4 Kisah Haru Erupsi Semeru, Jasad Rumini Peluk Ibunda Bikin Banjir Air Mata

Oleh Selma Intania Hafidha pada 07 Des 2021, 18:20 WIB
Diperbarui 07 Des 2021, 18:20 WIB
Pencarian dan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru
Perbesar
Foto udara Tim SAR (oranye dan hijau) melakukan operasi pencarian orang hilang menyusul erupsi Gunung Semeru di desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Berdasarkan laporan BNPB, jumlah korban meninggal sampai Minggu sore berjumlah 14 orang. (ADEK BERRY/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Meletusnya Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (4/12/2021) sore masih menyisakan duka mendalam bagi warga dan seluruh masyarakat Indonesia. BNPB hingga polisi masih terus melakukan peninjaun lokasi dan menyelematkan warga yang terkena dampak erupsi Semeru.

Sejak Gunung Semeru meletus, kabar duka terus berdatangan. Doa dari warganet pun terus mengalir untuk korban terdampak meletusnya Gunung Semeru di Lumajang. Informasi terkini, korban meninggal dunia erupsi Gunung Semeru bertambah menjadi 34 orang.

Dari banyaknya kabar duka yang datang pasca meletusnya Gunung Semeru, ada satu kisah haru ramai diberitakan dan menjadi trending di Twitter. Kisah ibu dan anak bernama Rumini (28) dan Salamah (70) yang ditemukan meningggal dunia dalam kondisi berpelukan pasca Gunung Semeru meletus.

Kisah lainnya penemuan jenazah erupsi Gunung Semeru tentunya bikin pilu. Bahkan pertemuan dengan keluarga pun usai terpisah karena menyelamatkan diri saat meletusnya Gunung Semeru bikin warganet ikut merasakan haru.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kisah haru penemuan jenazah erupsi Gunung Semeru hingga pertemuan dengan keluarga pasa berpisah karena menyelamatkan diri, Selasa (7/12/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Kisah Haru Rumini

4 Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru, Ramai Doa dari Warganet
Perbesar
Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru. (Sumber: Twitter/ @CaloTerminl)

Kisah Rumini yang memilih tinggal bersama ibunya daripada melarikan diri saat erupsi Gunung Semeru ramai diberitakan. Rumini dan ibunya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berpelukan pasca Gunung Semeru meletus.

Doa untuk Rumini dan ibunya, Salamah ramai diungkapkan warganet di media sosial. Bahkan kisah Rumini yang lebih memilih mendampingi ibundanya bikin warganet ikut merasa haru. Pasalnya menurut ceritanya, Rumini bisa menyelamatkan diri, tetapi lebih memilih dampingi sang ibu.

Rumini dan sang bunda merupakan warga Desa Curah Kobokan, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur ini jadi korban reruntuhan bangunan yang roboh. Selain ucapan duka cita, warganet juga menyebarkan sebuah gambar tangan yang memperlihatkan ilustrasi Rumini yang setia berada di sisi sang ibu, Salamah, meski di luar tampak Gunung Semeru telah mengeluarkan asap tebal.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Ibu Gendong Bayinya Tertimbun Lahar Gunung Semeru

Saat Warga Selamatkan Benda Tersisa dari Amukan Erupsi Gunung Semeru
Perbesar
Warga membawa barang miliknya di daerah yang tertutup abu vulkanik setelah letusan gunung Semeru di desa Sumber Wuluh di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Sementara 41 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. (AP Photo/Trisnadi)

Kisah haru pasca meletusnya Gunung Semeru yakni kisah ibu yang menggendong ibunya saat erupsi Gunung Semeru terjadi. Relawan Baret Rescue Gerakan Pemuda Nasdem Jember menemukan jenazah seorang ibu yang sedang menggendong bayinya tertimbun lahar Gunung Semeru di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Minggu (5/4/2021).

"Saat melakukan penyisiran, relawan menemukan jenazah ibu dan anak yang tertimbun lahar Semeru," kata Ketua Baret Gerakan Pemuda Nasdem Jember David Handoko Seto saat dihubungi di Lumajang.

Selain ibu gendong bayi yang tertimbun lahar Gunung Semeru, Relawan Baret Rescue Gerakan Pemuda Nasdem Jember mengatakan ada 15 orang tim Baret Rescue yang terjun ke lokasi letusan Gunung Semeru untuk membantu tim BPBD Lumajang melakukan evakuasi korban.

"Kami juga menemukan tiga jenazah yang masih terjebak di dalam truk pengangkut pasir yang tertimbun lahar Semeru," katanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Pasutri Terpisah dan Mengira Tidak Akan Selamat

4 Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru, Ramai Doa dari Warganet
Perbesar
Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru. (Sumber: TikTok/@signs009)

Belum lama ini juga ramai di media sosial kisah pasangan suami istri yang terpisah karena menyelamatkan diri saat erupsi Gunung Semeru. Kisah tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @signs009 saat tengah membantu evakuasi korban.

Dalam video unggahannya terlihat sepasang suami istri yang saling berpelukan setelah berpisah 24 jam dan mengira tidak akan bertemu satu sama lainnya. Tetapi takdir kembali mempertemukan pasangan suami istri tanpa saling berkabar sebelumnya.

“Kisah mengharukan dari sepasang suami istri yang terpisah waktu melarikan diri dari rumah yang terdampak abu vulkanik suhu panas.” Tulis sang pemilik akun.

“Terpisah 24 jam tanpa komunikasi. Mengira satu sama lain tidak selamat dari bencana, tapi takdir akhirnya berhasil pertemukan kembali di pengungsian.” Tambah sang pemilik akun.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Ibu Selamatkan Anak dari Erupsi

4 Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru, Ramai Doa dari Warganet
Perbesar
Kisah Haru Erupsi Gunung Semeru. (Sumber: TikTok/@signs009)

Kisah haru seorang ibu yang rela terkena abu vulkanik suhu panas demi menyelamtkan buah hatinya. Kisah tersebut juga belum lama melintasi linimasa FYP di TikTok dan membuat warganet ikut merasa haru atas perjuangan sang ibu.

Dalam video yang viral tersebut terlihat ibu rela terkena abu vulkanik panas dan melindungi anaknya dengan jas hujan. Dalam video unggahan @klomank_ml terlihat ibu tersebut sedang mampir ke salah satu rumah warga meminta air untuk membasuh wajahnya yang terkena abu vulkanik panas.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya