12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan

Oleh Ayu Rifka Sitoresmi pada 21 Apr 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 19:00 WIB
12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
(sumber: wikipedia)

Liputan6.com, Jakarta Wisata Singapore cocok untuk Anda yang ingin berlibur ke negara tetangga dengan suasana baru. Negara yang kerap didaulat sebagai surganya belanja bagi warga dunia ini, ternyata memiliki wisata modern yang sangat terkenal dan anti mainstream.

Singapore menyediakan paket akomodasi yang memadai bagi para wisatawan. Mulai dari transportasi publik yang sangat nyaman, tempat kuliner dengan menu yang khas, hingga tempat menginap dengan harga yang bervariasi. 

Wisata Singapore pun beraneka ragam, mulai dari taman, maskot, hingga pusat perbelanjaan murah yang sayang untuk dilewatkan. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Indonesia tentunya bisa membuat Anda lebih mudah menjangkau Singapore dengan berbagai paket akomodasi yang ramah di kantong.

Penasaran apa saja wisata Singapore yang anti mainstream? Berikut telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (20/4/2021).

2 dari 7 halaman

Clarke Quay dan Old Hill Street Police Station

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
Singapura (Sumber: Pixabay)

1. Clarke Quay

Wisata Singapore yang pertama adalah Clarke Quay. Kawasan Clarke Quay ini dipenuhi oleh bangunan-bangunan tua Chinese Shophouse yang dicat warna-warni. Anda bisa berjalan-jalan di sini sembari menikmati Singapore River yang sangat bersih. Wisata Singapora yang satu ini terkenal dengan banyaknya bar dan kafe, tapi kalau Anda tidak ingin nongkrong bisa ke Clarke Quay untuk sekadar hunting foto.

2. Old Hill Street Police Station

Persis di seberang Clarke Quay, tepatnya di 140 Hill Street ada satu bangunan yang eye catching sangat menarik karena deretan 927 buah daun jendelanya yang berwarna-warni bagai pelangi. Pas sekali untuk dijadikan salah satu spot foto Anda selama di Singapore.

Bangunan ini berdiri pada tahun 1934, dan pada tahun 1998 ditetapkan sebagai salah satu monumen nasional. Sekarang masih digunakan sebagai kantor Ministry of Communications and Information. Di bagian tengah gedung ada ARTrium, biasanya digunakan untuk berbagai pameran seni.

3 dari 7 halaman

Raffles Marina Lighthouse dan Sting Alley

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
Singapore (Royal Caribbean Press Center)

3. Raffles Marina Lighthouse

Raffles Marina Lighthouse terletak di ujung barat sekaligus perbatasan antara Malaysia dan Singapore. Tempat wisata anti mainstream di Singapore ini memiliki mercusuar yang ikonik serta pemandangan yang indah. Anda bisa menyusuri kapal-kapal pesiar yang berlabuh dan jembatan penghubung Singapore-Malaysia.

4. Sting Alley

Sting Alley bisa jadi pilihan tempat wisata Singapore. Sting Alley menawarkan suasana seperti berada di salah satu gang di Amerika pada tempo dulu. Tempat wisata anti mainstream ini mempunyai latar belakang pemandangan yang menarik untuk dijadikan spot foto. Sting Alley adalah satu kawasan di Universal Studio yang menyajikan beberapa wahana menakutkan. Di kawasan Sting Alley Anda bisa menjelajahi bangunan batu bata dengan suasana klasik seperti dibawa ke waktu dulu.

4 dari 7 halaman

Red Hill MRT Station dan Gillman Barracks Art Space

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
Singapore

5. Red Hill MRT Station

Meskipun namanya Red Hill MRT Station, bangunan di kawasan ini didominasi oleh warna pink, mulai dari dinding, atap, tempat duduk hingga eksteriornya. Ada beberapa spot foto instagramable yang bisa Anda temukan di Red Hill MRT Station dengan latar yang menarik seperti di depan tangga atau di peron kereta. Red Hill MRT Station terletak di antara Stasiun Queenstown dan Tiong Bahru yang bisa dijangkau dengan menggunakan jalur East Wes Line.

6. Gillman Barracks Art Space

Gillman Barracks Art Space adalah bekas barak tentara kolonial Inggris yang diubah menjadi galeri yang memamerkan seni kontemporer. Gillman Barracks Art Space yang terletak di barat daya Redhill MRT Station ini menjadi tempat wisata anti mainstream di Singapore yang memajang berbagai karya seni kontemporer yang diakui dunia.

5 dari 7 halaman

Fort Canning Park dan Waduk Macritchie

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
MacRitchie Treetop Walk, Singapura. (Sumber Foto: jasmean317/Instagram)

7. Fort Canning Park

Wisata Singapore selanjutnya adalah Fort Canning Park. Wisata Singapore ini adalah taman dengan luas sekitar 18 hektar dengan banyak pepohonan dan tamanan hijau yang menghasilkan suasana teduh. Saat ini Fort Canning Park menjadi satu destinasi bersejarah yang menjadi venue berbagai acara dengan suasan alam dan gedung tua yang Instagaramable.

8. Waduk Macritchie

Waduk MacRitchie merupakan salah satu taman terindah di Singapore. Anda dapat menyewa kano dan kayak, berjalan santai di sepanjang trotoar atau merasakan kehidupan dan lebih dekat dengan alam dengan berjalan di atas hutan di MacRitchie Treetop Walk. Yang lebih mengesankan adalah taman raksasa ini terletak hanya sekitar 10 menit dari Orchard Road. Jadi, lokasinya mudah ditemukan.

6 dari 7 halaman

Taman Neraka Haw Par Villa dan Newater Visitor Center

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
Haw Par Villa, Singapura. (Sumber Foto: diegoxmarquez/Instagram)

9. Taman Neraka Haw Par Villa

Taman neraka dibangun oleh Aw Boon bersaudara yakni Haw dan Par. Mereka adalah pemilik bisnis Tiger Balm dan berasal dari Myanmar. Setelah memindahkan bisnis mereka dari Myamar ke Singapore. Mereka mendirikan taman ini dengan maksud mengajarkan nilai-nilai moral dan budaya China. Banyak filosofi, cerita rakyat, mitos, dan legenda rakyat China diwujudkan dalam bentuk patung-patung dan diorama. Beberapa diantaranya yang paling terkenal yaitu Journey to the West, White Snake Legend, dan The Three Kingdoms.

Namun ada satu yang paling menonjol diantara semua itu, yaitu 10 Court of Hell yang bercerita tentang hukuman-hukuman gokil yang akan diterima arwah jika semasa hidupnya sering berbuat jahat. Taman Neraka Haw Par Villa termasuk tempat wisata anti mainstream di Singapore yang punya banyak patung aneh dan seram-seram.

Taman ini jarang dikunjungi oleh turis Indonesia. Hanya orang-orang jadul yang pernah ke sini, karena dulu sebelum ada Universal Studio Singapore dan Garden by the bay. Turis Indonesia dibawa ke sini untuk berwisata.

10. Newater Visitor Center

Newater Visitor Center (NVC) merupakan sistem penyulingan air miliki Singapore. Di sini Anda bisa melihat bagaimana air minum disuling. Saat pertama memasuki NVC, Anda bisa menemukan kolam ikan koi yang sangat jernih dan luas.

Di NVC Anda akan diajak untuk menonton film mengenai perputaran siklus air di alam. Film ini akan menunjukkan bahwa air memiliki kisah perjalanannya sendiri. Setelah menonton film, pengunjung dipersilahkan untuk melihat beragam display yang akan menambah lagi wawasan kita mengenai air dan pentingnya zat tersebut untuk keberlangsungan hidup makhluk di planet bumi.

Display-display tersebut juga memuat informasi tentang bagaimana cara menghemat air dan mengoptimalisasikan, bukan memaksimalkan penggunaannya. Yang harus menjadi agenda utama ketika berwisata ke Newater Visitor Centre adalah menyaksikan kecanggihan mesin-mesin berteknologi tinggi bekerja untuk menyuling hingga menghasilkan air dengan kualitas terbaik. Hilir mudik para insinyur yang sedang bertugas pun menjadi salah satu hal menarik untuk diamati. NVC terletak di 20 Koh Sek Lim Road Singapore.

7 dari 7 halaman

Masjid Sultan dan St. Andrew’s Cathedral

12 Wisata Singapore yang Anti Mainstream, Sayang untuk Dilewatkan
Perbesar
Masjid Sultan (Image by Mustafa Abusalah from Pixabay)

11. Masjid Sultan

Masjid Sultan merupakan masjid pertama yang dibangun di Singapore. Masjid yang berada di Kampung Glam ini sangat bersejarah sehingga menjadi daya tarik utama sebagai daftar tempat wisata di Singapore.

Untuk menuju ke Masjid Sultan, Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit dari Haji Lane. Ketika ingin berkunjung ke sini, pastikan pakaian yang Anda kenakan cukup sopan. Karena walaupun gratis, tidak semua area masjid ini terbuka untuk turis.

12. St. Andrew’s Cathedral

St. Andrew’s Cathedral adalah katedral terbesar di Singapore. Gereja ini didesain oleh Kolonel Ronald MacPherson di tahun 1856. Bangunan yang sekarang adalah untuk menggantikan bangunan sebelumnya yang hancur terkenal sambaran kilat sebanyak 2 kali di tahun 1852. Katedral ini juga merupakan salah satu bangunan bersejarah terindah di Singapore. Daftar tempat wisata di Singapore yang satu ini wajib dikunjungi.

Lanjutkan Membaca ↓