Pengertian Ragam Hias dalam Seni Rupa, Ketahui Jenisnya

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 12 Jul 2021, 15:00 WIB
Diperbarui 12 Jul 2021, 15:00 WIB
ilustrasi ragam hias
Perbesar
ilustrasi ragam hias (sumber: Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Pengertian ragam hias merupakan bagian penting dalam pelajaran seni rupa. Ragam hias memiliki tujuan membuat sebuah karya lebih menarik, menawan, atau indah. Pengertian ragam hias digunakan dalam seni rupa, arsitektur, atau kebutuhan dekoratif lainnya.

Pengertian ragam hias dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian estetika. Ragam hias tanpa disadari dijumpai dalam aktivitas sehari-hari. Sekecil apapun produk yang digunakan, bisa memiliki hiasan tertentu.

Pengertian ragam hias kerap disepadankan dengan ornamen. Ragam hias bisa menjadi ungkapan jiwa manusia terhadap keindahan. Pengertian ragam hias sangat terkait dengan cita rasa keindahan.

Pengertian ragam hias penting dipahami dalam seni rupa. Berikut pengertian ragam hias, jenis, dan contohnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(12/7/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pengertian ragam hias

Tempat Wisata di Kota Solo
Perbesar
Ilustrasi Membatik / Sumber: Wikimedia

Pengertian ragam hias secara umum adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya seni atau kerajinan. Ragam hias merupakan suatu karya seni rupa dengan tujuan memperindah suatu benda dengan cara memberi gambar hiasan agar benda tersebut menjadi lebih indah dan bermakna.

Ragam hias pada dasarnya merupakan penghias yang dipadukan, sebagai media mempercantik atau mengagungkan suatu karya (Baidlowi & Daniyanto, 2003). Bentuk ragam hias sangat beragam mulai dari lukisan, ukiran, pahatan, hingga tenunan.

Dalam bahasa Inggris, ragam hias disebut dengan ornaments. Ornamen berasal dari bahasa yunani disebut ‘ornare’ yang berarti kerja menghias dan ornamentum yang berarti hasil karya atau hiasan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jenis-jenis ragam hias

Estetika.
Perbesar
Ilustrasi Lukisan. (Sumber: Pixabay)

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang bentuk dasarnya diambil dari inspirasi flora, fauna, fi guratif, dan bentuk geometrik yang dapat diterapkan pada karya seni rupa. Berikut jenis-jenis ragam hias, dikutip dari buku Simbol Kearifan Lokal, Ragam Hias pada Media Kertas:

Ragam Hias Flora

Ragam hias flora berarti ragam hias dengan inspirasi objek gambar alam flora atau tumbuhan. Gambar yang ditampilkan dalam ragam hias bisa tumbuhan secara utuh, atau hanya bagian-bagian tertentu saja.

Ragam Hias Fauna

Ragam hias fauna merupakan ragam hias dengan inspirasi objek gambar fauna atau binatang. Semua jenis binatang dapat dijadikan motif dalam ragam hias, dengan mengalami perubahan bentuk atau distilir, namun tidak meninggalkan bentuk aslinya. Ragam hias dengan motif binatang dapat juga dikombinasikan tumbuhan dengan berbagai gaya.

Ragam Hias Figuratif

Ragam hias dari bentuk dasar manusia dengan penggayaan sehingga menghasilkan motif ragam hias yang indah. Ragam hias figuratif mengacu pada inspirasi bentuk fi gur manusia, baik secara keselurahan atau sebagian. Seperti ragam hias topeng merupakan ragam hias figuratif yang mengacu bentuk manusia bagian wajah.

Ragam Hias Geometris

Ragam hias geometris merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk geometris mengandung unsur-unsur garis, sudut, bidang, dan ruang. Garis-garis yang dibuat bisa dalam bentuk garis lurus, melengkung, spiral, atau zig-zag. Ada pula dalam bentuk bidang, seperti lingkaran, persegi, persegi panjang, segitiga, dan juga layang-layang. Garis dan bidang tersebut dikombinasikan sehingga menghasilkan suatu ragam hias geometris yang indah.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pola ragam hias

Ilustrasi batik
Perbesar
Ilustrasi batik. (Gambar oleh pisauikan dari Pixabay)

Pola ragam hias adalah susunan pola dengan aturan tertentu dalam bentuk dan komposisi tertentu. Penempatan pola ragam hias tergantung dari tujuan. Berikut pola ragam hias:

Pola simetris

Pola simetris terbentuk dari susunan motif-motif ragam hias dengan keseimbangan dan bentuk yang sama dalam susunannya.

Pola asimetris

Pola asimetris terbentuk dari komposisi yang tidak berimbang, namun memiliki proporsi, komposisi dan kesatuan yang harmoni.

Pola ragam hias tepi

Pola ragam hias tepi terbentuk dari pengulangan bentuk sebelumnya dan digunakan untuk menghias bagian tepi.

Pola ragam hias menyudut

Pola ragam hias menyudut membentuk pola segi tiga dan umumnya memiliki bentuk ragam hias yang berbeda dan disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang sudah ada.

Pola ragam hias gabungan

Pola ragam hias gabungan merupakan pola ragam hias memusat bentuk coraknya berdiri sendiri dan biasanya gabungan dari beberapa ragam hias dan membentuk ragam hias baru.

Pola ragam hias beraturan

Pola ragam hias beraturan terbentuk dari bidang dan corak yang sama yang susunan polanya merupakan pengulangan dari bentuk sebelumnya dengan ukuran yang sama.

Pola ragam hias tidak beraturan

Pola ragam hias tidak beraturan, pola ini lebih bervariasi karena terdiri dari beberpa motif yang berbeda dan tidak mengikuti pola proporsi dan komposisi yang seimbang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ragam hias Nusantara

Ilustrasi membatik
Perbesar
Ilustrasi membatik. (Gambar oleh AnglesNViews dari Pixabay)

Ragam hias Nusantara dapat ditemukan pada motif batik, tenunan, anyaman, tembikar, ukiran kayu, dan pahatan batu. Ragam hias ini muncul dalam bentuk-bentuk dasar yang sama namun dengan variasi yang khas untuk setiap daerah. Ragam hias Nusantara memiliki karakteristik pola tersendiri. Macam ragam hias Nusantara di antaranya adalah:

Geometris

Motif geometris sering juga disebut motif ilmu ukur. Pada dasarnya motif ini dikatakan geometris lebih disebabkan oleh cara atau teknik yang digunakan dalam pembuatan ragam hias. Dalam perkembangan ragam hias, motif geometris dapat dibedakan menjadi tujuh.

Ketujuh motif tersebut pada dasarnya dapat disederhanakan lagi menjadi lima motif utama, yakni motif meander, swastika, tumpal, pilin, dan guirland. Sedangkan yang keenam merupakan hasil pengembangan dari pilin yakni pilin berganda. Ketujuh motif kunci merupakan hasil pengembangan dari motif meander dan swastika.

Natural

Ragam hias Nusantara yang kedua adalah ragam hias natural atau alam. Ragam hias ini bisa berupa tumbuhan, hewan, dan manusia. Ragam hias juga bisa berupa representasi dari awan dan batu karang.

Abstrak

Ragam hias abstrak memiliki motif yang tidak dikenali atau susah untuk dikenali. Motif ini seperti tiddaak menggambarkan suatu objek yang khusus, objek alam, maupun objek khayalan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya