Ciri-Ciri Ruam Kulit Gejala COVID-19 seperti yang Dialami Dewi Perssik

Oleh Novita Ayuningtyas pada 27 Des 2020, 12:15 WIB
Diperbarui 27 Des 2020, 12:15 WIB
[Fimela] Dewi Perssik
Perbesar
Dewi Perssik (Instagram/dewiperssikreal)

Liputan6.com, Jakarta Pedangdut Dewi Perssik baru-baru ini mencuri perhatian netizen karena mengumumkan jika dirinya terinfeksi COVID-19. Namun, berbeda dengan beberapa pasien COVID-19 yang terlihat biasa, Dewi Perssik mengejutkan netizen dengan kondisi tubuhnya yang muncul ruam kulit.

Ia menyebutkan, jika kondisi adanya ruam kulit terhadap pasien COVID-19 memang cukup jarang ditemukan. Akan tetapi terdapat sekitar 20 persen pasien COVID-19 mengalami gejala serupa.

Sebelumnya, ruam kulit pada pasien COVID-19 juga ditemukan pada ratusan pasien COVID-19 di Spanyol beberapa waktu lalu. Kini, ruam kulit bahkan menjadi salah satu gejala baru dari virus corona terutama virus yang telah mengalami mutasi genetik.

Ruam kulit biasanya muncul pada pasien berusia muda dan berlangsung selama beberapa hari. Namun, tak sedikit para peneliti yang terkejut melihat banyaknya varietas ruam di beberapa pasien positif virus corona.

2 dari 2 halaman

Tipe dan ciri ruam kulit gejala COVID-19

Ruam Kulit
Perbesar
Ruam Kulit

Menurut seorang peneliti, Dr Ignacio Garcia-Doval, beberapa ruam pada pasein terlihat berbeda, namun, beberapa diantaranya terlihat begitu spesifik.

"Biasanya muncul kemudian, setelah manifestasi pernapasan dari penyakit --jadi itu tidak baik untuk mendiagnosis pasien," ujarnya seperti yang dikutip Liputan6.com dari BBC, Kamis (24/12/2020).

Bahkan, semua dokter kulit di Spanyol melakukan penelitian terhadap ruam pasien COVID-19. Mereka mengelompokkan ruam kulit terhadap lima kategori, antara lain:

1. Ruam asimetris, seperti chilblain di sekitar tangan dan kaki, yang bisa gatal atau menyakitkan. Umumnya ditemukan pada pasien yang lebih muda, berlangsung rata-rata 12 hari, muncul kemudian dalam perjalanan penyakit, dan dikaitkan dengan infeksi ringan. Menyumbang 19% dari kasus.

2. Ruam lepuh kecil, sering gatal, ditemukan di bagasi dan anggota badan. Ini ditemukan pada pasien setengah baya, berlangsung sekitar 10 hari, dan muncul sebelum gejala lainnya. (9%)

3. Ruam merah muda atau putih yang timbul di area kulit yang tampak seperti ruam jelatang, dan sering gatal. Sebagian besar pada tubuh tetapi terkadang pada telapak tangan. (19%)

4. Makulopapula-- benjolan kecil berwarna merah, datar dan timbul. Ini menyumbang 47% dari kasus. Mereka bertahan sekitar tujuh hari dan muncul bersamaan dengan gejala lainnya tetapi cenderung terlihat pada pasien dengan infeksi yang lebih parah.

5. Livedo (juga dikenal sebagai nekrosis) ditemukan pada 6% kasus. Kulit tampak merah bernoda atau biru, dengan pola seperti jaring. Ini pertanda sirkulasi darah yang buruk. Ini muncul pada pasien yang lebih tua dengan penyakit parah.

"Relevansi penelitian ini tidak banyak membantu orang dalam mendiagnosis diri sendiri, tetapi lebih untuk membantu membangun pemahaman kita yang lebih luas tentang bagaimana infeksi dapat memengaruhi orang," kata Dr Ruth Murphy, presiden Asosiasi Dermatologi Inggris.

Lanjutkan Membaca ↓