Tunawisma Ini Pilih 11 Tahun Hidup di Bawah Jalur Kereta, Alasannya Tak Terduga

Oleh Loudia Mahartika pada 21 Okt 2020, 19:30 WIB
Diperbarui 21 Okt 2020, 19:30 WIB
Tunawisma Ini Pilih 11 Tahun Hidup di Bawah Jalur Kereta, Alasannya Tak Terduga
Perbesar
Tak mau jadi karyawan kantoran, pria ini pilih jadi tunawisma dan jadi petani. (Sumber: Dailystar)

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang baik serta berkecukupan. Seperti bisa bekerja ditempat yang baik serta memiliki tempat tinggal yang layak huni. Untuk mendapatkan itu semua, tentunya membutuhkan usaha yang besar pula.

Namun ada seorang pria yang justru lebih memilih hidup sebagai tunawisma. Istilah ini adalah sebutan untuk orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Dengan berbagai alasan mereka memilih tinggal di bawah kolong jembatan, taman umum, pinggir jalan, pinggir sungai, stasiun kereta api, atau berbagai fasilitas umum lain untuk tidur dan menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kehidupan itulah yang dipilih oleh seorang pria bernama Paul. Pria berusia 53 tahun ini memilih menjadi tunawisma selama 11 tahun. Layaknya seorang pertapa, ia tinggal di bawah jalur rel kereta api yang sangat gelap di Birmingham, Inggris.

Paul mengatakan ia lebih memilih menghabiskan hari-harinya dalam kemelaratan. Lantaran ia tak merasakan kepuasan saat bekerja sebagai orang kantoran yang hanya duduk menghabiskan waktu.

2 dari 3 halaman

Tak mau jadi karyawan kantoran

Tunawisma Ini Pilih 11 Tahun Hidup di Bawah Jalur Kereta, Alasannya Tak Terduga
Perbesar
Tak mau jadi karyawan kantoran, pria ini pilih jadi tunawisma dan jadi petani. (Sumber: Dailystar)

Dilansir dari Daliystar oleh Liputan6.com, Rabu (21/10/2020) Paul merasa sangat bahagia dengan kehidupannya sekarang. Ia bisa dengan bebas mengekspresikan dirinya. Pria berusia 53 tahun ini tinggal di bawah jalur rel kereta api dan memiliki tempat tidur dari tiang perancah.

Ia mendapatkan air minum dari keran yang berada di sisi lain jembatan tak jauh dari tempat tinggalnya. Paul sendiri sudah tinggal di bawah jalur kereta bising ini selama lebih dari 11 tahun. Paul juga mengatakan jika dirinya dalam kondisi ehat dan tidak menggunakan narkoba. 

“Saya tidak ingin berada di kantor. Hanya duduk seharian bekerja di sana. Saya memilih keluar dan bekerja di sebuah pertanian,” ucap Paul saat ditanya alasannya memilih menjadi tunawisma, dikutip dari Dailystar.

3 dari 3 halaman

Sudah Menikah dan Punya Keluarga

Paul juga menjelaskan jika ia sebenarnya sudah menikah dan memiliki anak. Namun, sejak 1993 dirinya tak pernah lagi melihat keluarganya. Ia sama sekali tak memikirkan apa dan bagaimana kehidupan ini berlangsung.

Pria Inggris ini menambahkan ingin melihat sesuatu yang berbeda dari sudut lain sebelum ia bertambah tua. Hidup dij alanan adalah pilihannya. Pria yang memiliki enam saudara itu mengatakan sang ibu yang berusia 80 tahun masih tinggal di dekatnya.

Ia diketahui bekerja di salah satu ladang milik warga. Untuk makan, biasanya Paul pergi ke toko keripik atau sup. Hingga kini Paul masih menikmati hidupnya di jalanan.

Lanjutkan Membaca ↓