6 Fakta Unik Sejarah Peradaban Dunia, Ubah Perspektif tentang Waktu

Oleh Mardella Savitri Murtisari pada 19 Mei 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 19 Mei 2021, 14:00 WIB
Menikmati Mesir Lewat Kemegahan Piramida dan Spinx
Perbesar
Sejumlah wisatawan melihat bangunan Sphinx di kompleks Piramida Giza di pinggiran Ibukota Kairo, Mesir (6/12). Di kompleks ini berdiri tiga Piramid besar ditambah satu buah Sphinx. (AFP Photo/Mohamed El-Shahed)

Liputan6.com, Jakarta Pengetahuan kita tentang sejarah peradaban dunia memang seringkali acak dan tidak seakurat yang kita yakini. Peristiwa tentang "Masa kuno" bahkan bisa saja terjadi lebih baru dari yang kita duga.

Kemudian, "Masa modern" yang kita perkirakan, bisa jadi terjadi lebih lama daripada yang kita pikirkan. Apabila kita membandingkan beberapa peristiwa yang menjadi tonggak sejarah, kita bisa terbelalak ketika mengetahui bahwa waktu bergerak secara berbeda, tergantung pada sisi dunia mana kita berada. 

Misalkan saja seperti perhelatan Miss Universe pertama kali digelar pada tahun 1952 dan Armi Helena Kuusela asal Finlandia menjadi pemenang kontes pertama. Di tahun yang sama, vaksin polio bahkan baru ditemukan.

Beriktu ini merupakan beberapa sejarah peradaban manusia yang bisa mengubah perspektif Anda tentang waktu, dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Rabu (19/5/2021).

 

 

1. Mammoth dan Piramida Agung Giza

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. (© KHALED DESOUKI / AFP / East News, © HTO / Wikimedia Commons, Public Domain)

Kita mungkin biasanya mengganggap bahwa mammoth adalah hewan berbulu besar yang punah di jaman es bersama dengan dinosaurus. Namun, nyatanya gajah prasejarah ini bahkan masih berkeliaran di bumi ketika orang Mesir kuno sedang membangun piramid Giza.

Makam Piramida Agung Giza pertama kali dibangun sekitar 4.500 tahun yang lalu. Sedangkan berdasarkan keterangan para arkeolog, pada tahun 2019 ditemukan fosil mammoth dari Pulau Wrangel di Samudra Arktik, yang menunjukkan bahwa mammoth berbulu terakhir mati di daerah itu sekitar 4.000 tahun yang lalu.

2. Oxford dan Kekaisaran Aztec

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. (© Sidharth Bhatia / Wikimedia Commons, CC0 1.0, © Mariana277 / Wikimedia Commons, CC BY SA 3.0)

Tenochtitlán, atau ibu kota Kekaisaran Aztec didirikan pada tahun 1325 di tempat yang saat ini dikenal sebagai Kota Meksiko. Namun, ketika orang-orang Aztec sedang sibuk membuat pahatan, ternyata para cendekiawan di Oxford sudah mendiskusikan doktrin dan kurikulum.

Oxford memang dikenal sebagai lembaga pendidikan tertua di Inggris. Di tempat tersebut sudah mulai kuliah sejak tahun 1096. Kemudian, pada abad ketigabelas, asrama universitas dan perguruan tinggi pertama sudah didirikan.

3. Tiffany & Co dan Italia

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. (© Vividrange / Depositphotos.com, © Depositphotos.com)

Tiffany & Co. merupakan brand perhiasan mewah asal Amerika Serikat, brand ini pertama kali membuka toko di New York pada tahun 1837. Pada waktu yang sama, Mazzini dan Garibaldi Giuseppe memimpin pasukan kecil di sekitar semenanjung Italia dengan tujuan menaklukkan negara-kota dan menyatukan mereka di bawah satu penguasa. Pada tahun 1861, Kerajaan Italia lahir.

Menjelang akhir Perang Dunia II, monarki Italia jatuh dan Raja Victor Emmanuel III secara resmi turun tahta. Pada bulan Juni 1946, Italia resmi menjadi republik.

4. Umat manusia lebih dahulu menjelajahi luar angkasa ketimbang mempelajari gempa

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. ( DETLEV VAN RAVENSWAAY / Science Photo Library / East News, © Depositphotos.com)

Tak banyak disadari bahwa ternyata umat manusia sudah mulai menjelajahi luar angkasa bahkan sebelum para ilmuwan sepakat tentang teori yang menjelaskan pergerakan lempengan kerak bumi. Gagasan tentang benua terpisah dari sebongkah besar daratan baru diperkenalkan tahun 1912, namun sebenarnya gagasan ini mengalami penolakan selama bertahun-tahun.

Akhirnya, pada tahun 1967, barulah teori lempeng tektonik yang dikemukakan oleh Jason Morgan diterima dan dipublikasikan. Pada saat itu, satu dekade telah berlalu sejak Uni Soviet meluncurkan satelit buatan pertama di luar angkasa, Sputnik 1.

5. Jarak waktu antara penciptaan pesawat pertama dan pendaratan pertama di bulan tidak jauh

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. (© NASA / eyevine / EAST NEWS, © NASA / Heritage Space / Image State / East News)

Pada tahun 17 Desember 1903 menjadi salah satu peristiwa bersejarah bagi manusia. Pada tanggal tersebut, Wright bersaudara berhasil melakukan penerbangan pesawat pertama.

Sejak saat itu, penelitian tentang pesawat terbang pun terus berkembang. Hingga akhirnya, 6 dekade setelahnya, umat manusia berhasil membuat roket dan pesawat luar angkasa pertama. Misi Apollo 11 berhasil mendarat di bulan pada 20 Juli 1969, memungkinkan Neil Armstrong melakukan satu lompatan raksasa bagi umat manusia.

6. Universitas Harvard lebih tua dari Hukum Gravitasi Newton

6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu
Perbesar
6 Fakta Unik Tentang Sejarah Peradaban Dunia, Mengubah Perspektif Tentang Waktu. (© Depositphotos.com, © Georges Vertue d'après John Vanderbank / Wikimedia Commons, Public Domain)

Universitas Harvard merupakan salah satu institusi pendidikan yang paling tua di dunia setelah Oxford. Lembaga pendidikan yang terletak di Massachusetts ini telah berdiri sejak tahun 1636. 

Kemudian, setelah lima dekade Harvard berdiri, Sir Isaac Newton menerbitkan Hukum Gravitasi Universal pada tahun 1687. Universitas bergengsi tersebut juga tidak memiliki kalkulus sebagai subjek ketika dimulai karena Newton hanya menemukannya pada pertengahan hingga akhir 1660-an.

Lanjutkan Membaca ↓