa setelahnya. Berikut tata cara sholat hajat, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (22/5/2022).


Mengenal sholat hajat

Ilustrasi sholat
Perbesar
Ilustrasi sholat (Photo by Thirdman from Pexels)

Secara harfiah, hajat berarti berharap. Hajat berasal dari bahasa Arab, حَاجَةٌ ḥājah yang berarti kebutuhan. Sholat hajat adalah sholat sunah yang dikerjakan ketika seseorang memiliki kebutuhan, keperluan, atau keinginan tertentu.

Tujuan dari Salatul Hajat adalah untuk menekankan doa dan memastikan bahwa hajat dilakukan berjalan atas kehendak Allah. Sholat hajat adalah doa luar biasa dan sederhana memohon kepada Allah SWT atas hajat yang dimiliki. Sholat hajat bertujuan untuk memohon petunjuk dan pengabulan dari Allah saat memiliki hajat tertentu. Jika memiliki suatu keinginan, sangat dianjurkan untuk melaksanakan tata cara sholat hajat.


Keutamaan sholat hajat

Ilustrasi Sholat
Perbesar
Ilustrasi gerakan sholat (Wikipedia.org)

Keutamaan salat hajat tertuang pada hadis Rasulullah yang berbunyi:

" Barangsiapa berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian mengerjakan salat dua raka'at dengan sempurna maka Allah Ta'ala memberi apa saja yang ia minta, baik segera maupun lambat." (HR. Ahmad).

Sholat hajat bisa dilakukan ketika sedang membutuhkan sesuatu atau dalam kondisi terjepit. Ini bisa dilakukan baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Selain berdoa untuk mendapatkan keinginan, keutamaan sholat hajat adalah memperoleh pahala dari Allah. Sholat hajat bisa menjadi cara mendekatkan diri pada Allah, mendapat rasa tenang, dan meningkatkan tawakal dan ketakwaan.


Waktu dan jumlah rakaat

Hukum Sholat Tarawih
Perbesar
Ilustrasi Waktu sholat Credit: pexels.com/Konevi

Sholat hajat merupakan sholat sunah yang bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu dilarangnya mendirikan sholat. Yang dimaksud dengan waktu terlarang mengerjakan sholat adalah setelah subuh sampai terbit matahari, setelah waktu ashar dan lainnya.

Meski begitu waktu sholat hajat yang mustajab adalah malam hari, terutama sepertengah atau sepertiga akhir malam. Sama seperti sholat istikharah, sholat taubat, atau sholat tahajud.

Sementara jumlah rakaat sholat hajat yang umum adalah dua rakaat. Namun, sholat hajat juga bisa dilakukan hingga 12 rakaat dengan salam tiap dua rakaatnya.


Niat dan tata cara sholat hajat

Ilustrasi sholat tasbih
Perbesar
Ilustrasi sholat tasbih (dok.Freepik)

Berikut niat sholat hajat:

Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat sholat hajat sunah hajat dua raka'at karena Allah Ta’ala

Tata cara sholat hajat:

1. Niat sholat hajat

2. Takhbiraatul ikhram (berdiri bagi yang mampu)

3. Membaca doa Iftitah

4. Membaca surat Al-Fatihah

5. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih diutamakan jika pada raka'at pertama Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.

6. Ruku’ dengan tuma’ninah

7. I’tidal dengan tuma’ninah

8. Sujud dengan tuma’ninah

9. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah

10. Sujud kedua dengan tuma’ninah

11. Berdiri untuk melaksanakan raka’at kedua

12. Membaca surat Al-Fatihah

13. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih diutamakan jika pada raka'at kedua Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali.

14. Ruku’ dengan tuma’ninah

15. I’tidal dengan tuma’ninah

16. Sujud dengan tuma’ninah

17. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah

18. Sujud kedua dengan tuma’ninah

19. Tahiyyat akhir dengan tuma’ninah

20. Salam

Saat melakukan sujud dianjurkan untuk membaca Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim sebanyak 10 kali.

Setelah itu membaca Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad sebanyak 10 kali.


Doa setelah sholat hajat

Niat Puasa Senin Kamis
Perbesar
Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Setelah sholat hajat dianjurkan untuk membaca:

Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.

Artinya: “ Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Setelah itu, bertawassul dengan memberikan hadiah bacaan Al-Fatihah kepada Rasulullah dan keluarganya, para sahabat, para ulama, para guru, orang tua dan semua umat muslim. Kemudian itu membaca Surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, Surat An-Naas dan Ayat Kursi. Masing-masing sebanyak 3 kali.

Doa untuk sholat hajat selanjutnya adalah:

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. as `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.

Artinya: " Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa.

Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang."

Setelah membaca doa di atas, kamu bisa memnyampaikan segala keinginan dan hajat dengan bahasa yang dipahami. Karena doa yang baik ialah doa yang dapat dimengerti maknanya.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya