Feedback adalah Output yang Dihasilkan Berupa Tanggapan, Kenali Fungsinya

Oleh Husnul Abdi pada 28 Jan 2022, 20:35 WIB
Diperbarui 28 Jan 2022, 20:35 WIB
Feedback adalah
Perbesar
Feedback adalah. Photo by Max Fischer from Pexels)

Liputan6.com, Jakarta Feedback adalah istilah yang mungkin sudah tidak jarang kamu dengar. Kamu mungkin kerap kali menemukannya saat mengunjungi sebuah website atau aplikasi, kemudian diminta pendapat kamu tentang pengalaman menggunakannya, itulah feedback. 

Feedback adalah hasil yang berbalik mengenai kita sebagai rangsangan untuk bertindak lebih lanjut. Hasil yang berbalik ini biasanya berguna untuk mengevaluasi kinerja, sehingga untuk ke depannya sesuatu yang mendapatkan feedback dapat menjadi lebih baik.

Feedback adalah istilah yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada intinya, feedback adalah alat yang efektif untuk mendorong sesuatu pada perbaikan. Mendapatkan feedback sangat penting sebagai proses berkembang suatu hal.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (28/1/2022) tentang feedback adalah.


Feedback adalah

Pertahankan Nilai Akademik
Perbesar
Ilustrasi Belajar Credit: pexels.com/pixabay

Feedback adalah istilah yang dikenal juga dengan umpan balik dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), umpan balik atau feedback adalah hasil atau akibat yang berbalik mengenai (berguna bagi) kita sebagai rangsangan (dorongan dan sebagainya) untukbertindak lebih lanjut.

Selain itu, feedback adalah bahan yang diperoleh kembali dari penerapan sesuatu untuk unsur perbaikan dalam tindak lanjut. Makna lainnya feedback adalah tanggapan langsung dari pengamatan sebagai hasil kelakuan individu terhadap individu lain.

Mengutip dari psychology.binus.ac.id, umpan balik atau feedback adalah alat yang efektif untuk memotivasi, menunjukkan kepedulian kita terhadap sesuatu, mendorong interaksi yang positif, sehingga akan mendorong pada perbaikan. Feedback adalah kegiatan yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja saat kamu berpapasan kemudian memberikan komentar, kemudian pada saat rapat sewaktu kamu menyampaikan pendapat, hingga pada penilaian kinerja saat bekerja atau penilaian di sekolah.

Melansir staffnew.uny.ac.id, feedback adalah sesuatu yang diberikan pada kamu, yang mempunyai manfaat untuk dapat mengkaji apa yang telah kamu lakukan. Feedback adalah masukan yang diterima oleh pelajar sehubungan dengan apa yang telah dikerjakannya. Dari umpan balik atau feedbak, pelajar menjadi tahu apakah yang telah dilakukan benar atau salah berdasarkan informasi yang didapat dari umpan balik tersebut.

Informasi yang didapatkan melalui feedback bisa berasal dari dua macam sumber, yaitu dari dalam diri sendiri dan bersumber dari luar diri sendiri. Feedback yang berasal dari dalam diri sendiri disebut feedback internal, sedangkan feedback yang berasal dari luar diri sendiri disebut feedback eksternal.


Cara Memberikan Feedback dan Menerimanya

Cara Memberikan Feedback dan Menerimanya
Perbesar
Cara Memberikan Feedback dan Menerimanya (dok. Pexels/ Andrea Piacquadio)

Dalam kehidupan sehari-hari kamu tentunya sudah familier menjadi pemberi feedback ataupun menerimanya. Memberikan feedback ataupun menerimanya tentu perlu dilakukan dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah nantinya. Biasanya, feedback adalah hal yang sulit bagi pemberi feedback ketika yang harus disampaikan adalah hal yang mungkin tidak menyenangkan atau hal-hal yang kurang positif. Sementara itu, feedback akan menjadi sulit bagi penerima, ketika penerima feedback tidak siap menerima informasi yang terkandung dalam feedback dan belajar dari umpan balik tersebut.

Mengutip psychology.binus.ac.id, berikut cara memberi feedback dan menerimanya dengan baik.

 

Cara memberi feedback dengan baik

- Deskripsikan dahulu situasi yang ingin diberikan feedback, lalu berikan feedback secara spesifik pada perilaku yang ingin diberikan feedback.

- Sebisa mungkin dilakukan sedekat mungkin dengan waktu terjadinya perilaku.

- Memberikan kesempatan reaksi yang diberi feedback: mintalah orang yang diberikan feedback bagaimana pandangannya/pendapatnya tentang hal itu.

- Bersama-sama mediskusikan apa yang sebaiknya dilakukan.

- Melakukan follow up, untuk memastikan bahwa isu yang dibahas sudah diatasi/selesai.

 

Cara menerima feedback

- Dengar baik-baik apa yang disampaikan. Feedback adalah salah satu bentuk perhatian, sehingga perhatikanlah apa yang sedang disampaikan, karena bisa jadi ini sangat baik untuk kamu.

- Klarifikasi: tanyakan kembali, parafrase feedback yang disampaikan, apa benar yang dimaksud demikian. Hal ini agar kamu memahaminya dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

- Jangan bawa perasaan. Ingat, yang dibicarakan adalah perilaku kamu, demi kebaikan dan perbaikan, jadi tidak perlu bawa perasaan. Berikan pendapat kamu tentang feedback tersebut, diskusikan bersama-sama.

- Dari hasil dikusi, buat action plan, apa yang bisa dilakukan di masa depan.


Fungsi Feedback

Melansir file.upi.edu, Beberapa ahli mengungkapkan berbagai fungsi feedback sesuai dengan konsep dan konteksnya masing-masing,  di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Fungsi feedback adalah memberikan motivasi, reinforcement (Harsono, 1988:89) atau punishment (Rusli Lutan, 1988; Apruebo, 2005).

Dengan diperolehnya gambaran yang kongkrit mengenai kemampuan yang dimiliki oleh seorang siswa, baik keunggulan maupun kelemahannya apalagi kalau dibandingkan dengan siswa yang lainnya, maka hal itu akan dapat memacunya lagi untuk berbuat yang lebih baik dari yang sudah dilakukannya.Dengan kata lain, gambaran kemampuan yang dimiliki seorang siswa akan menjadi daya dorong apabila guru mampu menyampaikannya dengan tepat melalui pemberian stimulus agar siswa semakin rajin. Dalam konteks pembelajaran penjas, umpan balik juga sebagai penguat atas tindakan atau perilaku yang sudah dilakukan siswa.

Jika perilaku siswa itu sesuai dengan harapan guru maka hal itu harus diperkuat untuk tetap dipelihara. Sebaliknya jika perilaku itu tidak sesuai dengan harapan guru maka harus ada hukuman (punishment) agar perilaku itu tidak terjadi dan terulang kembali, dan perilaku itu mengarah pada tindakan yang sesuai dengan harapan guru.

2. Menurut Apruebo (2005:100) umpan balik juga merupakan penguatan (reinforcement). Ia mengatakan bahwa “Reinforcement means any event that increase the probability that a particular response will reoccur under similar consequences”. Reinforcement maksudnya adalah pemberian penguatan atas kejadian atau aktivitas yang telah dilaksanakan sehingga aktivitas tersebut tetap mampu dipertahankan atau memberikan respons yang serupa dan pada aktivitas berikutnya dapat meningkat lagi

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya