10 Cara Menghilangkan Jerawat yang Alami dan Hasil Penelitiannya

Oleh Laudia Tysara pada 13 Feb 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 13 Feb 2022, 13:00 WIB
Mencegah Jerawat Tumbuh
Perbesar
Ilustrasi Masalah Kulit Wajah Credit: pexels.com/Youra

Liputan6.com, Jakarta Jerawat adalah dampak dari kondisi kulit yang tersumbat oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati. Saat kedua masalah itu menyumbat kulit, maka pertumbuhan bakteri penyebab jerawat akan terjadi. Seperti bakteri Propionibacterium acnes, atau P. acnes.

Bagaimana cara menghilangkan jerawat yang alami?

Terbukti perawatan kecantikan seperti cara menghilangkan jerawat oleh ahli harganya cukup mahal. Padahal masalah jerawat diungkap dalam studi berjudul The Epidemiology of Acne Vulgaris in Late Adolescence oleh Darren D Lynn, dkk memengaruhi sekitar 85 persen orang dewasa muda.

Melansir dari Medical News Today, ada sepuluh cara menghilangkan jerawat yang alami dan bisa dicoba di rumah tanpa biaya perawatan mahal. Berikut Liputan6.com ulas penjelasan cara menghilangkan jerawat yang alami dan hasil penelitiannya, Minggu (13/2/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Cara Menghilangkan Jerawat yang Alami

Munculnya Jerawat, Komedo, dan Flek Hitam
Perbesar
Ilustrasi Jerawat Pada Wajah Credit: freepik.com

1. Cuka Sari Apel

Cara menghilangkan jerawat yang alami adalah menggunakan cuka sari apel. Cuka sari apel dibuat dengan memfermentasi sari apel. Cuka sari apel memiliki kemampuan alami dalam melawan banyak jenis bakteri dan jamur.

Persis cuka lainnya, ini diungkap dalam studi berjudul Antimicrobial activity of apple cider vinegar against Escherichia coli, Staphylococcus aureus and Candida albicans; downregulating cytokine and microbial protein expression oleh Darshna Yagnik, Vlad Serafin, and Ajit J. Shah.

Dalam penelitian berjudul Staphylococcus epidermidis in the human skin microbiome mediates fermentation to inhibit the growth of Propionibacterium acnes: Implications of probiotics in acne vulgaris oleh Yanhan Wang, Sherwin Kuo, dkk, menunjukkan asam suksinat, asam organik lain, menekan peradangan yang disebabkan oleh P. acnes, yang dapat mencegah jaringan parut.

Meski komponen cuka sari apel dapat digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat yang alami, ahli kecantikan tidak merekomendasikannya. Beberapa ahli kulit menyarankan untuk tidak menggunakan cuka sari apel sama sekali, karena dapat mengiritasi kulit.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan cuka sari apel:

- Campurkan 1 bagian cuka sari apel dan 3 bagian air (gunakan lebih banyak air untuk kulit sensitif).

- Setelah dibersihkan, oleskan campuran tersebut ke kulit dengan lembut menggunakan bola kapas.

- Diamkan selama 5-20 detik, bilas dengan air dan keringkan.

- Ulangi proses ini 1-2 kali sehari, sesuai kebutuhan.

2. Masker Madu dan Kayu Manis

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa mengandalkan masker madu dan kayu manis. Ini karena keduanya memiliki sifat antibakteri ketika dikombinasikan untuk membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

Dalam studi berjudul Antibacterial Activity of Ethanolic Extract of Cinnamon Bark, Honey, and Their Combination Effects against Acne-Causing Bacteria oleh Elin Julianti, Kasturi K. Rajah, and Irda Fidrianny pada tahun 2017, menemukan kombinasi madu dan ekstrak kulit kayu manis memberikan efek antibakteri terhadap P. acnes.

Penelitian lain menunjukkan bahwa madu sendiri dapat menghalangi pertumbuhan atau membunuh P. acnes.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut tentang cara menghilangkan jerawat yang alami dengan masker madu dan kayu manis masih sangat diperlukan.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan madu dan kayu manis:

- Campurkan 2 sendok makan madu dan 1 sendok teh kayu manis untuk membentuk pasta.

- Setelah dibersihkan, oleskan masker ke wajah dan biarkan selama 10-15 menit.

- Bilas masker sepenuhnya dan keringkan wajah.

3. Minyak Pohon Teh atau Tea Tree Oil

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa mengandalkan tea tree oil yang diekstraksi dari daun Melaleuca alternifolia, pohon kecil asli Australia.

