Arti Barakallahu Fiik dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Oleh Laudia Tysara pada 31 Des 2020, 18:30 WIB
Diperbarui 31 Des 2020, 18:30 WIB
Muslimah
Perbesar
Ilustrasi Muslimah | Credit: unsplash.com/Hasan

Liputan6.com, Jakarta Secara umum arti Barakallahu Fiik adalah bentuk doa dan harapan yang ditujukan kepada orang lain. Apabila dilihat dari asal katanya ada dua yakni, Barakallahu dan Fiik.

Pada arti Barakallahu Fiik, mengadopsi dari bahasa Arab. Tidak heran jika pengucapan dan pelafalannya lebih banyak dipraktikkan oleh seorang muslim.

Arti Barakallahu Fiik yang sesungguhnya adalah semoga Allah memberkahimu. Begitu juga ditujukan untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, kebahagiaan, rezeki, dan berkah bagi orang lain.

Berikut Liputan6.com ulas arti Barakallahu Fiik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dari berbagai sumber, Kamis (31/12/2020).

2 dari 5 halaman

Arti Barakallahu Fiik

Muslimah
Perbesar
Ilustrasi Muslimah | Credit: freepik.com

Barakallahu Fiik adalah ungkapan doa dan harapan baik yang menjadi dasarnya. Arti Barakallahu Fiik bisa dipahami ketika dibedah menjadi dua bagian, yakni Barakallahu dan Fiik.

Untuk Barakallahu sendiri berasal dari 2 kata dasar. Pertama, “Baaraka” yang memiliki arti berkah, kemanfaatan, dan kebaikan. Kedua, “Allaah” yang artinya Allah SWT.

Penggabungan kedua kata dasar ini membuat arti Barakallahu menjadi “Semoga Allah SWT Memberikan Berkah” atau “Semoga Allah Memberkahi.” Sementara dengan tambahan Fiik, maka arti Barakallahu Fiik menjadi “Semoga Allah Memberkahi Kepadamu”

Maksud dari Fiik di sini belum jelas tujuannya kepada siapa dan bisa dikatakan masih menjadi dasar pengucapan saja. Meski demikian, arti Barakallahu Fiik tetap ditujukan untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, kebahagiaan, rezeki, dan berkah bagi orang lain.

3 dari 5 halaman

Arti Barakallahu Fiik dengan Tujuan Jelas

Doa
Perbesar
Ilustrasi Berdoa | Credit: pexels.com/pixabay

Apabila sudah memahami arti Barakallahu Fiik, tujuan yang jelas perlu diperhatikan juga agar lebih lengkap. “Fiik” dapat berubah menjadi tiga maksud.

Pertama adalah Fiikum yang ditujukan untuk kalian atau banyak orang. Kedua adalah Fiika yang ditujukan untuk pria. Ketiga adalah Fiiki yang ditujukan untuk wanita.

Menggunakan akhiran yang tepat, akan membuat arti Barakallahu Fiik lebih bermakna jelas dan pasti. Apabila ditujuan untuk sebuah doa, maka doa akan lebih cepat sampai kepada yang didoakan.

Jika ditulis secara lengkap beserta artinya, maka akan menjadi sebagai berikut:

- Arti Barakallahu Fiik adalah semoga Allah memberkahimu.

- Arti Barakallahu Fiikum adalah semoga Allah memberkahi kalian.

- Arti Barakallahu Fiika adalah semoga Allah memberkahimu wahai pria.

- Arti Barakallahu Fiiki adalah semoga Allah memberkahimu wahai wanita.

4 dari 5 halaman

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Doa
Perbesar
Ilustrasi Berdoa | Credit: freepik.com

Salah satu penerapan yang sangat populer adalah untuk mengucapkan selamat panjang umur ketika seseorang sedang berulang tahun. Pelafalannya menjadi “Barakallahu Fii Umrik.”

Bisa pula disertai dengan doa yang lain untuk keberkahan umur, seperti:

Allohumma thowwil umuurona, wa shohhih ajsaadanaa, wa nawwir quluubanaa, wa tsabbit imaananaa, wa ahsin a’maalanaa, wa wassi’ arzaaqonaa, wa ilal khoiri qorribnaa wa ‘anissyarri ‘abdinaa, waqdi hawa-ijanaa fid diini wa dunya wal aakhiroh, innaka ‘ala kulli syai-in qodir.

Artinya: “Ya Allah! Penjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kebulkanlah segala kebutuhan kami dalam agama, dunia, dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Selain itu, Barakallahu Fiik juga kerap digunakan untuk pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan. Tujuannya agar kehidupan menjadi lebih berkah dengan kehidupan baru.

Untuk balasannya sendiri menggunakan “Wafiika Barakallah” yang artinya “Semoga Allah SWT Juga Memberkahimu.” Jika hendak diucapkan pada wanita, diganti dengan “Wafiiki Barakallah.”

5 dari 5 halaman

Keutamaan Mengucapkan Barakallah

Perayaan
Perbesar
Ilustrasi perayaan | Credit: pexels.com/fauxels

Ketika Bertemu Sahabat atau Kerabat

Dalam sebuah riwayat hadis, para sahabat Nabi juga saling mengucapkan "barakallah" . Seperti yang dilakukan Abdurrahman bin Auf untuk Said bin Rabi’ al Anshari.

"Baarakallahu Laka Fii Ahlika wa Maalika"

Artinya: Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu pada keluarga dan hartamu (HR. Bukhari)

Mendoakan Kesuksesan Orang Lain

Pengucapan Barakallah juga bisa digunakan untuk mendoakan kesuksesan orang lain.  Pada intinya, pengucapan Barakallah ini bisa digunakan agar kita bisa mendoakan keberkahan bagi orang yang kita temui. 

Mendoakan Orang yang Melahirkan

Ucapan "Baarakallah" juga bisa digunakan untuk mendoakan teman atau kerabat yang baru saja melahirkan. Kita bisa mengucapkan:

“Barokallahu laka fil mawhuubi laka wa syakarta al waahib, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu”

Semoga Allah memberkahimu dan anak yang diberikan kepadamu. Semoga engkau pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta engkau dikaruniai kebaikannya.

Lalu jika diberi ucapan tersebut, hendaknya membalas dengan jawaban “Barokallahu laka wa baroka ‘alaika wa jazakallahu khoiron wa rozaqokallahu mitslahu aw ajzalallahu tsawabak”

Semoga Allah juga memberkahimu dan melimpahkan kebahagiaan untukmu. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan, mengaruniakan kepadamu sepertinya dan melipatgandakan pahalamu.

Ucapan Ulang Tahun

Jika mendapati seseorang sedang ulang tahun, kamu bisa mengucapkan kalimat "Baarakallah fii umrik" yang artinya semoga umurmu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Ucapan Pernikahan

Dalam riwayat Imam Ahmad, Rasulullah mengucapkan kalimat “baarakallah" untuk mendoakan pengantin dengan ucapan:

"Baarakallahu Laka wa baaraka alayka wa jama'a baynakuma fii khoir"

Artinya “Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

Lanjutkan Membaca ↓