Marketplace Adalah Pasar Daring, Ketahui Definisi dan Jenisnya dalam Dunia Bisnis

Oleh Ayu Rifka Sitoresmi pada 21 Jul 2021, 17:10 WIB
Diperbarui 21 Jul 2021, 17:10 WIB
Marketplace Adalah Pasar Daring, Ketahui Definisi dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Bisnis
Perbesar
Ilustrasi Belanja Online, e-Commerce, eCommerce, Online Marketplace, Bisnis Online

Liputan6.com, Jakarta Marketplace adalah salah satu peran utama dalam bisnis pada platform e-commerce saat ini. Marketplace atau biasa disebut pasar daring adalah suatu platform di mana memiliki tugas sebagai perantara antara penjual dan pembeli untuk melakukan proses transaksi produk secara online.

Marketplace menyediakan berbagai fasilitas seperti metode pembayaran, estimasi pengiriman, pemilihan produk sesuai kategori, dan fitur yang lainnya. Dengan begitu membuat setiap orang bisa melakukan aktivitas jual beli dengan memanfaatkan website e-commerce karena memiliki berbagai fitur dan kemudahan dalam sisi penggunaan dan efektivitas dalam memperoleh sebuah produk atau jasa.

Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Bisa dikatakan marketplace adalah deparment store online.

Untuk lebih memahami marketplace, berikut ini ulasan mengenai definisi marketplace beserta jenis-jenis dan kelebihan maupun kekurangannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (21/7/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Definisi Marketplace

Marketplace Adalah Pasar Daring, Ketahui Definisi dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Bisnis
Perbesar
Ilustrasi marketplace. (Ilustrasi: pexels.com)

Pada dasarnya, marketplace adalah pihak perantara yang mengakomodasi pihak penjual dan pihak pembeli di dalam dunia maya. Situs marketplace akan menjadi layaknya pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan fitur penjualan serta fasilitas pembayaran yang aman. 

Bisnis online jadi semakin populer sejak perkembangan marketplace di Indonesia yang begitu signifikan. Bisa dikatakan, platform berbasis web ini menguntungkan semua pihak, baik penjual atau pembeli. Penjual merasa terbantu karena bisa membuka lapak dagangan secara gratis. Pembeli juga diuntungkan karena bisa berbelanja secara online dengan efisien.

Marketplace sering dikaitkan dengan e-commerce dan online shop. Secara prinsip, ketiga hal tersebut memang menjalankan transaksi perdagangan online. Tapi ketiganya memiliki perbedaan mendasar secara bentuk.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jenis-jenis Marketplace

Marketplace Adalah Pasar Daring, Ketahui Definisi dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Bisnis
Perbesar
Ilustrasi Bisnis Online Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Marketplace terbagi menjadi dua bagian sesuai dengan fungsinya. Berikut merupakan penjelasan mengenai jenis – jenis marketplace adalah:

1. Marketplace Murni

Jenis yang pertama adalah marketplace murni, di mana mempunyai peran penting sebagai fasilitator antara penjual dan pembeli. Di sini, penjual bebas untuk melakukan berbagai transaksi produk, serta mengelola pembayaran, menampilkan informasi mengenai produk, dan lainnya.

Pasar online hanya berperan sebagai perantara dan mengirim produk kepada pembeli. Jadi, penjual barang dapat mengurus dan mengelola berbagai aktivitas dengan lebih fleksibel sesuai dengan peraturan dari platform yang berlaku. Pembeli juga dapat melakukan proses penawaran harga kepada penjual produk secara bebas dan tanpa aturan mengikat dari platform.

Penjual juga berkewajiban untuk menyertakan informasi dan data terkait produk yang dipasarkan secara lengkap dan detail. Supaya dapat memudahkan dan meyakinkan pembeli untuk membeli produk tersebut. Deskripsi barang juga harus sesuai dengan kondisi dan bentuk barang, sehingga kredibilitas toko atau brand anda tetap terjaga dengan baik.

2. Marketplace Konsinyasi

Selanjutnya, terdapat jenis marketplace konsinyasi yang merupakan jenis pasar daring di mana penjual hanya memiliki akses untuk menitipkan produk saja. Maksudnya adalah, dari pihak penjual hanya dapat menyediakan barang serta mengirimkan deskripsi informasi detail dari barang tersebut.

Tugas jenis marketplace ini adalah sebagai perantara, sekaligus mengatur urusan pembayaran, pengiriman barang, foto produk, dan lain sebagainya. Jadi, untuk jenis yang satu ini, segala macam bentuk transaksi jual beli diserahkan kepada platform. Penjual hanya sekedar menyediakan barang. Untuk proses penetapan harga akan dilakukan oleh pihak platform sendiri. Contoh platform yang telah menerapkan marketplace konsinyasi adalah Zalora dan Berrybenka. Untuk perbedaan yang mendasar dengan pasar daring murni terletak pada tanggung jawab dari penjual produk, serta proses transaksi jual beli.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace dalam Dunia Bisnis

Marketplace Adalah Pasar Daring, Ketahui Definisi dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Bisnis
Perbesar
Ilustrasi bisnis online | RackRock

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan marketplace dalam dunia bisnis. Berikut masing-masing penjelasan dari kelebihan dan kekurangan marketplace adalah.

1. Kelebihan Marketplace

a. Peluang Lebih Besar Melalui Komunitas

Marketpace dapat dikatakan sebagai wadahnya para banyak penjual. melalui platform ini Anda dapat menciptakan peluang lebih besar dengan membangun relasi dengan penjual lain melalui komunitas. Anda dapat saling berbagi ilmu, berbagi peluang, dan bekerjasama dalam membangun peluang baru.

b. Tidak Perlu Takut Kehilangan Konsumen

Melalui online platform Anda tidak perlu kehilangan konsumen. Tiap harinya platform penjualan online dikunjungi oleh jutaan orang. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas jual-beli online terutama di Indonesia sangat besar. Dan biasanya, konsumen mengunjungi  marketplace memang memiliki motivasi untuk membeli barang tertentu.Bisnis Anda juga secara otomatis akan dipromosikan oleh pemilik marketplace. Sehingga Anda tidak perlu alat promosi yang mahal atau rumit untuk memasarkan produk Anda. Biasanya marketplace sudah dipercaya oleh konsumen sehingga Anda juga tidak perlu membangun kepercayaan konsumen.Selain itu, kemudahan akses yang diberikan oleh pengelola secara online mempermudah konsumen untuk terus menjangkau toko Anda. konsumen akan mengakses marketplace kapan pun dan di mana pun.

c. Fitur dan Regulasi Marketplace yang Baik

Pemilik atau perusahaan marketplace biasanya memilik fitur atau regulasi yang dapat meningkatkan kredibilitas dan juga keamanan toko Anda. Salah satu fitur yang Anda dapatkan adalah asuransi, integrasi pembayaran, promosi, rekening bersama, dan juga verifikasi toko sebagai bentuk apresiasi yang diberikan perusahaan marketplace. Fitur reputasi dan verifikasi yang biasanya dimiliki oleh marketplace dapat memengaruhi kepercayaan orang untuk membeli produk Anda di tengah ketatnya persaingan di dalam  marketplace.

d. Anda dapat Memantau Perkembangan Bisnis Anda

Beberapa pengelola marketplace biasanya memiliki fitur insight. Fitur insight dapat memantau seberapa orang yang mengunjung toko Anda, jumlah orang merespon, jumlah orang yang mekakukan komunikasi dan jumlah orang yang membeli produk Anda. Dengan Anda dapat memantau perkembangan bisnis, Anda dapat mengevaluasi produk, strategi pemasaran, atau bahkan mengetahui efektifitas dan kinerja pengelola marketplace.

2.Kekurangan Marketplace

a. Sulit Mendapatkan Trust

Salah satu kekurangan marketplace adalah Anda sulit mendapatkan trust. Penjualan online sejak dulu dikenal dengan scamming, penipuan, dan juga barang-barang ilegal. Terlebih di dalam marketplace, Anda akan ikut bersaing dengan oknum penjual yang tidak bertanggungjawab. Bahkan produk Anda punya kemungkinan untuk ditiru.

b. Persaingan Antar Pedagang Tinggi

Marketplace memiliki banyak pelanggan dan punya kecenderungan menjual produk yang sama, menjadikan persaingan antar para pedagang di marketplace sangat tinggi. Anda harus beradu strategi dalam mendapatkan penjual. Tips berjualan marketplace, Anda harus rajin untuk mengawasi pasar dan melakukan diferensiasi produk dengan penjual lain. Anda juga dapat memanfaatkan fitur gratis ongkir yang diberikan oleh pengelola platform.

c. Bergantung pada Pengelola Marketplace

Keberlangsungan bisnis Anda sangat tergantung dengan pengelola marketplace. Jika pengelola memiliki reputasi buruk, kurang melakukan promosi, dan juga tidak memiliki regulasi yang baik, maka itu semua akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda. Semua bergantung pada pengelola dan pemilik marketplace.

d. Sporadis

Salah satu kekurangan  bisnis melalui marketplace adalah  keadaan pasar yang sporadis. Jika Anda berjualan pada marketplace yang beragam, Anda cenderung sulit ditemukan oleh calon pembeli. Karena pengelola marketplace tidak akan menganak-emaskan suatu toko. Marketplace yang memiliki keragaman produk akan menyulitkan pembeli dalam mencari produknya. Pembeli akan mencari dengan kata kunci, namun dari kata kunci yang diberikan, pembeli juga akan memilih kembali dari ribuan mungkin jutaan produk yang sama.

Dari berbagai kemudahan dan kelebihannya, banyak para pakar bisnis merekomendasikan untuk berjualan melalui platform marketplace karena pada era informasi dan industri digital, orang tidak akan lagi menginvestasikan sebagian kecil uang, waktu dan tenaganya untuk hanya untuk memilih dan membeli barang. Orang-orang saat ini lebih mengutamakan aksesibilitas dan kemudahan dalam memilih barang.

Marketplace juga bukan hanya berbicara tentang produk. Seperti pada awal artikel dikatakan, marketplace sendiri saat ini memiliki ragam arti. Marketplace bisa saja berupa jual-beli jasa seperti desainer, karyawan, dan juga tenaga ahli. Sehingga jika Anda memang memiliki bisnis penyediaan jasa, Anda dapat bergabung pada marketplace yang sejenis.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya