OEM adalah Produsen Peralatan Asli, Ketahui Bedanya denan Ori dan KW

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 28 Sep 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 28 Sep 2021, 11:00 WIB
Barang Elektronik
Perbesar
Ilustrasi Barang Elektronik Credit: pexels.com/Skitterphoto

Liputan6.com, Jakarta OEM adalah istilah yang sering digunakan untuk mendefinisikan kualitas sebuah produk. Biasanya, OEM adalah salah satu label yang menandakan keaslian produk. OEM adalah produk yang sering disandingkan dengan produk original.

Bagi perusahaan, OEM adalah salah satu solusi untuk mengefisienkan produksi. OEM adalah produk yang umum pada suku cadang kendaraan atau mesin lainnya. Buku teks bisnis sering menyebut OEM sebagai "produsen kontrak".

OEM adalah aktivitas yang berfokus pada penjualan bisnis-ke-bisnis. OEM biasanya mengacu pada produk manufaktur di industri besar. Namun, OEM adalah konsep yang juga digunakan secara luas mulai dari bisnis makanan hingga fashion.

Berikut pengertian tentang OEM dan bedanya dengan produk Ori dan KW, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(28/09/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Apa itu OEM?

OEM
Perbesar
OEM (sumber: freepik)

OEM adalah singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Istilah ini diartikan sebagai produsen peralatan asli. OEM adalah perusahaan yang memproduksi produk atau komponen yang kemudian dibeli oleh perusahaan lain dengan memakai merek dagang dari perusahaan pembeli tersebut.

Asal usul istilah OEM berasal dari frasa Belanda, "onder eigen merk" yang, secara longgar didefinisikan, berarti "di bawah merek sendiri."

Produsen peralatan asli (OEM) menyediakan komponen untuk produk perusahaan lain. Perusahaan OEM biasanya bekerja sama dengan penjual produk jadi, yang dikenal sebagai pengecer nilai tambah. Biasanya, OEM digunakan untuk menilai kualitas sebuah produk.

OEM dapat merujuk pada perusahaan yang membeli produk dan kemudian menggabungkan atau mengubah mereknya menjadi produk baru dengan namanya sendiri. Manufaktur OEM memungkinkan perusahaan mewujudkan ide produk sendiri sementara produsen OEM hanya melakukan implementasi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Contoh produk OEM

Ilustrasi Mobil
Perbesar
Ilustrasi Mobil (Sumber: Pixabay)

Jika dibuat perumpamaan, perusahaan A membuat produk bernama ABC. Produk ABC yang diproduksi langsung oleh perusahaan A merupakan produk original. Suatu hari, perusahaan A mendapat banyak pesanan dan membutuhkan bantuan produksi. Perusahaan A kemudian menjalin kerja sama dengan perusahaan B untuk memproduksi produk ABC.

Produk ABC yang diproduksi perusahaan B inilah yang disebut dengan produk OEM. Meski produknya diproduksi oleh perusahaan B, produk tersebut tetap bernama produk ABC yang dimiliki oleh perusahaan A. Tapi, harga dari produk ABC buatan perusahaan B bisa lebih murah dari produk hasil produksi perusahaan A.

Salah satu contoh paling mendasar dari OEM adalah hubungan antara produsen mobil dan pembuat suku cadang mobil. Suku cadang seperti sistem pembuangan atau silinder rem diproduksi oleh berbagai OEM. Suku cadang OEM kemudian dijual ke produsen mobil, yang kemudian merakitnya menjadi mobil. Mobil yang sudah jadi kemudian dipasarkan ke dealer mobil untuk dijual ke konsumen perorangan.

OEM juga digunakan dalam industri komputer. Dalam hal ini, OEM dapat merujuk pada perusahaan yang membeli produk dan kemudian menggabungkan atau mengubah mereknya menjadi produk baru dengan namanya sendiri.

Misalnya, Microsoft memasok perangkat lunak Windows-nya ke Dell Technologies, yang menggabungkannya ke dalam komputer pribadinya dan menjual sistem PC lengkap langsung ke publik.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Beda OEM dan aftermarket

[Fimela] Menyetir
Perbesar
Ilustrasi menyetir mobil | pixabay.com

OEM berbeda dengan produk aftermarket, yang menawarkan suku cadang pengganti yang generik dan lebih murah daripada suku cadang OEM. Aftermarket dan OEM adalah istilah yang sering digunakan dalam suku cadang kendaraan seperti mobil atau motor. Jika OEM diproduksi pabrikan secara langsung, suku cadang aftermarket diproduksi oleh pabrikan di luar pabrik mobil itu sendiri. Biasanya produksinya dalam jumlah besar dan sesuai dengan spesifikasi yang cocok untuk berbagai macam merek kendaraan.

Ketika mengacu pada suku cadang mobil, OEM mengacu pada produsen peralatan asli, yaitu suku cadang yang dirakit dan dipasang selama konstruksi kendaraan baru. Sebaliknya, suku cadang aftermarket adalah suku cadang yang dibuat oleh perusahaan selain OEM, yang mungkin dipasang sebagai pengganti setelah mobil keluar dari pabrik.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Beda OEM dengan produk ORI dan KW

Ilustrasi tas belanja ramah lingkungan/dok. Denisse Unsplash
Perbesar
Ilustrasi tas belanja ramah lingkungan/dok. Denisse Unsplash

Istilah produk OEM tak hanya digunakan dalam bidang suku cadang atau otomotif saja. Kini, OEM adalah konsep yang banyak digunakan dalam produk-produk komersial lainnya seperti sepatu, baju, tas, atau makanan. Produk OEM biasa disandingkan dengan produk original dan KW.

Ketiga produk ini punya tingkatan kualitas yang berbeda. Biasanya, produk original berada paling atas, disusul OEM, lalu KW. Produk original adalah produk yang diproduksi langsung oleh suatu produsen dan dijual oleh produsen itu juga. Produk ori diproduksi sesuai dengan standardisasi dari perusahaannya.

Sedangkan produk KW atau biasa disebut replika merupakan produk yang dibuat semirip mungkin dengan produk originalnya. KW adalah singkatan dari kwalitas atau kualitas. Produk KW adalah produk tiruan yang dibuat produsen lain. Biasanya, produk KW memiliki beberapa tingkatan seperti KW 1, KW 2, KW 3, hingga KW super. Produk KW dibuat mirip aslinya namun dengan kualitas di bawah produk original.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya