Demi Bisa Wawancara, Kisah Pria Rela Tempuh 2 Jam Mendaki Bukit Ini Bikin Salut

Oleh Selma Intania Hafidha pada 18 Feb 2022, 12:10 WIB
Diperbarui 18 Feb 2022, 12:10 WIB
Demi Bisa Wawancara, Kisah Pria Rela Tempuh 2 Jam Mendaki Bukit Ini Bikin Salut
Perbesar
Kisah Bikin Salut. (Sumber: Malaymail dan Facebook/Mario Sa)

Liputan6.com, Jakarta Jaringan internet yang stabil tentunya akan membuat pekerjaan yang sedang dijalani menjadi lancar. Namun sayangnya, tak semua orang bisa merasakan kestabilan jaringan internet karena pada beberapa titik jaringan internet tidak tersedia.

Ketika jaringan internet tidak tersedia, seseorang tentunya harus mencari tempat yang lebih tinggi untuk menangkap sinyal internet. Bahkan seseorang rela mendaki bukit agar bisa mendapatkan sinyal jaringan internet yang stabil.

Remaja berusia 19 tahun asal Malaysia harus rela mendaki bukit dan menempuh perjalanan selama dua jam untuk mendapatkan sinyal internet yang lancar demi bisa mengikuti wawancara online masuk perguruan tinggi.

Dengan bantuan sang ayah, tempat wawancara remaja tersebut didesain dengan apik agar jadi lebih menarik. Kelancaran jaringan internet adalah salah satu hal penting agar wawancara masuk perguruan tinggi berjalan lancar.

Kisah perjuangan pria yang rela tempuh perjalanan dua jam untuk mendaki bukit demi bisa ikut wawancara ini dilansir Liputan6.com dari laman Malaymail , Jumat (18/2/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Mendaki Bukit 2 Jam Demi Bisa Wawancara

Demi Bisa Wawancara, Kisah Pria Rela Tempuh 2 Jam Mendaki Bukit Ini Bikin Salut
Perbesar
Kisah Bikin Salut. (Sumber: Malaymail dan Facebook/Mario Sa)

Saat masa pandemi Covid-19, kelancaran jaringan internet adalah hal utama yang harus diperhatikan. Pasalnya jika jaringan internet tidak lancar tentunya akan menghambat pekerjaan, aktivitas perkuliahan bahkan tahapan penerimaan kerja dan masuk universitas.

Kelancaran jaringan internet saat wawancara penerimaan kerja atau masuk universitas memang sangat penting. Oleh karenanya memastikan tempat wawancara online harus memadai agar tetap lancar tanpa sinyal terputus.

Belum lama ini viral remaja 19 tahun yang harus menempuh perjalanan selama 2 jam untuk mendaki bukit dengan bisa ikut wawancara masuk universitas dan mendapatkan sinyal jaringan internet yang stabil.

Video seorang calon mahasiswa yang laksanakan wawancara diatas bukit ini diunggah oleh pemilik akun Facebook Mario Sa, kakak dari remaja berusia 19 tahun itu.

Dalam video Facebook yang diunggah pada 14 Februari 2022 itu, remaja yang diketahui bernama Frank itu terlihat duduk di tikar bemban di gubuk darurat yang dibangun oleh sang ayah agar ia bisa ikut wawancara.

“Dia membawa tikar untuk duduk tapi celananya basah saat wawancara karena hujan deras tadi,” cerita Mario dilansir Liputan6.com dari Malaymail.

“Kakinya digigit lintah, tetapi dia terus mengikuti jejak orang lain yang telah mencapai kesuksesan dalam hidup mereka.” Tambah Mario, kakak remaja berusia 19 tahun itu.


Jaringan Internet Sulit

Demi Bisa Wawancara, Kisah Pria Rela Tempuh 2 Jam Mendaki Bukit Ini Bikin Salut
Perbesar
Kisah Bikin Salut. (Sumber: Malaymail dan Facebook/Mario Sa)

 

Mario Sa menjelaskan bahwa jaringan internet di desanya cukip sulit, sehingga harus menempuh perjalanan dua jam menuju bukit agar bisa mendapatkan jaringan internet yang lancar.

“Begitu sulitnya jangkauan jaringan di pedesaan. Kami harus menanggungnya dan sekaligus berharap pihak-pihak terkait dapat membantu menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Sebelumnya, tepatnya pada satu minggu sebelumnya, remaja tersebut juga menghadiri wawancara online yang berbeda dan harus melewati perjalanan selama dua jam untuk mendaki gunung.

Punya cita-cita jadi guru dan perjuangannya tidak mudah untuk ikut wawancara, remaja berusia 19 tahun ini tentunya berharap bisa lolos tahap wawancara tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya