20 Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari, Telur dan Gorengan

Oleh Laudia Tysara pada 28 Mei 2021, 17:15 WIB
Diperbarui 28 Mei 2021, 17:15 WIB
Mencegah Jerawat Tumbuh
Perbesar
Ilustrasi wajah bermasalah. Credit: pexels.com/Youra

Liputan6.com, Jakarta Pahami betul apa saja makanan penyebab jerawat terutama yang sering mengalami peradangan di area wajah. Jerawat atau acne merupakan jenis gangguan kulit yang berhubungan dengan produksi minyak berlebihan, bisa muncul di wajah dan anggota tubuh lainnya. Makanan penyebab jerawat dapat memicu produksi sebum berlebihan dan mengganggu keseimbangan hormon tubuh. 

Makanan penyebab jerawat yang harus dihindari dan mulai diwaspadai adalah gorengan, produk olahan susu, cokelat, gula, sampai fastfood yang rasanya memang nikmat banget. Meski bukan penyakit berbahaya, tetapi jerawat yang berupa benjolan kecil dan berisi nanah pada beberapa kondisi pasti bikin enggak nyaman saking nyerinya. Masalah jerawat pun akan meninggalkan bekas luka seperti jaringan parut bila penyebuhannya tidak sempurna.

Di usia remaja, pria lebih rentan mengalami jerawatan daripada wanita. Sebaliknya saat sudah dewasa, wanita lebih rentan jerawatan daripada pria. Berdasarkan patokan usia tersebut, berbagai makanan penyebab jerawat dan faktor risiko yang lain bisa diantisipasi betul. Berikut Liputan6.com ulas makanan penyebab jerawat dan faktor penyebab lainnya dari berbagai sumber, Jumat (28/5/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari

Ilustrasi Ayam Goreng
Perbesar
Ilustrasi ayam goreng. (dok. Pixabay.com/Free-Photos)

1. Gorengan

Salah satu makanan makanan penyebab jerawat yang sudah terkenal adalah gorengan. Makanan yang digoreng adalah makanan favorit semua orang, mulai dari ayam hingga kentang goreng.

Namun, mengonsumsi makanan penyebab jerawat ini berarti dapat menyebabkan kelebihan lemak, yang membuat kulit terilhat lebih kusam dan berkurang keelastisannya. Gorengan dapat merusak nutrisi dan vitamin yang sangat penting bagi penampilan kulit dan kesehatan kita secara keseluruhan.

Gorengan dan jerawat seperti menjadi hal yang sulit untuk dipisahkan. Sudah banyak yang membuktikan bahwa konsumsi makanan yang banyak mengandung minyak atau makanan penyebab jerawat berpotensi meningkatkan produksi minyak pada wajah. Sebum yang berlebihan memang merupakan salah satu penyebab timbulnya jerawat.

2. Keripik

Makanan penyebab jerawat berikutnya adalah Keripik kentang. Makanan penyebab jerawat ini ternyata memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat memicu meningkatnya insulin dan glukosa dalam tubuh. Selain keripik kentang, kentang goreng, dan roti juga memiliki indeks glikemik yang tinggi yang sebaiknya kamu hindari.

3. Alkohol

Alkohol adalah minuman penyebab jerawat yang harus dihindari. Alkohol dapat meningkatkan produksi urin, yang berarti tubuh akan kehilangan cairan dan itu membuat kulit terasa kering. Ketika kulit kering, sebenarnya akan menghasilkan lebih banyak minyak untuk mencoba dan menghilangkan semua kekeringan, sehingga mengurangi atau menghilangkan asupan alkohol akan lebih bermanfaat bagi hati dan pori-pori.

4. Kacang

Produk-produk kacang dan olahannya tak lepas menjadi makanan penyebab jerawat. Hal ini memang tidak berlaku pada setiap orang namun kacang-kacang dapat merangsang minyak berlebih sehingga muncul jerawat. Makanan penyebab jerawat ini membuat produksi sebum meningkat, sehingga bakteri pada kulit bisa berkembang menjadi jerawat.

Bagi sebagian orang, kacang merupakan salah satu makanan penyebab jerawat yang wajib untuk dihindari. Kacang yang dimaksud adalah kacang tanah karena kacang tanah merupakan kacang yang paling umum ditemukan dalam makanan. Meskipun begitu, banyak juga orang yang sensitif terhadap jenis kacang lainnya.

5. Daging

Konsumsi daging, terutama daging dengan lemak bisa meningkatkan risiko jerawat. Daging yang diproses juga menjadi bagian dari makanan penyebab jerawat yang harus dihindari lebih sering.

Daging non-organik biasanya mengandung hormon steroid alami atau sintetis yang digunakan untuk meningkatkan laju pertumbuhan hewan. Mengkonsumsi makanan penyebab jerawat semacam ini dapat memicu jerawat dengan meningkatkan aksi androgen dan Insuli.

Sebaliknya, mengurangi kondisi daging dan meningkatkan konsumsi sayur dan buah bisa membantu menyembuhkan jerawat. Menambahkan antioksidan, serat, dan mineral dalam pola makan nabati membantu sistem detoksifikasi setiap hari. Ini berkontribusi pada kulit yang lebih sehat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari

Keju
Perbesar
Ilustrasi Keju. Credit: unsplash.com/Waldimer

6. Soda

Soda mengandung gula dalam jumlah banyak. Gula adalah salah satu makanan penyebab jerawat yang paling sering memicu peradangan. Tubuh akan menyerap minuman bersoda lebih cepat, menyebabkan menyebabkan lonjakan gula darah dan meningkatkan sodarespons peradangan. Soda akan meningkatkan peradangan dan membuat kondisi jerawat bertambah parah.

7. Roti Putih

Roti putih terbuat dari karbohidrat olahan. Jenis makanan ini bisa mempercepat proses penuaan kulit dan mendatangkan jerawat yang lebih parah. Jenis karbohidrat olahan lain sebagai makanan penyebab jerawat yang perlu dijauhi di antaranya adalah oatmeal, pretzel, pasta, dan sereal. Mengganti roti putih dengan roti gandum utuh dapat membantu membersihkan kulit.

8. Cokelat

Cokelat sebagai salah satu makanan penyebab jerawat memang sudah banyak dipercaya oleh masyarakat sejak dulu. Hal ini berkaitan dengan kandungan olahan cokelat yang banyak mengandung gula sehingga dapat menyebabkan jerawat.

Peningkatan gula darah dapat meningkatkan hormon penyebab jerawat. Mengonsumsi makanan penyebab jerawat seperti cokelat putih bisa menimbulkan jerawat karena bisa memicu panas dalam kulit.

9. Keju

Seperti kebanyakan makanan dalam kategori produk olahan susu, keju merupakan salah satu bahan makanan penyebab jerawat. Makanan penyebab jerawat ini merupakan salah satu produk olahan susu yang paling digemari.

Produk olahan susu ini dapat memicu kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak sehingga dapat menimbulkan jerawat. Sekarang ini mungkin kamu bisa menemui keju di mana-mana dalam bentuk berbagai olahan, kamu harus jeli dalam melihat dan memesan makanan.

10. Mayones

Kebanyakan mayo dibuat dengan minyak kedelai, yang juga bersifat inflamasi. Mayonais yang terbuat dari kedelai adalah termasuk makanan penyebab jerawat. Kedelai mengandung isoflavon, yang dapat bertindak seperti estrogen dalam tubuh. Begitu hormon ini tidak seimbang, ia akan menimbulkan jerawat hormonal yang timbul di mulut dan rahang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari

roti telur
Perbesar
Ilustrasi roti telur. Copyright unsplash.com/@distilledstills

11. Ayam

Makanan penyebab jerawat adalah ayam. Ayam merupakan makanan penyebab jerawat yang sangat digemari dan menjadi makanan sehari-hari orang Indonesia. Namun, ayam merupakan salah satu pemicu jerawat tumbuh.

Mulai konsumsi ayam untuk menjaga kulit wajah. Kamu perlu mengatur pola konsumsi makanan penyebab jerawat seperti ayam dalam kehidupan sehari-hari agar jerawat tidak tumbuh. Jangan terlalu sering bila kamu menginginkan wajah yang bersih mulus.

12. Whey Protein

Makanan penyebab jerawat yang berikutnya adalah whey protein. Makanan ini merupakan alah satu jenis protein yang banyak digunakan dalam makanan dan suplemen olahraga. Whey protein merupakan sumber yang kaya akan asam leusin dan glutamin.

Dilansir dari jurnal Milk And Milk Products In Human Nutrition, whey protein dapat menjadi salah satu makanan penyebab jerawat. Beberapa penelitian bahkan menemukan hubungan antara konsumsi whey protein dan jerawat pada atlet pria yang mengonsumsinya.

Penelitian tersebut mengamati bahwa makanan penyebab jerawat ini dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan insulin yang lebih tinggi. Whey protein juga merangsang sel-sel kulit tumbuh dan membelah dengan cepat. Kombinasi dari ini bisa memicu tumbuhnya jerawat di wajah.

13. Telur

Telur adalah salah satu sumber protein yang sangat mudah didapat, sayang telur termasuk makanan penyebab jerawat. Inilah mengapa telur tidak dapat disarakan untuk semua orang. Sebagian orang justru merasakan reaksi seperti jerawat bahkan bisul setelah mengonsumsi telur.

Sama seperti ayam, kamu harus mengatur agar tidak terlalu sering makan makanan penyebab jerawat seperti telur. Sebenarnya tidak ada larangan untuk mengonsumsinya, namun disarankan saja untuk tidak terlalu sering karena bisa menjadi salah satu makanan penyebab jerawat di wajah.

14. Fast Food

Makanan penyebab jerawat yang berikutnya adalah makanan cepat saji. Jenis makanan seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan milkshake sudah sejak lama disinyalir menjadi penyebab jerawat.

Penting untuk dicatat bahwa beberapa penelitian tentang makanan cepat saji hanya menunjukkan pola kebiasaan makan dan risiko jerawat. Bukan berarti makanan cepat saji adalah makanan penyebab jerawat yang pasti setiap kali Anda memakannya. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian.

15. Gula

Makanan penyebab jerawat selanjutnya adalah gula. Semua hal yang lezat dalam hidup seperti kue, minuman manis, atau permen dapat meningkatkan tingkat insulin yang mengarah ke peradangan, yang membentuk jerawat.

Selain meningkatkan hormon penyebab jerawat, makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat merusak kerja kolagen dan elastin kulit sehingga kulit dapat turun elastisitas dan gejala penuaan bisa muncul lebih cepat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari

Susu Beruang
Perbesar
Ilustrasi Susu. Credit: pexels.com/pixabay

16. Susu

Susu sapi sebenarnya terdiri dari hormon dan produk yang dihasilkan dari susu sapi termasuk hormon-hormon ini serta pengawet lainnya adalah pemicu makanan penyebab jerawat. Jika memiliki kulit berminyak, maka susu mungkin menjadi musuh terbesarmu.

Banyak penelitian yang sudah menemukan hubungan antara produk susu dan keparahan jerawat. Sebuah studi menyebutkan bahwa orang dewasa yang sering mengonsumsi susu dan es krim empat kali lebih tinggi memiliki risiko berjerawat.

Susu sebagai makanan penyebab jerawat diketahui dapat meningkatkan kadar insulin. Hal ini terlepas dari pengaruhnya terhadap gula darah, yang dapat memperburuk kondisi jerawat. Maka mulai kurangi konsumsi dan berhati-hatilah.

17. Tinggi Lemak Omega-6

Makanan penyebab jerawat selanjutnya adalah makanan tinggi akan kandungan lemak omega-6. Makanan yang kaya omega-6 diduga jadi penyebab jerawat. Jagung dan minyak kedelai termasuk makanan yang kaya lemak omega-6.

Pola makan sebagian masyarakat dunia kini condong ke makanan tinggi omega-6 dan lebih sedikit omega-3. Sayangnya, ketidakseimbangan asam lemak omega-6 dan omega-3 ini mendorong tubuh mengalami peradangan yang dapat memperburuk keparahan jerawat.

18. Lemak Trans

Lemak trans biasanya berasal dari minyak sayur yang sudah pernah digunakan untuk memasak. Lemak sayur umumnya terdapat dalam makanan olahan mulai dari kue, keripik, biskuit, dan mentega.

Selain menyumbat pembuluh arteri di jantung, lemak trans bisa menyumbat pembuluh darah kecil di kulit. Di waktu yang bersamaan, lemak trans juga memicu peradangan yang bisa menumbuhkan jerawat di wajah. Ini mengapa disebut makanan penyebab jerawat.

 19. Makanan Kaleng

Makanan beku, kalengan, dan olahan lainnya sering kali mengandung bahan tambahan, seperti pemanis, minyak, bumbu, dan pengawet. Jenis makanan ini dapat membuat jerawat bertambah buruk. Makanan penyebab jerawat ini juga biasanya mengandung banyak garam yang juga bisa meningkatkan risiko jerawat.

20. Makanan Manis

Makan terlalu banyak makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa memicu peradangan pada tubuh, yang memengaruhi kulit. Satu studi makanan penyebab jerawat menemukan bahwa orang yang sering mengonsumsi gula tambahan memiliki risiko 30% lebih besar terkena jerawat. Gula berlebih bisa memperparah kondisi kulit seperti jerawat dan eksim. Jika rentan mengalami peradangan, sebaiknya batasi jumlah gula yang dikonsumsi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Faktor Penyebab Jerawat Lainnya

Ilustrasi Remaja Stres/ Pexels
Perbesar
Ilustrasi Stres. (Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels).

21. Memegang Jerawat

Orang dengan jerawat kerap merasa tidak nyaman dengan keberadannya. Kondisi ini membuat sebagian orang sering menyentuh jerawat yang ada di wajah. Padahal, tanpa disadari sepanjang hari tangan bersentuhan dengan ribuan bakteri dan tidak bisa mencuci tangan setiap saat. Tangan kotor yang menyentuh wajah terutama jerawat, akan mentransfer bakteri, minyak, dan partikel kotoran ke wajah, sehingga jerawat akan muncul lebih banyak.

22. Makeup Salah

Jenis kulit wajah setiap orang berbeda-beda, mulai kering, berminyak, lembap, sensitif, dan lain sebagainya. Pemilihan jenis makeup yang sesuai dengan jenis kulit akan memperkecil risiko jerawat semakin parah.

Kebalikannya, penggunaan produk makeup yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah justru akan memperparah kondisi jerawat. Untuk itu, penting mengenali jenis kulit agar tak salah memilih produk makeup.

23. Handuk Kotor

Setelah mandi dan cuci muka, kebiasaan buruk yang sering dilakukan adalah mengeringkan wajah dengan handuk yang sudah dipakai sebelumnya. Hindari kebiasaan buruk tersebut dengan memisahkan handuk wajah dengan handuk badan. Hal ini berguna agar wajahmu tetap bersih dan tidak membuat jerawat makin banyak.

24. Jarang Keramas

Jarang keramas merupakan salah satu kebiasaan buruk yang dapat membuat jerawat makin banyak. Jangan sampai melewatkan keramas, terutama bagi kamu yang memiliki rambut berminyak.

Sebab minyak pada kulit rambut dapat meresap ke wajah, sehingga membuat jerawat semakin banyak. Usahakan kamu mencuci rambut setiap hari untuk mencegah kelebihan minyak pada wajah, terumata pada bagian dahi.

25. Wajah Berkeringat Dibersihkan

Ada beragam aktivitas yang membuat kamu memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya. Bukan hanya tubuh, wajah sering kali juga berkeringat. Ketika wajah berkeringar, pastikan kamu tidak membiarkan keringat begitu saja. Terlebih bagi kamu yang sedang berjerawat. Keringat yang mengering di wajah akan membuat jerawat semakin banyak.

26. Kasar Mencuci Wajah

Kebiasaanmu bersemangat ingin menghilangkan jerawat di wajah, membuatmu sering mencuci wajah secara kasar. Padahal menggosok kulit wajahmu dengan keras bisa menyebabkan iritasi yang signifikan dan dapat memperburuk wajah yang berjerawat.

27. Sering Mencuci Wajah

Mencuci wajah dengan sabun pembersih merupakan salah satu cara untuk membersihkannya secara maksimal. Tak jarang orang kerap membersihkan wajah terlalu sering untuk menghilangkan jerawat.

Namun, kebiasaan terlalu sering mencuci wajah dengan sabun pembersih terlalu sering justru dapat memperburuk jerawat yang sudah ada. Sebaiknya kamu mencuci wajah tidak lebih dari tiga kali dalam sehari. Waktu yang baik untuk mencuci wajah adalah pagi hari saat bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

28. Stres

Penyebab jerawat muncul meski sudah dewasa yang pertama adalah karena stres. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa stres telah menjadi salah satu masalah yang kerap kali menimpa orang dewasa dengan segala masalahnya.

Ada hubungan antara stres serta munculnya serangan jerawat. Ketika stres, tubuh akan memproduksi hormon androgen yang memicu kelenjar minyak dan folikel rambut sehingga menyebabkan munculnya jerawat.

29. Keturunan

Penyebab jerawat muncul meski sudah dewasa berikutnya adalah riwayat keluarga. Jika kamu memiliki keluarga yang membawa gen mudah terkena jerawat, kemungkinan besar kamu pun akan mengalami adult-onset acne.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Faktor Penyebab Jerawat Lainnya

Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri
Perbesar
Ilustrasi Obat. Credit: pexels.com/pixabay

30. Hormon

Penyebab jerawat muncul meski sudah dewasa satu ini terutama didapatkan pada wanita yang dalam kondisi hormon naik-turun. Misalnya, wanita yang sedang menstruasi, sebelum hamil, sebelum menopause dan saat menopause, serta setelah memulai atau berhenti menggunakan pil KB.

31. Mengoleskan Krim Jerawat

Ketika ada jerawat di wajah, sebagian orang kerap ingin menghilangkannya dengan mengoleskan krim khusus. Ada yang berpikiran bahwa dengan hanya mengoleskan krim atau obat anti-jerawat pada bagian jerawatnya saja akan menghilangkannya dengan maksimal.

Namun, ternyata cara tersebut adalah kesalahan. Untuk mencegah jerawat menyebar, alangkah baiknya kamu mengikuti pola saat mengoleskan krim anti jerawat. Pola mengoleskan krim pada wajah gunakan telunjuk membuat lingkaran pada mata, untuk wajah kamu bisa melakukan gerakan ke atas melawan gravitasi, jangan tarik wajahmu ke bawah.

32. Produk Rambut dan Kulit

Produk rambut dan kulit yang kamu gunakan sehari-hari juga dapat menjadi salah satu penyebab jerawat muncul meski sudah dewasa.

Jika kamu mengalami adult-onset acne, pastikan terdapat beberapa keterangan seperti non-komedogenik, non-acnegenic, oil free (bebas minyak), dan tidak akan menyumbat pori-pori, terutama pada produk pelembap, pembersih, serta tabir surya. Tujuannya untuk menurunkan kesempatan jerawat muncul.

33. Konsumsi Obat

Jika kamu mencurigai salah satu obat yang kamu konsumsi secara rutin menyebabkan timbulnya jerawat, konsultasikan kepada dokter yang memberikan obat tersebut.

Selanjutnya, kamu dapat berkonsultasi kepada dokter kulit bagaimana menangani jerawat yang kamu alami karena obat tersebut.

34. Tidak Mencuci Wajah

Kebiasaan buruk penyebab jerawat makin banyak pertama adalah tidak mencuci wajah dengan bersih. Wajah dengan makeup perlu dibersihkan ketika kamu sudah selesai dengan aktivitas mu.

Pastikan kamu selalu membersihkan wajah setelah beraktivitas atau mengenakan makeup pada wajah. Bersihkan wajah secara maksimal. Kamu bisa menghilangkan riasan di wajah terlebih dahulu untuk menghilangkan makeup, lalu mencuci wajah dengan sabun wajah yang cocok untuk mengangkat kotoran-kotoran yang masih menempel.

35. Menggunakan Ponsel Kotor

Kebiasaan buruk penyebab jerawat lainnya adalah menggunakan ponsel yang kotor. Ponsel yang baru selesai dipakai menelepon akan terkena minyak dan keringat. Apalagi jika tekanan pada pipi kemudian memicu jerawat pecah.

Jika kotoran tersebut tidak dibersihkan sebelum digunakan kembali, maka kotoran beserta bakteri yang sudah berkembang biak dapat kembali ke wajah. Jangan malas membersihkan layar ponsel dan disarankan menggunakan ear phone saat menelepon untuk menghindari jerawat muncul.

36. Rambut Menempel di Wajah

Penting untuk menjaga agar tidak ada hairspray, gel, minyak rambut, atau produk rambut lainnya di wajah. Keberadaan produk rambut tersebut dapat menyumbat pori-pori wajah yang bisa menyebabkan jerawat.

Tutupi wajah kamu saat mengaplikasikan produk-produk rambut ini. Selain itu, cuci rambut dengan teratur dan hindari penggunaan produk rambut yang banyak mengandung minyak.

37. Sarung Bantal yang Kotor

Sarung bantal yang kotor juga bisa menjadi penyebab jerawat di pipi yang mungkin jarang disadari. Memang, terkadang mengganti sarung bantal dan sprei hanya dilakukan jika sarung bantal tersebut sudah benar-benar berbau tidak sedap. Namun akan lebih baik jika kamu rajin mengganti sprei dan sarung bantal 1-2 minggu sekali. Tujuannya agar mengurangi kemungkinan adanya kotoran dari debu langit-langit rumah yang membawa kuman dan bakteri penyebab timbulnya jerawat di pipi.

38. Mengonsumsi Minuman Sembarangan

Penyebab jerawat di pipi yang berikutnya adalah mengonsumsi minuman yang sembarangan. Minuman yang bersoda dan minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Hal ini akan memicu hormon menjadi tidak stabil.

Lanjutkan Membaca ↓