Dalam sebuah penelitian berjudul A Review of Applications of Tea Tree Oil in Dermatology oleh Nader Pazyar, dkk, menemukan bahwa mengoleskan minyak pohon teh ke kulit dapat mengurangi jerawat.

Mengingat bahwa antibiotik topikal dan oral dapat menyebabkan resistensi bakteri jika digunakan dalam jangka panjang untuk jerawat, cara menghilangkan jerawat dengan tea tree oil dapat menjadi pengganti yang efektif.

Cara menghilangkan jerawat dengan tea tree oil:

- Campurkan 1 bagian minyak pohon teh dengan 9 bagian air.

- Celupkan kapas ke dalam campuran dan oleskan ke daerah yang terkena.

- Oleskan pelembab jika diinginkan.

- Ulangi proses ini 1-2 kali sehari, sesuai kebutuhan.

4. Teh Hijau atau Green Tea

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan the hijau. Bahan alami satu ini dikenal memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi. Begitu pula kandungan polifenol yang bisa membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan.

Hal ini diungkap dalam penelitian berjudul Does Supplementation With Green Tea Extract Improve Acne In Post-Adolescent Women? A Randomized, Double-Blind, and Placebo-Controlled Clinical Trial oleh P H Lu, C H Hsu.

Penelitian dilakukan pada 80 wanita, peserta mengonsumsi 1.500 mg ekstrak teh hijau setiap hari selama 4 minggu. Pada akhir penelitian, wanita yang mengonsumsi ekstrak the hijau memiliki lebih sedikit jerawat di hidung, dagu, dan sekitar mulut mereka.

Diungkap pula dalam sebuah penelitian berjudul A Comparison of The Effects of Topical Green Tea And Lotus on Facial Sebum Control in Healthy Humans oleh T Mahmood, N Akhtar, and C Moldovan, bahwa mengoleskan ekstrak teh hijau ke kulit secara signifikan mengurangi produksi sebum dan jerawat.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan teh hijau:

- Seduh teh hijau dalam air mendidih selama 3-4 menit.

- Biarkan teh menjadi dingin.

- Menggunakan bola kapas, oleskan teh ke kulit atau tuangkan ke dalam botol semprot untuk menyemprotkannya.

- Biarkan hingga kering, lalu bilas dengan air dan keringkan kulit.

- Bisa menambahkan sisa daun teh ke dalam madu dan membuat masker.

5. Lidah Buaya

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan melembapkan kulit pakai lidah buaya. Lidah buaya mengandung asam salisilat dan belerang alami yang baik untuk pemulihan jerawat.

Dalam sebuah penelitian berjudul Jessner's Solution Vs. 30% Salicylic Acid Peels: A Comparative Study of The Efficacy And Safety In Mild-To-Moderate Acne Vulgaris oleh Surabhi Dayal, dkk, menemukan bahwa mengoleskan asam salisilat ke kulit mengurangi jerawat.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan lidah buaya pun bisa dikombinasikan dengan bahan lain. Hal ini diungkap dalam studi berjudul Effect of Aloe vera topical gel combined with tretinoin in treatment of mild and moderate acne vulgaris: a randomized, double-blind, prospective trial oleh Zohreh Hajheydari, dkk.

“Gel lidah buaya, bila dikombinasikan dengan zat lain seperti krim tretinoin atau minyak pohon teh, dapat memulihkan masalah jerawat,” dijelaskan.

Meski demikian, manfaat anti-jerawat lidah buaya itu sendiri masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut. Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan lidah buaya:

- Gosok gel dari tanaman lidah buaya dengan sendok.

- Oleskan gel langsung ke kulit yang bersih sebagai pelembab.

- Ulangi 1-2 kali per hari, atau sesuai keinginan.


Cara Menghilangkan Jerawat yang Alami

Membantu Mengatasi Masalah Jerawat
Perbesar
Ilustrasi Kulit Wajah Berjerawat Credit: pexels.com/pixabay

6. Eksfoliasi Teratur

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan eksofoliasi atau pengelupasan sel kulit mati. Teknik ini akan membantu menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit.

Penelitian eksofoliasi dijadikan sebagai cara menghilangkan jerawat yang alami masih sangat terbatas. Salah satunya diungkap dalam studi berjudul Microdermabrasion: A Clinical, Histometric, and Histopathologic Study oleh Moetaz El-Domyati, dkk.

Dalam studi itu dilakukan kepada 38 pasien dengan jerawat yang menerima delapan perawatan mikrodermabrasi pada interval mingguan. Para peserta dengan bekas jerawat menunjukkan beberapa perbaikan setelah perawatan.

Perhatikan baik-baik, eksofoliasi dengan scrub atau sikat yang keras, dapat mengiritasi dan merusak kulit. Para ahli kulit merekomendasikan pengelupasan kimiawi yang lembut dengan produk berbasis asam salisilat atau asam glikolat.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan eksofoliasi:

- Campurkan gula (atau garam) dan minyak kelapa dengan perbandingan yang sama.

- Gosok kulit dengan lembut dengan campuran tersebut dan bilas dengan baik.

- Lakukan eksfoliasi sesering yang diinginkan, hingga sekali sehari.

7. Diet Gula atau Low Glycemic Load Diet

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan diet gula, meski penelitian tentangnya masih menjadi perdebatan para ahli.

Dalam penelitian berjudul Significance of Diet In Treated and Untreated Acne Vulgaris oleh Alicja Kucharska, dkk menunjukkan faktor makanan, seperti insulin dan indeks glikemik, dapat dikaitkan dengan jerawat.

Makanan tinggi gula dijelaskan dapat menyebabkan lonjakan insulin, ini meningkatkan produksi sebum. Akibatnya, makanan tinggi gula dapat secara langsung mempengaruhi perkembangan dan keparahan jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi termasuk makanan olahan, seperti:

- Roti putih

- Minuman ringan manis

- Kue

- Donat

- Kue kering

- Permen

- Sereal sarapan manis

Makanan dengan indeks glikemik rendah meliputi:

- Buah-buahan

- Sayuran

- Polong-polongan

- Biji-bijian utuh atau minimal diproses

Cara menghilangkan jerawat yang alami ini diungkap dalam studi berjudul A Low Glycemic Index and Glycemic Load Diet Decreases Insulin-like Growth Factor-1 among Adults with Moderate and Severe Acne: A Short-Duration, 2-Week Randomized Controlled Trial oleh Jennifer Burris.

66 orang mengikuti diet glikemik normal atau rendah. Setelah 2 minggu, individu yang mengonsumsi makanan rendah glikemik memiliki tingkat insulin-like growth factor-1 (IGF-1) yang lebih rendah, hormon yang terlibat dalam perkembangan jerawat.

8. Mengurangi Konsumsi Susu

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan mengurangi konsumsi susu. Susu dan produk susu mengandung hormon seperti IGF-1, yang memengaruhi perubahan hormonal dan menyebabkan jerawat.

Dalam sebuah studi berjudul Dairy consumption and acne: a case control study in Kabul, Afghanistan oleh Ahmad Khalid Aalemi, dkk, penelitian dilakukan pada orang berusia 10 hingga 24 tahun menemukan minum susu murni tiga hari atau lebih setiap minggu berhubungan dengan jerawat sedang atau parah.

Di sisi lain, sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 20.000 orang dewasa tidak menemukan hubungan antara konsumsi susu dan jerawat. Penelitian ini berjudul Lactase Persistence, Milk Intake, and Adult Acne: A Mendelian Randomization Study of 20,416 Danish Adults oleh Christian R Juhl, dkk.

9. Mengurangi Stres

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dilakukan dengan mengurangi stres. Relaksasi untuk mengurangi stres dipercaya bisa membantu menyeimbangkan hormon dan bakteri usus yang berhubungan dengan produksi minyak dan peradangan penyebab jerawat.

Dalam sebuah penelitian berjudul The Impact of Pyschological Stress on Acne oleh Anamaria Jović, dkk, hubungan antara stres dan jerawat masih harus dipelajari. Sementara ini, hormon yang dilepaskan selama periode stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan, memperburuk jerawat.

Cara menghilangkan jerawat yang alami dengan mengurangi stres:

- Tidur lebih banyak

- Melakukan aktivitas fisik

- Berlatih yoga

- Merenungkan

- Tarik napas dalam-dalam

10. Olahraga Teratur

Cara menghilangkan jerawat yang alami bisa dengan melakukan olahraga teratur. Meski sebenarnya, masih sangat sedikit penelitian yang mengungkap hubungan olahraga teratur dengan jerawat.

Dalam sebuah penelitian berjudul Effectiveness Of Aerobic Gymnastic Exercise On Stress, Fatigue, and Sleep Quality During Postpartum: A Pilot Randomized Controlled Trial oleh Chiu-Ling Yang dan Chung-Hey Chen, menunjukkan olahraga dapat mengurangi stres dan kecemasan, yang keduanya dapat berkontribusi pada perkembangan jerawat.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan A.S. merekomendasikan agar orang dewasa melakukan 150 menit latihan aerobik dan melakukan aktivitas latihan kekuatan dua hari per minggu. Misalnya berjalan, hiking, berlari, dan mengangkat beban.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya