TOEFL adalah Tes Mengukur Kemampuan Bahasa Inggris, Pahami Jenis-Jenis dan Persiapannya

Oleh Laudia Tysara pada 19 Okt 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 19 Okt 2021, 13:15 WIB
Ilustrasi belajar | Andrea Piacquadio dari Pexels
Perbesar
Ilustrasi belajar | Andrea Piacquadio dari Pexels

Liputan6.com, Jakarta Memahami TOEFL adalah kepanjangan dari Test of English as a Foreign Language. Umumnya tes TOEFL adalah digunakan untuk syarat melanjutkan studi. TOEFL adalah salah satu cara untuk mengetahui kemampuan atau kapasitas seseorang dalam menguasai bahasa Inggris.

Pertama kali, tes TOEFL adalah diadakan pada tahun 1963 yang diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) suatu organisasi nonprofit edukasi dan assessment di USA. Ada empat rangkaian tes TOEFL adalah berupa tes listening comprehension, grammar structure and written expression, reading comprehension, dan writing.

Tes TOEFL adalah awalnya dijadikan syarat masuk universitas di Amerika sampai Kanada. Inilah mengapa tes TOEFL adalah kental dengan logat Amerika. Nah, apabila tes TOEFL adalah sudah dilakukan, maka skor hasilnya yang akan menyatakan kemampuan peserta bisa didapatkan.

Berikut Liputan6.com ulas lebih dalam tentang tes TOEFL dari berbagai sumber, Selasa (19/10/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tes TOEFL

Ilustrasi Belajar
Perbesar
Ilustrasi Belajar (Photo by Andy Falconer on Unsplash)

Seluruh rangkaian tes TOEFL adalah umumnya memakan waktu tiga sampai empat jam. Ini sudah menyelesaikan empat bagian tes TOEFL. Tes TOEFL adalah berupa tes listening comprehension, grammar structure and written expression, reading comprehension, dan writing.

Tahapan tes reading TOEFL adalah berupa tiga sampai lima teks yang masing-masing teks ada sekitar 700 kata. Tes listening TOEFL adalah ditujukan untuk kepekaan telinga. Ada dua jenis tes TOEFL ini, berupa narasi informasi dan percakapan di kehidupan sehari-hari yang berlangsung selama 10 menit.

Kemudian tes structure and written expression TOEFL adalah ditujukan untuk menguji grammar dan tata bahasa. Akan ada bacaan bertema akademin dan mendengarkan diskusi dengan tema yang sama. Peserta tes TOEFL adalah akan diminta menulis kesimpulan poin yang didengarkan dan dijelaskan selama 50 menit.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jenis-Jenis TOEFL

Majas Pertentangan
Perbesar
Ilustrasi belajar. Credit: pexels.com/pixabay

1. PBT TOEFL

PBT TOEFL adalah jenis TOEFL yang sering ditemukan dalam beberapa lembaga les ataupun perusahaan. Tes ini merupakan sistem tes pertama yang dikeluarkan oleh ETS. Educational Testing Service yang menyelanggarkan ujian TOEFL tersebut, kantornya bertempat di Amerika Serikat.

Dalam tes ini menggunakan lembar jawaban berupa kertas. Mengikuti tes ini, kamu seperti mengikuti tes biasa, yakni hadir di tempat dan mengerjakan soal yang dicetak. Bentuk soalnya sendiri berupa pilihan ganda. Durasi pengerjaan PBT ini kurang lebih 3 jam. Rentang skor tes TOEFL jenis ini antara 310-667. Nah, jika kamu akan mengikuti tes ini, jangan lupa untuk membawa alat tulis.

2. CBT TOEFL

Computer Based Testing TOEFL adalah tes yang menggunakan media komputer. Skor penilaian model ini berada pada kisaran 0-300. Tes ini sudah diadakan sejak tahun 1998. Kemampuan yang diujikan meliputi listening, structure, reading dan writing, dengan waktu pengerjaan antara 2-2,5 jam. Namun, sayangnya tes CBT saat ini sudah tidak terlalu digemari karena mulai digantikan dengan tes IBT.

3. IBT TOEFL

Internet Based Testing TOEFL adalah dilakukan melalui koneksi internet. Tes ini mulai menggeser CBT, skor penilaian model ini berada pada kisaran 0 -120 dengan durasi pengerjaan tes adalah 4 jam.

Di Indonesia, IBT TOEFL adalah baru mulai diberlakukan sejak tahun 2006. IBT mengukur keempat keterampilan berbahasa (Listening, Reading, Speaking dan Writing) bagi mereka yang mengikuti tes TOEFL ini.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Persiapan Tes TOEFL

Akui dan Belajar Terima Rasa Takut
Perbesar
Ilustrasi belajar. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

1. Berlatih tes TOEFL

Langkah pertama untuk mengikuti tes TOEFL adalah rajin berlatih. Kamu bisa membeli Buku TOEFL sebagai bukumu untuk belajar dalam rangka persiapan tes. Membeli buku TOEFL, kamu akan paham dan mengerti tentang tes TOEFL secara menyeluruh.

Di buku, kamu juga bisa melatih speaking, writing, listening, dan reading. TOEFL preparation, english listening test. Selain membeli buku, dengan kemajuan teknologi saat ini, kamu juga bisa belajar melalui beberapa aplikasi yang bisa kamu unduh di gawai kamu, seperti aplikasi TOEFL Preparation atau English Listening Test dan lain-lain.

2. Atur Waktu

Waktu juga hal penting lain saat mengikuti tes TOEFL Maka, sebaiknya buat waktumu seefektif mungkin. Saat tes mendengarkan (listening test), maka sebaiknya fokus pada hal-hal penting yang disampaikan. Saat tes membaca, maka langsung lihat daftar pertanyaan yang tertera, sehingga dapat mempersingkat waktu. Contoh strategi ini bisa membantumu menghemat waktu mengerjakan soal TOEFL.

3. Catat Skor

Catatlah skor yang kamu dapatkan dari mengerjakan soal TOEFL dan waktu yang dihabiskan, lalu perhatikan nilai yang kamu dapatkan, apakah menurun atau tidak. Perhatikan juga kelemahanmu pada tipe soal seperti apa dan cari tahu cara mengatasinya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Cara Meningkatkan Skor TOEFL

Sekolah Online
Perbesar
Ilustrasi Belajar. Credit: pexels.com/pixabay

1. Belajar dengan Menonton Film

Pertama, cara meningkatkan skor toefl adalah dengan menonton film berbahasa Inggris. Saat ini, telah banyak film dengan berbagai genre yang dapat disesuaikan dengan minat Anda. Cukup pilih film yang menarik dan dengarkan serta pelajari setiap dialog yang diucapkan sang aktor.

2. Pelajari Bahasa Inggris saat Mendengarkan Musik

Selain film, cara meningkatkan skor toefl adalah dengan mendengarkan musik. Selain dapat mempengaruhi suasana hati, musik juga dapat menjadi media asyik untuk belajar bahasa Inggris. Bila perlu, cari lirik pada lagu tersebut dan mulai bernyanyi bersama musisi favorit Anda.

3. Sering Membaca Artikel Bahasa Inggris

Perbanyak membaca artikel berbahasa Inggris juga dapat menjadi solusi bagi Anda untuk meningkatkan skor toefl secara perlahan. Jika menemui kosakata baru, tulis pada catatan kecil Anda. Kini, Anda dapat memiliki kosakata baru setiap membaca artikel.

4. Berlatih Berbicara Bahasa Inggris

Berbicara dengan bahasa Inggris juga harus sering dilatih. Tingkatkan kepercayaan diri dan mulai mengekspresikan diri dengan mulai mengucapkan beberapa kalimat sehari-hari dengan bahasa Inggris.

5. Memperluas Wawasan dan Jaringan Pertemanan

Terakhir, cara meningkatkan skor toefl adalah dengan memperluas jaringan pertemanan dan wawasan internasional. Ketahui kebudayaan asing dan mulai pelajari ungkapan bahasa Inggris sehari-hari. Selain itu, memperluas pertemanan juga akan membuka wawasan Anda mengenai dunia internasional yang semakin menarik untuk dipelajari.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya