6 Cara Mengolah Daun Kelor untuk Dapatkan Khasiatnya

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 29 Jul 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 20 Sep 2020, 00:45 WIB
Manfaat Daun Kelor
Perbesar
Manfaat Daun Kelor (Sumber: iStock)

Liputan6.com, Jakarta Daun kelor menjadi herbal terkenal dalam pengobatan tradisional. Tumbuhan yang masuk dalam suku Moringaceae kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman bermanfaat lainnya.

Konsumsi daun kelor bisa membantu meningkatkan kesehatan. Daun kelor memiliki nutrisi penting, termasuk protein, vitamin B6, vitamin C, riboflavin dan zat besi.

Daun kelor kini makin populer di masyarakat. Banyak produk daun kelor yang dijual bebas mulai dari suplemen, teh, hingga makanan. Anda juga bisa mengolah daun kelor sendiri untuk mendapatkan manfaatnya.

Daun kelor bisa diolah menjadi makanan dan minuman yang nikmat. Cara mengolah daun kelor juga cukup sederhana. Anda bisa mengolah daun kelor dengan cara memasak, mengekstrak, atau mengonsumsinya langsung.

Berikut cara mengolah daun kelor, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu(29/7/2020).

2 dari 9 halaman

Teh kelor

Daun Kelor
Perbesar
Daun Kelor (sumber: iStockphoto)

Bahan:

Daun kelor secukupnya

Madu

Air

Cara membuat:

1. Petik daun kelor yang masih segar dan muda. Pilih bagian daun di dekat pucuk dan berwarna hijau muda.

2. Rendam daun kelor di dalam air bersih untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.

3. Keringkan daun kelor setelah dicuci. Caranya, letakkan daun kelor di nampan, kemudian letakkan di udara terbuka. Sebaiknya jangan letakkan daun kelor di bawah sinar matahari langsung karena bisa membuat kandungan gizinya berkurang.

4. Jika daun kelor sudah kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.

5. Simpan daun kelor yang sudah menjadi bubuk di dalam wadah khusus. Simpan di tempat yang sejuk.

6. Ambil 1 atau 2 sendok makan daun kelor bubuk, lalu seduh dengan air panas. Anda bisa menambahkan madu jika menginginkan rasa yang lebih manis.

3 dari 9 halaman

Air rebusan kelor

Wedang Kelor
Perbesar
Wedang Kelor. (Liputan6.com/ Ahmad Adirin)

Bahan:

Daun kelor secukupnya

1 liter air

Cara membuat:

1. Petik daun kelor segar yang masih muda. Rendam dan cuci dengan air hingga bersih.

2. Jemur daun kelor hingga kering.

3. Simpan daun kelor yang sudah kering sempurna di wadah tertutup.

4. Untuk mengonsumsinya, siapkan panci rebus satu liter air hingga mendidih.

5. Masukkan dua sendok daun kelor kering ke dalam panci.

6. Rebus daun kelor selama kurang lebih 5 menit.

7. Saring teh daun kelor untuk memisahkan serpihan daun.

8. Air rebusan daun kelor siap diminum.

4 dari 9 halaman

Jus kelor

jus
Perbesar
ilustrasi jus kelor/Photo by Jose Soriano on Unsplash

Bahan:

4 tangkai daun kelor

250 ml air

2 sdm madu

Cara membuat:

1. Petik 4 tangkai daun kelor. Pisahkan daun dengan tangkainya. Lalu cuci sampai bersih dengan air mengalir.

2. Masukkan daun kelor ke dalam blender, campur dengan 250ml air, dan dua sendok makan madu murni.

3. Blender daun kelor hingga halus.

4. Saring daun kelor untuk memisahkan ampasnya.

5. Jus daun kelor siap dinikmati.

 

5 dari 9 halaman

Sayur bening kelor

Daun Kelor
Perbesar
Daun kelor | Via: moringa-drumstick.com

Bahan:

1 ikat daun kelor, petik daunnya

2 buah jagung manis, disisir

1 liter air

Bumbu:

2 ruas kencur

4 butir bawang merah

2 siung bawang putih

1 sdt garam

1 sdt gula pasir

3 lembar daun salam

Cara Membuat:

1. Ulek semua bahan bumbu (bisa juga dengan cukup diiris/digeprek).

2. Panaskan air sampai mendidih, masukkan bumbu dan jagung muda. Masak hingga jagung cukup empuk.

3. Masukkan daun kelor, tambahkan garam dan gula.

4. Koreksi rasa. Angkat dan sajikan.

6 dari 9 halaman

Tumis kelor

daun kelor-kezo
Perbesar
ilustrasi daun kelor/pixabay

Bahan:

1 ikat daun kelor

2 buah cabai rawit merah

2 butir bawang putih

1 sdm saus tiram

Gula dan garam secukupnya

Cara membuat:

1. Tumis dengan mentega, cabai merah dan bawang putih.

2. Setelah itu, masukkan daun kelor yang sudah diiris-iris.

3. Tumis dan tambahkan saus tiram secukupnya.

 

7 dari 9 halaman

Lalapan kelor

Lalapan kelor
Perbesar
Lalapan kelor (sumber: Pixabay)

Daun kelor juga bisa langsung disantap dalam keadaan mentah sebagai lalapan. Anda juga bisa merebus daun kelor segar sebagai alternatif lalapan. Tapi pastikan untuk tidak mengonsumsi daun kelor mentah yang sudah lebih dari 4 jam dipetik.

Daun kelor mudah mengalami proses fermentasi. Daun kelor akan cepat layu dan menguning. Ketika daun kelor sudah menguning, maka kandungan nutrisinya bakal berkurang.

8 dari 9 halaman

Manfaat daun kelor

Daun kelor (iStockphoto)
Perbesar
Daun kelor (iStockphoto)

Kaya antioksidan

Kelor dikenal dengan kandungan antioksidannya yang tinggi. Senyawa seperti beta-karoten, polifenol, vitamin C, dan Quercetin dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Turunkan kadar gula darah

Daun kelor juga diyakini dapat membantu menurunkan gula darah. Para ilmuwan meyakini efek ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanate.

Mengurangi peradangan

Kelor mengurangi peradangan dengan menekan enzim peradangan dan protein dalam tubuh, dan konsentrat daun kelor dapat secara signifikan menurunkan peradangan dalam sel.

9 dari 9 halaman

Manfaat daun kelor

Santap Daun Kelor Saat Sahur Banyak Manfaatnya, Apa Saja?
Perbesar
Foto: Istimewa

Menurunkan Kolesterol

Baik penelitian berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa Moringa oleifera mungkin memiliki efek menurunkan kolesterol. Serbuk daun kelor memiliki manfaat jantung yang sehat, terutama dalam kontrol lipid darah, pencegahan pembentukan plak di arteri, dan penurunan kadar kolesterol.

Bantu turunkan berat badan

Kelor dapat mengurangi pembentukan lemak dan meningkatkan pemecahan lemak. Bubuk kelor telah disarankan untuk menurunkan berat badan.

Dukung kesehatan otak

Kelor mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif karena aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Ini juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil awal yang menguntungkan.

 

Lanjutkan Membaca ↓